banner 1000x350

Redaksi

969 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Libur panjang hari buruh 2026: Trafik jalan tol trans sumatera melonjak hingga 135%, Ruas sigli-banda aceh jadi favorit!

Foto: HK, Tabel data volume lalu lintas harian kendaraan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang akhir pekan Hari Buruh, per 30 April dan 1 Mei 2026.

SUMATRA – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas (VLL) di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang akhir pekan Hari Buruh. Hingga 1 Mei 2026, tercatat sebanyak 115.298 kendaraan telah melintasi berbagai ruas tol di wilayah Sumatra. Angka ini menunjukkan kenaikan rata-rata sebesar 15,57% dibandingkan dengan trafik normal harian, yang didominasi oleh pergerakan masyarakat menuju kawasan wisata dan pusat perkotaan.

Peningkatan drastis terjadi pada beberapa titik strategis, di mana Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) mencatatkan lonjakan paling ekstrem mencapai 135,91%. Selain itu, Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar dan Tol Padang – Sicincin juga mengalami kenaikan trafik masing-masing sebesar 44,09% dan 39,37%. Fenomena ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Sumatra dalam memanfaatkan akses tol untuk mobilitas jarak menengah selama masa libur nasional.

Foto: HK, Suasana Gerbang Tol Bengkulu dengan aktivitas kendaraan logistik yang melintas di lajur tol yang telah beroperasi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Lonjakan kendaraan ini sudah diantisipasi oleh manajemen Hutama Karya sejak dimulainya periode long weekend pada akhir April. Pihak pengelola secara intensif memantau koridor penghubung antarkota dan akses masuk pelabuhan guna mencegah penumpukan di gerbang tol. “Pemantauan berkelanjutan dilakukan untuk memastikan layanan tetap prima, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ungkap perwakilan Hutama Karya dalam rilis resminya pada 2 Mei 2026.

Meskipun mayoritas ruas mengalami kenaikan, terdapat tren berbeda di Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) dan Tol Betung – Tempino – Jambi yang justru mengalami sedikit penurunan trafik. Penurunan ini diduga karena pergeseran pola perjalanan pemudik atau wisatawan yang lebih memilih rute alternatif menuju destinasi baru di Sumatra Barat dan Aceh yang kini lebih mudah dijangkau melalui ruas-ruas tol yang baru beroperasi.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Hutama Karya telah menyiagakan petugas di lapangan serta mengoptimalkan sarana pendukung di sepanjang jalan tol. Koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait terus diperkuat melalui semangat #MelayaniSepenuhHati. Pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi guna menghindari antrean panjang yang dapat menghambat perjalanan di gerbang tol.

Sebagai penutup, pengelola jalan tol mengingatkan para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi batas kecepatan dan beristirahat di rest area jika merasa lelah. Kondisi kendaraan yang prima serta kesehatan fisik pengemudi menjadi faktor kunci dalam menekan angka kecelakaan selama periode libur panjang ini. Hutama Karya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan konektivitas di sepanjang bumi Sumatera.

pewarta: Man

Target tiga besar nasional! Zulhas bakar semangat kader di Bengkulu: PAN harus jadi pemenang di 2029

Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan instruksi tegas kepada seluruh kadernya saat memimpin konsolidasi internal di Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Ketua umum partai amanat nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan instruksi tegas kepada seluruh kadernya saat memimpin konsolidasi internal di Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5). Di hadapan ratusan pengurus dan simpatisan, pria yang akrab disapa Bang Zulhas ini menetapkan target ambisius bagi partai berlambang matahari tersebut untuk menembus posisi tiga besar nasional pada Pemilu 2029 mendatang.

Langkah strategis ini dimulai lebih awal dengan menjadikan Bengkulu sebagai salah satu lumbung suara utama di wilayah Sumatera. Zulhas menekankan bahwa keberhasilan partai bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan tentang seberapa besar kehadiran PAN dirasakan manfaatnya oleh masyarakat akar rumput. Ia meminta setiap kader untuk tidak sekadar “tampil” saat musim kampanye, melainkan konsisten mengawal aspirasi rakyat setiap hari.

Menindaklanjuti arahan pusat, Sekretaris Jenderal DPW PAN Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan bahwa Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PAN kali ini menitikberatkan pada pembentukan relawan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menurutnya, langkah konkret ini menjadi strategi utama partai dalam memperkuat basis suara sekaligus mengawal ketat proses pemungutan dan penghitungan suara di lapangan secara langsung.

Kunjungan ke Bumi merah putih ini menjadi momen penting bagi PAN untuk merapatkan barisan setelah dinamika politik yang berkembang pasca-Pemilu sebelumnya. Zulhas menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan di tingkat lokal dan penguatan infrastruktur partai hingga ke tingkat ranting atau desa. Menurutnya, Bengkulu memiliki kedekatan emosional dan sejarah yang kuat dengan PAN, sehingga harus menjadi motor penggerak bagi kemenangan di wilayah lain.

Selain penguatan internal, Zulhas juga memberikan arahan mengenai pentingnya adaptasi digital bagi para kader. Di era informasi yang cepat, setiap pengurus PAN di Bengkulu dituntut untuk mampu menggunakan media sosial sebagai sarana edukasi politik dan penyebaran program partai secara positif. Hal ini dianggap krusial untuk menggaet suara pemilih milenial dan Gen Z yang mendominasi daftar pemilih tetap.

Zulhas juga mengingatkan agar seluruh kader tetap menjaga etika politik dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Ia tidak ingin ambisi politik mengorbankan persatuan di tengah masyarakat. PAN harus hadir sebagai solusi atas permasalahan ekonomi dan sosial yang ada di daerah, dengan terus mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat namun tetap kritis terhadap hal-hal yang merugikan publik.

Dengan semangat “Bengkulu Menggenjot, PAN Nasional Meluncur”, Zulhas optimistis bahwa kesiapan mesin partai yang dimulai sejak dini melalui pembentukan relawan TPS akan memberikan hasil maksimal. Konsolidasi serupa dijadwalkan akan terus berlanjut ke berbagai provinsi lain di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026.

pewarta: Man

Tak ada lagi petani susah! Menko Zulhas bawa kabar gembira dari Bengkulu soal nasib nelayan dan harga panen

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) hadir di acara "Rembuk Tani" di Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), membawa kabar gembira bagi ribuan petani dan nelayan saat menghadiri acara “Rembuk Tani” di Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5). Dalam dialog terbuka yang berlangsung hangat, Menko Zulhas menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan taraf hidup pahlawan pangan melalui stabilitas harga dan distribusi sarana produksi yang tepat waktu.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menyerap aspirasi langsung dari akar rumput mengenai kendala di lapangan. Zulhas menyoroti kenaikan harga gabah yang kini menyentuh angka Rp6.500 per kilogram, jauh meningkat dibandingkan dua tahun lalu yang hanya berkisar di angka Rp4.000. Menurutnya, kenaikan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah berpihak pada petani agar mereka tidak lagi merugi saat masa panen tiba.

“Petani harus makin sejahtera setiap tahun, tidak boleh semakin susah. Ini perintah langsung dari Presiden,” ujar Zulhas di hadapan para petani Bengkulu. Ia menekankan bahwa swasembada pangan tidak akan tercapai jika orang-orang yang bekerja di sawah dan laut tidak merasakan keuntungan ekonomi yang layak. Oleh karena itu, pengawasan terhadap harga beli oleh Bulog akan diperketat agar sesuai dengan ketetapan pemerintah.

Selain masalah harga, Menko Pangan memastikan bahwa distribusi pupuk bersubsidi pada tahun 2026 ini akan jauh lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Zulhas menjamin tidak akan ada lagi cerita pupuk datang terlambat saat masa tanam sudah lewat. Ia juga memperingatkan para tengkulak agar tidak bermain-main dengan harga yang dapat merugikan petani, bahkan mengancam akan melibatkan aparat penegak hukum jika ditemukan praktik ilegal.

Tak hanya sektor pertanian, nasib nelayan di Bengkulu juga menjadi sorotan utama. Zulhas menjelaskan program penguatan posisi tawar nelayan melalui koperasi desa. Dengan adanya sistem penyimpanan yang baik dan harga acuan yang menguntungkan, nelayan diharapkan tidak lagi bergantung pada spekulan. “Jika ikan tidak laku di pasar, koperasi akan membeli dengan harga yang adil, sehingga pendapatan nelayan tetap stabil,” tambahnya.

Zulhas juga memberikan peringatan keras terkait alih fungsi lahan sawah produktif di Bengkulu. Lahan-lahan yang memiliki sistem irigasi baik dilarang keras diubah menjadi kawasan non-pertanian. Hal ini dilakukan demi menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional dan memastikan anak cucu para petani tetap memiliki sumber penghidupan yang jelas di masa depan.

Kegiatan Rembuk Tani ini ditutup dengan optimisme tinggi dari para peserta. Melalui integrasi kebijakan antara pusat dan daerah, Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Indonesia. Menko Zulhas berjanji akan terus berkeliling daerah untuk memastikan setiap kebijakan pangan benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

pewarta: Man

Siswa HighScope Bengkulu dominasi juara english little newscaster Unib, Xander sabet gelar terbaik

Tiga siswa yang berhasil mengukir prestasi, siswi HighScope Indonesia Bengkulu dalam ajang Lomba English Little Newscaster EDCASPARK yang diselenggarakan oleh Universitas Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa-siswi HighScope Indonesia Bengkulu dalam ajang Lomba English Little Newscaster EDCASPARK yang diselenggarakan oleh Universitas Bengkulu. Dalam kompetisi tersebut, para siswa berhasil meraih sejumlah gelar juara sekaligus menunjukkan kualitas unggul di bidang bahasa Inggris dan public speaking, Jumat (1/5).

Tiga siswa yang berhasil mengukir prestasi tersebut adalah Alexander Franklin Jaya sebagai Juara 1, Cindy Khairiah Kurniawan sebagai Juara 2, serta Gianna Lentera Aloina Perangin-angin yang meraih Juara Harapan 1. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, orang tua, maupun masyarakat Bengkulu.

Lomba English Little Newscaster sendiri merupakan kompetisi yang menuntut peserta memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, pelafalan yang jelas, penguasaan materi, serta kepercayaan diri dalam membawakan berita layaknya presenter profesional. Ketiga siswa tersebut tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan mampu menunjukkan performa yang menonjol dibandingkan peserta lainnya.

Direktur Operasional HighScope Indonesia Bengkulu, Korneles, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif guru dalam membimbing dan mengembangkan potensi peserta didik.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat kompetisi. Kami sangat bangga atas pencapaian Xander, Cindy, dan Gianna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Korneles menambahkan bahwa keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Tiga siswa yang berhasil mengukir prestasi, siswi HighScope Indonesia Bengkulu dalam ajang Lomba English Little Newscaster EDCASPARK yang diselenggarakan oleh Universitas Bengkulu

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengasah kemampuan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.

Pewarta: Man

Nakhodai ASKI Bengkulu, Yosia yodan siap bawa kopi bumi merah putih Mendunia

Ketua Umum ASKI Bengkulu terpilih, Yosia Yodan, seusai Pe pelantikan berfoto bersama di Hotel Two K Azana Style 29/04/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Industri kopi di Provinsi Bengkulu resmi memasuki babak baru setelah jajaran pengurus Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Provinsi Bengkulu periode terbaru resmi dilantik. Bertempat di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu, Rabu (29/4), Yosia Yodan secara sah dikukuhkan sebagai Ketua Umum ASKI Bengkulu. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini menandai dimulainya langkah strategis untuk memperkuat posisi Bengkulu sebagai salah satu lumbung kopi unggulan di Indonesia yang berdaya saing global.

Ketua Umum ASKI Bengkulu terpilih, Yosia Yodan, saat prosesi pelantikan di Hotel Two K Azana Style 29/04/2026

Pelantikan dilakukan langsung oleh jajaran pengurus pusat ASKI, dihadiri oleh Ketua Umum Pusat Irsan, Sekretaris Jenderal Muh. Dwiki Cahyadi, serta Wakil Ketua Umum Halim Ritonga. Yosia Yodan dalam menjalankan amanah ini didampingi oleh Fernando Sijabat selaku Sekretaris Umum dan Muhamad Zaki sebagai Bendahara Umum. Kehadiran tokoh-tokoh pusat ini menegaskan bahwa Bengkulu memiliki posisi vital dalam peta industri kopi nasional, mengingat kualitas dan volume produksi kopi daerah ini yang terus menunjukkan tren positif.

Ketua Umum ASKI Bengkulu, Yosia Yodan, menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan kopi lokal agar memiliki identitas dan karakter yang kuat di mata dunia. Fokus utama kepengurusan ini adalah memastikan potensi besar kopi Bengkulu tidak hanya berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi mampu menembus pasar internasional melalui ekosistem yang berkelanjutan. “ASKI Bengkulu akan menjadi wadah kolaborasi antara petani, pelaku usaha, hingga pemangku kebijakan untuk menciptakan nilai tambah bagi industri kopi kita,” Yosia Yodan ungkap.

Penguatan branding dan pembukaan akses pasar yang lebih luas juga menjadi agenda prioritas dalam masa kepemimpinan Yosia. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas produksi dari hulu ke hilir agar sesuai dengan standar pasar global tanpa meninggalkan kearifan lokal. “Tugas kita bersama adalah memastikan kopi Bengkulu naik kelas. Kita fokus pada peningkatan mutu dan memastikan produk petani kita bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional,” Yosia Yodan ungkap.

Acara ini turut dihadiri oleh deretan tokoh nasional dan daerah, termasuk Anggota DPR RI Komisi XII sekaligus Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo. Selain itu, hadir pula Staf Khusus Menteri Investasi Sona Maesana, Wakil Walikota Jambi Diza Hazra Aljhosa, serta Ketua Umum BPD HIPMI Jambi Fadhillah Hasrul. Kehadiran para tokoh lintas sektor ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara asosiasi profesi, legislatif, dan pemerintah dalam mendukung hilirisasi produk pertanian di Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, M. Ikhwan, turut mengapresiasi terbentuknya kepengurusan ASKI yang baru. Pemerintah berharap ASKI mampu menjadi mitra strategis dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan melalui sektor perkebunan kopi. Dukungan dari instansi terkait diharapkan dapat mempermudah para pelaku usaha kopi dalam mendapatkan izin serta sertifikasi yang dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri.

Sebagai penutup, Ketua Umum Pusat ASKI, Irsan, memberikan arahan agar kepengurusan baru ini segera bergerak cepat menjadi motor penggerak industri kopi daerah. Momentum pelantikan ini diharapkan bukan sekadar seremoni, melainkan titik start bagi kebangkitan kopi Bengkulu yang lebih profesional dan mandiri secara ekonomi. Dengan semangat kolaborasi yang terbangun, sektor kopi Bengkulu optimis akan menjadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus menyejahterakan para petani kopi di merah putih.

pewarta: Man

Perkuat soliditas, BPD HIPMI Bengkulu satukan dukungan untuk Ade jona prasetyo di acara sambung rasa

Caketum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo bersama Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan dan deretan mantan Ketua Umum serta jajaran senior HIPMI Bengkulu dalam acara Sambung Rasa di Lavenrice Restaurant

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menggelar acara “Sambung Rasa” yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Lavenrice Restaurant, Bengkulu, Selasa (28/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI. Acara ini dihadiri langsung oleh Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029, Ade Jona Prasetyo, yang disambut antusias oleh lintas generasi pengusaha muda di Bumi merah putih.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menegaskan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kesinambungan antar generasi dan soliditas yang terjaga. Sambung rasa ini menjadi bukti nyata bahwa kader muda tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat bimbingan penuh dari para senior untuk mendorong kemajuan dunia usaha di daerah. “HIPMI Bengkulu hari ini berdiri kuat karena kontribusi para senior dan semangat generasi muda yang menyatu dalam satu barisan solid untuk memajukan organisasi,” Yosia Yodan ungkap.

Kehadiran Ade Jona Prasetyo di Bengkulu juga mendapat dukungan moral dari deretan tokoh senior dan mantan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, di antaranya Edy Herman (Ketum 1995), Andri Gusti, Evan Cristian, Yuan Degama, serta Undang Sumbaga. Selain itu, hadir pula para tokoh yang telah membesarkan organisasi seperti Nanik Susilo, Mahmudi Janto, Hamdani Yakub, Agung Gatam, Devi Robianto (Totok), Slamet Riyadi, Anton Rusdi, Yuherman, Bambang, Farhan, hingga Syahrial. Kehadiran mereka menegaskan bahwa seluruh elemen HIPMI Bengkulu satu suara dalam menentukan arah masa depan kepemimpinan nasional.

Tak hanya tokoh lokal, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan regional, seperti Staf Khusus Menteri Investasi sekaligus Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Sona Maesana, serta Koordinator Wilayah Sumatera BPP HIPMI, Auni. Hadir pula Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Pengurus BPP HIPMI, Diza Hazra Aljhosa, Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, dan Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan. Kehadiran para pimpinan dari provinsi tetangga ini menunjukkan betapa strategisnya posisi Bengkulu dalam peta kekuatan pengusaha muda di Sumatera.

Dalam arahannya, Ade Jona Prasetyo menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan luar biasa dari keluarga besar HIPMI Bengkulu yang dinilainya sangat adaptif dan inovatif. Ia percaya bahwa dengan kebersamaan dan kekuatan daerah, HIPMI akan mampu menjadi organisasi yang berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks. “HIPMI harus menjadi rumah besar bagi pengusaha muda yang berdaya saing, dan saya percaya Bengkulu mampu menjadi fondasi utama dalam mendukung kepemimpinan nasional yang kuat,” Ade Jona Prasetyo ungkap.

Suasana akrab di Lavenrice Restaurant tersebut memuncak saat seluruh kader dan senior yang hadir secara bulat menyatakan komitmen dan dukungan solid kepada Ade Jona Prasetyo untuk memimpin BPP HIPMI masa bakti 2026–2029. Dukungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan hasil dari kesamaan visi untuk membawa HIPMI menjadi organisasi yang lebih progresif dan inklusif bagi seluruh pengusaha di daerah. Konsolidasi ini dipandang sebagai modal berharga bagi Ade Jona dalam mengarungi dinamika pemilihan di tingkat nasional mendatang.

Acara Sambung Rasa, hadir : Ade Jona Prasetyo,Edy Herman (Ketum 1995), Andri Gusti, Evan Cristian, Yuan Degama, serta Undang Sumbaga. Selain itu, hadir pula para tokoh yang telah membesarkan organisasi seperti Nanik Susilo, Mahmudi Janto, Hamdani Yakub, Agung Gatam, Devi Robianto (Totok), Slamet Riyadi, Anton Rusdi, Yuherman, Bambang, Farhan, hingga Syahrial. di Lavenrice Restaurant, Bengkulu, Selasa (28/4/2026)

Sebagai penutup, kegiatan Sambung Rasa ini membuktikan bahwa HIPMI Bengkulu tetap menjaga nilai-nilai etika dan rasa hormat kepada para pendahulu sembari terus bergerak maju. Dengan semangat persatuan yang telah terbangun, BPD HIPMI Bengkulu optimis bahwa sinergi antara pusat dan daerah akan semakin harmonis demi tercapainya target pertumbuhan ekonomi yang ambisius. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan lahir lebih banyak tangan-tangan terampil yang mampu mengelola kekayaan sumber daya alam Bengkulu secara mandiri dan berkelanjutan.

pewarta: Man

error: Content is protected !!