banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kapolda Bengkulu pimpin offroad jelajah berkah Bhayangkara ke 2 di Batik nau, Bengkulu Utara : Salurkan Bansos untuk warga terpencil

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara Polda Bengkulu ke – 2 yang digelar di Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat di daerah terpencil sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., Karolog Kombes Aprianto Suseno,S.I.K Dirbinmas Kombes Pol Rudi Hartono,S.I.K. M.M., Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Denny Jamitko, S.I.K., Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur, S.I.K., Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol dr. Agustini, Sp.PK., M.Kes., Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., Waka Polres Bengkulu Utara Kompol Januri Sutirto, S.H., para pejabat utama Polres Bengkulu Utara, Forkopimda Kabupaten Bengkulu Utara, para kapolsek jajaran, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan offroad dari titik kumpul di Desa Ulak Tanding, Kecamatan Batik Nau, menuju wilayah terpencil Desa Air Manganyau. Medan yang dilalui berupa jalan tanah berbukit dan berlumpur tidak menyurutkan semangat rombongan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit diakses kendaraan roda empat.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial yang dipusatkan di SD Negeri 222 Bengkulu Utara. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat setempat. Adapun bantuan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim Dokkes Polda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu memberikan bantuan alat kesehatan Kursi Roda dan alat bantu jalan untuk masyarakat yang membutuhkan dan pembagian sembako, Al-Qur’an, sajadah ke mushola yang ada di Desa Air Manganyau serta penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara ini tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga untuk melihat secara langsung kondisi wilayah yang masih minim sarana dan prasarana.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di daerah terpencil. Selain memberikan bantuan sosial dan layanan kesehatan, kami juga ingin melihat langsung kondisi wilayah agar ke depan dapat menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya,” ujar Kapolda.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat di pelosok daerah.

“Kehadiran pimpinan Polda Bengkulu beserta jajaran di wilayah Batik Nau ini menjadi motivasi bagi kami di Polres Bengkulu Utara untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau,” ungkap Kapolres.

Selain penyaluran bantuan, rombongan juga meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan fasilitas umum di wilayah tersebut. Hasil peninjauan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah bengkulu utara dalam rangka pembangunan sarana dan prasarana di daerah terpencil.

Kegiatan Offroad Jelajah Berkah Bhayangkara Polda Bengkulu di Kecamatan Batik Nau tersebut berakhir sekitar pukul 11.40 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Polri terhadap masyarakat di daerah mereka.

Ketua BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan hadiri opening sofa kean, Angkat peran anak muda berwirausaha

Ketua BPD Hipmi Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri langsung acara pembukaan Toko Sofa Kean Cabang Kota Bengkulu yang digelar pada Sabtu, 24/1/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri langsung acara pembukaan Toko Sofa Kean Cabang Kota Bengkulu yang digelar pada Sabtu, (24/1)  Kegiatan ini berlangsung di kawasan Yayasan Nuraini Najamudin, Jalan Terminal Regional, Kota Bengkulu, dan turut dihadiri Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel.

Dalam momen tersebut, Yosia Yodan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sofa Kean di Bengkulu. Ia menilai pembukaan store ini memiliki makna penting, karena usaha furnitur tersebut dimiliki oleh Ovan Ariea Firmansyah, putra daerah Bengkulu yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga kembali membuka cabang di tanah kelahiran.

Menurut Yosia, langkah yang diambil Ovan menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Bengkulu mampu membangun usaha secara profesional dan berdaya saing. Kehadiran Sofa Kean dinilai tidak hanya sebatas ekspansi bisnis, tetapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menilai sektor furnitur dan usaha kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang di Bengkulu. Selain membuka lapangan pekerjaan, kehadiran pelaku usaha lokal dinilai mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan, sejalan dengan komitmen HIPMI dalam mendorong lahirnya pengusaha muda yang mandiri dan inovatif.

Ketua BPD Hipmi Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri langsung acara pembukaan Toko Sofa Kean Cabang Kota Bengkulu yang digelar pada Sabtu, 24/1/2026

Yosia menegaskan, BPD HIPMI Bengkulu akan terus memberikan dukungan kepada putra-putri daerah yang berani berinvestasi dan mengembangkan usaha di Bengkulu. Ia berharap langkah ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk tidak ragu membangun usaha di daerah sendiri.

Acara pembukaan Sofa Kean berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Berbagai promo pembukaan, doorprize, serta kehadiran tamu undangan dari berbagai kalangan turut memeriahkan suasana. Ke depan, Sofa Kean diharapkan mampu berkembang dan menjadi salah satu brand furnitur unggulan asal Bengkulu yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Pewarta: Man

 

Bukan sekadar akademik, HighScope Bengkulu kembangkan bakat musik siswa lewat Musical Exhibition

Pentas Seni Musical Exhibition yang diselengarakan di Atrium Bencoolen Mall, pada Jumat (23/1).

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – anak-anak yang selalu dididik berkaraktek baik, ceria dan Bahagia dalam belajar, menyenangi berbagai macam hobi Mengikuti kegiatan Musical Exhibition yang diselengarakan di Atrium Bencoolen Mall, pada Jumat (23/1). Pentas ini menjadi wadah ekspresi sekaligus pembinaan bakat siswa di bidang seni, khususnya musik, sejak usia dini.

Anak-anak yang mengikuti pentas seni Musical Exhibition yang diselenggarakan di Atrium Bencoolen Mall pada Jumat (23/1).

Musical Exhibition mengajarkan karakter dan kebiasaan diri anak tampil di depan umum dengan Percaya diri. Panggung ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan sekolah HighScope Indonesia Bengkulu.

Pemilik Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu sekaligus juga Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, Menjelaskan “acara ini  bertujuan menjaring serta meningkatkan kompetensi siswa yang menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.

Lebih lanjut “Kita membuka kegiatan Musical Exhibition untuk menjaring anak-anak generasi muda dalam meningkatkan kompetensi mereka yang bersekolah di HighScope Indonesia Bengkulu. Ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman,” ujar Yosia.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan peran aktif orang tua agar dapat menyaksikan secara langsung perkembangan serta kemampuan anak-anak mereka. Dengan tampil di hadapan orang tua dan teman sebaya, siswa dilatih untuk lebih berani dan percaya diri.

“Kita mengajak orang tua melihat sendiri kemampuan siswa-siswa kita. Ketika anak tampil di depan orang tua dan teman-temannya, mental mereka terlatih sehingga kepercayaan diri semakin kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yosia menegaskan bahwa HighScope Indonesia Bengkulu tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan akademik. Sekolah juga berkomitmen mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, dan karakter anak sebagai bekal menghadapi masa depan.

“HighScope bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana anak-anak berani mengekspresikan diri, mampu bersosialisasi, dan memiliki karakter serta daya tarik positif sebagai generasi muda,” ungkapnya.

Saat ini, jumlah siswa HighScope Indonesia Bengkulu tercatat sekitar 250 anak. Berbagai kegiatan berbasis bakat dan minat terus dikembangkan sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyeluruh, aktif, dan menyenangkan.

Sementara itu, salah satu siswa, Maria Aletta Joanes, tampak antusias dan percaya diri saat tampil bernyanyi dalam Musical Exhibition tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman positif selama menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.

“Saya senang bisa tampil bernyanyi di depan orang tua dan teman-teman. Belajar di HighScope membuat saya lebih berani dan percaya diri,” Ungkap Maria Aletta.

Maria Aletta dikenal sebagai salah satu talenta vokal yang dibina di HighScope Indonesia Bengkulu. Penampilannya mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir dan menjadi bukti bahwa pendidikan yang memberikan ruang berekspresi mampu mendorong perkembangan mental serta bakat anak.

Melalui kegiatan Musical Exhibition ini, HighScope Indonesia Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang mengajarkan Berkarakter Fositif, mendorong anak-anak untuk berani tampil, kreatif.

pewarta: Man

 

Jumat berbagi, Bidpropam Polda Bengkulu peduli dhuafa

Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berbagi dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan, Jumat (23/1/2026) pagi.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu –  Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berbagi kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Bengkulu, Jumat (23/1/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang kurang mampu.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan lokasi sasaran di seputaran Jalan Kota Bengkulu. Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi langsung masyarakat penerima bantuan untuk menyalurkan paket berbagi secara humanis dan penuh keakraban.

Jumat Berbagi ini dipimpin oleh AKP Zainuli Rusda, S.I.P., selaku Plt. Kaurbinplin Subbidprovos Bidpropam Polda Bengkulu. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi sosial kemanusiaan.

Sebanyak 11 personel Bidpropam Polda Bengkulu terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, terdiri dari perwira, bintara, dan brigadir. Seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap santun dan empati kepada masyarakat.

Adapun sasaran kegiatan ini adalah kaum dhuafa serta warga yang membutuhkan bantuan, sebagai bentuk nyata perhatian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah hukum Polda Bengkulu. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban dan membawa manfaat bagi penerima.

Secara keseluruhan, kegiatan Jumat Berbagi Bidpropam Polda Bengkulu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, sekaligus memperkuat citra Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan rakyat. Dokumentasi kegiatan terlampir sebagai bahan laporan kepada pimpinan. Pewarta: Man

Disnakertrans Bengkulu tekankan K3 dan kepedulian sosial

Disnakertrans Provinsi Bengkulu Ajak Perusahaan Gelar Bakti Sosial, dalam memperingati Bulan K3 Nasional 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi mengimbau seluruh perusahaan di wilayah Bengkulu untuk berperan aktif dalam peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2026. Imbauan ini bertujuan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan tenaga kerja dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Menurut Syarifudin, peringatan Bulan K3 Nasional 2026 tidak hanya dimaknai sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Dalam rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengimbau perusahaan melaksanakan gerakan bakti sosial berupa sedekah nasi bungkus yang disalurkan ke rumah ibadah dan lingkungan sekitar perusahaan, ujar Syarifudin di Bengkulu, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara dunia usaha dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana kerja yang aman, sehat, dan kondusif sesuai nilai gotong royong.

Syarifudin menambahkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas tenaga kerja. Penerapan K3 yang baik dinilai mampu melindungi pekerja serta memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha.

Syarifudin menjelaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek penting dalam mendukung produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu, peringatan Bulan K3 Nasional menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, perusahaan, maupun pekerja, agar senantiasa memprioritaskan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas kerja

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026, Disnakertrans Provinsi Bengkulu juga mengajak seluruh perusahaan melakukan evaluasi dan penguatan sistem manajemen K3 serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berdaya saing. Pewarta: Man

 

Polda Bengkulu bongkar TPPO berkedok kirim pekerja migran ke Jepang

press conference dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Ichsan Nur, S.I.K., berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan dan pengiriman pekerja migran Indonesia ke Jepang secara ilegal. jumat 23 januari 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan dan pengiriman pekerja migran Indonesia ke Jepang secara ilegal. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ditreskrimum Polda Bengkulu, Jumat (23/1).

Kegiatan press conference dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Ichsan Nur, S.I.K., didampingi Kombes Pol. Andjas Adipermana, S.I.K., M.H.

Kombes Pol. Ichsan Nur menjelaskan, kasus ini terungkap berkat kerja intensif Satuan Tugas TPPO Ditreskrimum Polda Bengkulu bersama jajaran. Praktik ilegal tersebut terjadi di wilayah hukum Polda Bengkulu dengan sasaran calon pekerja migran yang dijanjikan pekerjaan resmi di luar negeri.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa kasus bermula pada Januari 2022. Dua korban, BM dan WA, mengikuti pelatihan kerja di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) C.I setelah direkrut oleh seorang perantara berinisial MA yang berdomisili di Kabupaten Seluma.

Dalam perekrutan itu, korban diminta menyerahkan berbagai dokumen penting seperti KTP, KK, ijazah asli, serta membayar biaya awal sebesar Rp25 juta. Mereka dijanjikan bekerja di sektor pertanian di Jepang dengan kontrak tiga tahun dan gaji mencapai Rp20–25 juta per bulan, termasuk pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan.

Namun setelah pelatihan selesai, keberangkatan ke Jepang tak kunjung terealisasi. Ketua LPK C.I berinisial DW kemudian meminta tambahan dana Rp45 juta dengan alasan mengikuti program non-skill. Uang tersebut ditransfer langsung ke rekening atas nama DW.

Sekitar enam bulan kemudian, tepatnya 6 Januari 2023, para korban diberangkatkan ke Jepang. Akan tetapi, mereka hanya menggunakan paspor dan visa kunjungan yang berlaku tiga bulan. Sesampainya di sana, korban tidak memperoleh pekerjaan dan akhirnya terlantar dalam waktu lama.

Atas peristiwa tersebut, Satgas TPPO Ditreskrimum Polda Bengkulu menetapkan DW sebagai tersangka. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa ijazah korban, dokumen perizinan LPK, akta yayasan, surat keputusan kementerian, hingga perjanjian kerja sama dengan pihak asing.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polda Bengkulu untuk proses hukum lanjutan. Polda Bengkulu menegaskan komitmennya memberantas TPPO dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak sesuai prosedur serta mengedepankan jalur resmi. pewarta: Man

 

error: Content is protected !!