banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Ketum HIPMI Bengkulu kunjungi Waron Hospital Surabaya, Siapkan pengembangan Klinik Rawat Inap

Yosia yodan Mendampingi kakak ipar dr. Hadianto Gunawan, M.A.R.S pembelajaran manajemen dan pelayanan kesehatan pendalaman manajemen dan standar pelayanan kesehatan profesional guna menghadirkan layanan yang terstruktur, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Waron Hospital Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/1/2026)

news-raflesia-indonesia, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, melakukan kunjungan pembelajaran dan studi langsung ke Waron Hospital Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/1/2026), sebagai bagian dari langkah awal perencanaan pengembangan klinik rawat inap di Provinsi Bengkulu. kegiatan ini juga mendampingi kakak ipar oleh dr. Hadianto Gunawan, M.A.R.S  Pada pendalaman manajemen dan standar pelayanan kesehatan profesional guna menghadirkan layanan yang terstruktur, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

Yosia yodan Mendampingi kakak ipar dr. Hadianto Gunawan, M.A.R.S pembelajaran manajemen dan pelayanan kesehatan pendalaman manajemen dan standar pelayanan kesehatan profesional guna menghadirkan layanan yang terstruktur, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Waron Hospital Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/1/2026)

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah awal yang strategis dalam proses perencanaan dan pengembangan Klinik Rawat Inap di Provinsi Bengkulu. Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang profesional, terstandar, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Yosia Yodan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Shauqi Perdana, selaku Owner Waron Hospital Surabaya, atas sambutan hangat, keterbukaan, serta kesediaan berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan rumah sakit yang modern dan berkelanjutan.

“Pembelajaran langsung seperti ini sangat penting agar setiap proses pengembangan fasilitas kesehatan di daerah dapat dirancang secara matang, berbasis pengalaman nyata, dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Yosia Yodan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPD HIPMI Jawa Timur atas dukungan dan sinergi yang terjalin dengan baik, khususnya kepada Ketua Umum Ahmad Salim Assegaf, Wakil Ketua Umum dr. Edra Brahmantya Susilo, serta Ardhi Fahyudi, Ketua Bidang ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan.

Menurutnya, kolaborasi lintas daerah antar-HIPMI merupakan kekuatan penting dalam mendorong lahirnya inisiatif strategis, termasuk di sektor kesehatan, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. pewarta: Man

 

SD HighScope Indonesia Bengkulu raih penghargaan program kepengawasan, Dorong mutu pendidikan daerah

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sekolah Dasar (SD) HighScope Indonesia Bengkulu meraih apresiasi dan penghargaan dalam kegiatan Diseminasi Program Kepengawasan yang digelar di Arrich Restaurant, Bengkulu, Kamis (8/1/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja sekolah dalam mendukung pelaksanaan kepengawasan serta menjaga konsistensi mutu pembelajaran dan manajemen sekolah sesuai standar pendidikan yang ditetapkan di Kota Bengkulu.

SD HighScope Indonesia Bengkulu Raih Penghargaan Program Kepengawasan, Dorong Mutu Pendidikan Daerah

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra, Pengawas Sekolah Hema Pelianti, serta seluruh kepala sekolah binaan pengawas, ikut hadir mewakili Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Asisten bidang pemerintahan Lia Kamalia Heryati.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja SD HighScope Indonesia Bengkulu dalam mendukung pelaksanaan Program Kepengawasan serta upaya peningkatan mutu pendidikan. Sekolah dinilai mampu menerapkan praktik pembelajaran dan manajemen sekolah secara konsisten sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Diseminasi Program Kepengawasan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pelaksanaan kepengawasan, berbagi praktik baik antar satuan pendidikan, serta memperkuat sinergi antara sekolah, pengawas, dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Bengkulu. Kehadiran para pejabat dan kepala sekolah binaan menjadi wujud nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Kepala Sekolah SD HighScope Indonesia Bengkulu, Atanasius Gabe Hardional Sinaga, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga konsistensi mutu pembelajaran dan memperkuat kolaborasi dengan pengawas serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan demi kemajuan pendidikan di Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Pengakuan ini diharapkan dapat semakin mendorong SD HighScope Indonesia Bengkulu untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah. pewarta: Man

 

Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan hadiri launching buku Dr. Anggawira, Bahas persaingan usaha dan UMKM

Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan Hadiri Launching Buku Dr. Anggawira, Bahas Persaingan Usaha dan UMKM

news-raflesia-indonesia, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri talkshow nasional sekaligus peluncuran dua buku karya Dr. Anggawira yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis lintas sektor yang membahas arah kebijakan persaingan usaha, penguatan koperasi, serta peran negara dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan, khususnya di tengah tantangan ekonomi global.

Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan Hadiri Launching Buku Dr. Anggawira, Bahas Persaingan Usaha dan UMKM

Kegiatan ini menandai peluncuran dua buku berjudul Di Balik Layar Persaingan Usaha: Praktik dan Penegakan di Indonesia serta Negara, Pasar, dan Keberanian Memilih: Esai-Esai Kebijakan dari Tengah Pusaran Krisis Global.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha nasional.

Talkshow menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber dan tamu kehormatan, di antaranya Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, Direktur Utama PT Krakatau Steel Akbar Djohan, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa, serta para akademisi dan pimpinan organisasi strategis lainnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi pengusaha daerah, khususnya dalam memahami arah kebijakan persaingan usaha, penguatan koperasi, serta peran negara dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.

“Forum ini memberikan perspektif yang komprehensif, tidak hanya soal persaingan usaha, tetapi juga penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi nasional. Ini sangat relevan bagi pengusaha muda di daerah, termasuk Bengkulu,” ujar Yosia Yodan usai acara.

Menurutnya, gagasan dan pemikiran yang dituangkan Dr. Anggawira dalam kedua buku tersebut dapat menjadi referensi penting bagi HIPMI di daerah dalam mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Acara yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 16.30 WIB ini juga menjadi ajang silaturahmi serta pertukaran gagasan antar pemangku kepentingan, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola persaingan usaha dan penguatan ekonomi kerakyatan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. pewarta: Man

 

Gerak Cepat Polres Bener Meriah, Jalan Lintas Bireuen-Takengon Kembali Aman Pascabencana

Bener Meriah — Pascabencana banjir dan tanah longsor yang sempat mengganggu arus lalu lintas, Polres Bener Meriah bersama personel Satuan Brimob Polda Aceh bergerak cepat melaksanakan bakti sosial pembersihan Jalan Lintas Bireuen–Takengon. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi sekaligus menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Kegiatan pembersihan berlangsung di wilayah Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (9/1/2026). Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Bener Meriah IPTU Zulkarnel, personel gabungan bahu-membahu membersihkan material sisa bencana berupa lumpur, bebatuan, dan kayu yang menutupi badan jalan.

Dengan menggunakan peralatan manual, pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar jalur penghubung vital antarwilayah tersebut dapat kembali dilalui dengan aman dan lancar. Jalan lintas Bireuen–Takengon merupakan akses strategis bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah tengah Aceh.

IPTU Zulkarnel mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat pascabencana sekaligus mencegah risiko kecelakaan lalu lintas.

“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Oleh karena itu, kami bergerak cepat membersihkan material longsor agar aktivitas warga kembali normal dan pengguna jalan merasa aman,” ujar IPTU Zulkarnel.

Selain pembersihan, personel kepolisian juga memberikan imbauan humanis kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan. Di sejumlah titik rawan, petugas turut memasang police line sebagai langkah preventif guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Ia menambahkan, Polres Bener Meriah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan siap melakukan langkah lanjutan apabila terjadi gangguan kembali akibat cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu pemulihan dan menjaga keselamatan pascabencana alam. Rls

Sentuhan Kemanusiaan Polri, Layanan Kesehatan Pusdokkes Jangkau Warga Hingga Pelosok Aceh Terdampak Bencana

  1. Aceh, 10 Januari 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri terus menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Tim dokter dan tenaga kesehatan diterjunkan ke sejumlah wilayah, mulai dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, hingga Bener Meriah.

 

Bakti kesehatan ini menjadi bagian dari respons cepat Polri dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga pascabencana. Tim medis Pusdokkes Polri disebar secara merata ke lokasi pengungsian maupun permukiman warga, termasuk wilayah pelosok, agar layanan kesehatan dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.

 

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dan pemberian obat-obatan, penanganan luka ringan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kesehatan guna mencegah potensi munculnya penyakit pascabencana.

 

Kepala Pusdokkes Polri melalui Kabid Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh, Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M.Si., menjelaskan bahwa pengerahan tim medis ini bertujuan untuk menjamin kesehatan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya krisis kesehatan di wilayah terdampak.

 

“Pusdokkes Polri bersama Biddokkes Polda Aceh menurunkan sebanyak 191 dokter dan tenaga kesehatan yang terbagi dalam tiga gelombang penugasan,” ujar dr. Dafianto.

 

Ia menambahkan, hingga 7 Januari 2026, tim Pusdokkes Polri telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 25.034 orang, yang terdiri dari 2.276 personel Polri (PNPP) dan 22.759 warga masyarakat. Tim medis juga memastikan layanan kesehatan menjangkau daerah-daerah terpencil di wilayah terdampak bencana.

 

Pelaksanaan bakti kesehatan ini dilakukan secara terpadu dan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan setempat, serta para relawan, sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara optimal di seluruh wilayah terdampak.

 

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, terutama pada situasi darurat bencana.

 

“Pusdokkes Polri dan Polda Aceh hadir membantu masyarakat sebagai wujud komitmen Polri,” pungkasnya.

Tim SAR Brimob BKO Polda Sumbar Lakukan Pencarian Korban dan Salurkan Bantuan Banjir di Palembayan

Agam – Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumatera Barat terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera Barat. Pada Jumat, (9/1), tim melaksanakan kegiatan pencarian korban sekaligus penyaluran bantuan kemanusiaan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Kegiatan diawali dengan apel pagi gabungan yang dipimpin oleh DPP Iptu I Putu Astika, S.H., sebagai bentuk kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan. Usai apel, sebagian personel melaksanakan kegiatan pendukung berupa memasak untuk kebutuhan logistik personel dan masyarakat terdampak di wilayah Randurlap.

Selain itu, Tim SAR juga melaksanakan drop bantuan logistik dari Desa Unggun menuju SD Negeri 36 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Bantuan tersebut kemudian dibagikan secara langsung kepada warga terdampak banjir di Desa Unggun sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi bencana merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Polri melalui personel di lapangan terus berupaya hadir membantu masyarakat terdampak bencana, baik melalui pencarian korban, pendistribusian bantuan logistik, maupun dukungan lainnya. Ini adalah wujud kehadiran negara untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, selain fokus pada aspek kemanusiaan, kehadiran personel Polri juga bertujuan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan bencana berlangsung.

“Sinergi dan kerja sama seluruh pihak menjadi kunci dalam percepatan penanganan bencana dan pemulihan masyarakat,” tutupnya. Rls

error: Content is protected !!