banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pascabencana

Bener Meriah — Kepolisian Resor Bener Meriah bersama personel Satuan Brimob Polda Aceh turun langsung membantu masyarakat membersihkan akses jalan yang tertutup material banjir dan longsor di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus simbol kehadiran negara di tengah kesulitan warga.

 

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026. Personel Polres Bener Meriah dan Sat Brimob Polda Aceh bahu-membahu bersama warga membersihkan lumpur, bebatuan, hingga batang kayu yang menutup badan jalan utama kampung. Meski dihadapkan pada medan berat dan sisa material longsor, semangat para personel dan warga tak surut demi membuka kembali akses vital bagi aktivitas masyarakat dan kelancaran distribusi bantuan.

 

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

 

“Kehadiran Polri diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan kondisi pascabencana, khususnya dalam membuka akses jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Warga Kampung Setie menyambut kehadiran aparat kepolisian dengan rasa haru dan syukur. Gotong royong yang terjalin antara Polri dan masyarakat mencerminkan kuatnya solidaritas sosial dalam menghadapi dampak bencana. Akses jalan yang mulai terbuka kembali menjadi harapan baru bagi warga untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari serta mempercepat pemulihan kehidupan kampung.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Bener Meriah bersama Sat Brimob Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir dengan empati dan aksi nyata sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.Rls

Kapolri-Ketua Komisi IV panen raya jagung di Bekasi, Komitmen dukung ketahanan pangan

Bekasi – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di Kp Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Kamis (8/1/2026).

“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan kegiatan panen serentak untuk kuartal keempat yang memang seharusnya kita laksanakan di bulan Desember kemarin, namun karena adanya berbagai macam kegiatan kita mundurkan di tanggal 7 Januari,” kata Sigit.

Sigit menjelaskan, dalam setahun ini, Polri terus mengoptimalkan untuk mengawal dan mendukung target dari Presiden Prabowo Subianto soal ketahanan pangan di Indonesia.

“Jadi kurang lebih selama 1 tahun l sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagi bagaimana agar terlaksana swasembada khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” ujar Sigit.

Dalam prosesnya, Sigit mengungkapkan, Polri terus bekerja keras untuk mencari lahan agar bisa ditanami jagung. Dengan optimalisasi yang ada, kini tercatat Korps Bhayangkara telah mendapatkan 1.300.000 Hektare lahan dan saat ini sudah tertanam 586.000.

“Selama 1 tahun, sehingga masih ada kurang lebih 700.000 hektar yang akan kita tanam dan mudah-mudahan bisa selesai di tahun 2026, sehingga kemudian 1.300.000 hektar tersebut betul-betul bisa tertanam,” ucap Sigit.

Saat ini, kata Sigit, dari hasil 1 tahun ataupun sampai dengan kuartal keempat kontribusi Polri dalam hal partisipasi di bidang jagung, telah mencapai panen sebanyak 3,5 juta.

Sigit berharap, hal tersebut bisa mendorong untuk tercapainya swasembada pangan sebagaimana atensi dari Presiden Prabowo.

Selain itu, juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri. Lalu, cadangan Bulog juga bisa tercukupi dan sisanya bisa di ekspor.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden yang menaruh perhatian khusus terkait dengan masalah
swasembada kami bisa ikut berkoordinasi semaksimal mungkin,” tegas Sigit.

“Alhamdulillah hari ini panen serentak kita laksanakan di wilayah Bekasi di lahan 25 hektare dan setelah ini juga langsung akan ditanam sehingga total yang akan ditanam pasca panen ini luasannya 50 hektare dan ini tentunya menjadi bagian yang akan terus kita kontrol dan kita evaluasi,” tambah Sigit. rls

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu laksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Seluma

Seluma, 07 Januari 2026. Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Seluma dalam rangka melakukan pengecekan kondisi gedung kantor serta aset dan sarana prasarana pendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan.

 

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu meninjau secara langsung bangunan gedung serta fasilitas yang dimiliki oleh Kejaksaan Negeri Seluma. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kesiapan infrastruktur, pemanfaatan aset negara, serta mendukung optimalisasi kinerja satuan kerja di daerah.

 

Selain pengecekan fisik, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu juga memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Seluma. Dalam arahannya, beliau menyampaikan capaian kinerja Kejaksaan Tinggi Bengkulu sepanjang Tahun 2025, khususnya keberhasilan meraih penghargaan Juara I Penanganan Perkara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bengkulu, termasuk Kejaksaan Negeri Seluma.

 

“Kejaksaan Tinggi Bengkulu berhasil meraih penghargaan Juara I dari KPK dalam penanganan perkara. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dan harus menjadi semangat bagi Kejaksaan Negeri Seluma untuk terus meningkatkan kinerja,” ujar Victor Antonius Saragih Sidabutar.

 

Lebih lanjut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu menekankan pentingnya menjaga moralitas, integritas, dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran, baik jaksa maupun pegawai tata usaha, untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan serta tidak memberi ruang bagi adanya oknum yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

 

“Sebagai pimpinan, saya meminta agar seluruh jajaran menjaga moralitas, integritas, dan profesionalitas. Konsistensi dalam sikap dan perbuatan harus terus dijaga, karena hal ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kita, tidak hanya kepada institusi, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu juga meninjau kesiapan pembangunan serta kondisi gedung kantor Kejaksaan Negeri Seluma. Berdasarkan hasil peninjauan, beliau menyampaikan bahwa gedung kantor Kejaksaan Negeri Seluma telah dinilai sangat baik, representatif, dan layak untuk diresmikan.

 

“Kami melihat gedung ini sudah sangat bagus dan representatif. Sarana dan prasarana yang tersedia telah memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Namun demikian, terkait pelaksanaan peresmian gedung kantor Kejaksaan Negeri Seluma, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu menyampaikan bahwa hingga saat ini masih menunggu petunjuk dan arahan lebih lanjut dari Jaksa Agung Republik Indonesia.

 

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan Kejaksaan Negeri Seluma dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga konsistensi dalam penanganan perkara, serta mendukung upaya Kejaksaan Tinggi Bengkulu dalam mewujudkan institusi penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan. rls

Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengikuti coaching clinic tematik penanganan perkara judi online.

Bengkulu, 7 Januari 2026 – Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengikuti kegiatan Coaching Clinic Tematik Penanganan Perkara Judi Online (Judol) yang diselenggarakan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) secara daring melalui zoom.

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya permasalahan yang mendesak dan konkret di lapangan terkait penanganan perkara judi online, sehingga diperlukan arahan dan solusi yang komprehensif serta seragam. Coaching clinic tematik ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta keseragaman langkah penegakan hukum oleh jajaran kejaksaan dalam menangani perkara judi online.

 

Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengikuti kegiatan ini dari Aula Sasana Bina Karya Kejati Bengkulu, yang dihadiri oleh Asisten Tindak Pidana Umum Muib, S.H., M.H., beserta para Jaksa dan jajaran pada wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kejaksaan, khususnya di wilayah Kejaksaan Tinggi Bengkulu, dapat meningkatkan profesionalisme dan efektivitas penegakan hukum dalam pemberantasan tindak pidana judi online, guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat. rls

Gotong royong berkelanjutan, Polres Aceh Selatan normalisasi sungai dan saluran air pascabanjir Trumon Tengah

news-raflesia-indonesia, Aceh Selatan – Polres Aceh Selatan, terus menunjukkan kehadiran nyata di tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan gotong royong pascabanjir bandang di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan wilayah terdampak, khususnya melalui pembersihan saluran air dan normalisasi sungai yang sebelumnya meluap akibat banjir.

Kegiatan gotong royong tersebut telah dilaksanakan sejak Sabtu, 3 Januari 2026, dan hingga kini masih terus berlangsung. Sejak hari pertama, personel gabungan dari Polres Aceh Selatan bersama jajaran Polsek dikerahkan dengan dukungan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan.

Fokus utama kegiatan diarahkan pada pembersihan saluran air di sepanjang jalan lintas Tapaktuan–Medan serta parit-parit di lingkungan permukiman warga. Selain itu, normalisasi sungai yang terdampak banjir bandang juga terus dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar dan mengurangi risiko banjir susulan di wilayah hilir.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan membersihkan material lumpur, kayu, serta sampah yang menyumbat saluran air dan badan sungai. Untuk mempercepat pekerjaan, dikerahkan sejumlah alat berat, di antaranya satu unit bulldozer gandeng, satu unit dozer, dua unit alat berat beko, serta 20 unit mobil dump truck. Sementara itu, peralatan manual seperti cangkul dan sekop digunakan untuk menjangkau titik-titik yang tidak dapat diakses oleh alat berat.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong yang dilakukan secara berkelanjutan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami melihat langsung kondisi dari hulu yang saat ini sedang dinormalisasi. Harapannya, aliran air menjadi lebih lancar sehingga debit air di wilayah bawah dapat berkurang. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan jembatan serta pembersihan gorong-gorong dan parit di depan rumah warga di sepanjang jalan raya, yang saat ini sudah mulai kembali lancar,” ujar Kompol Edwin Aldro.

Hingga saat ini, seluruh pekerjaan pembersihan saluran air dan normalisasi sungai terus dikebut dan ditargetkan dapat diselesaikan sesuai rencana. Polres Aceh Selatan menegaskan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Selatan.

Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan yang hadir langsung membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam. rls

Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jabar bangun jembatan sementara di Padang Pariaman, Akses warga patamuan kembali terhubung

News-raflesia-indonesia, Padang Pariaman — Polri terus memperkuat upaya penanganan bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada Rabu (7/1/2026), Tim SAR Korpolairud BKO Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penanganan bencana di wilayah hukum Polres Padang Pariaman, tepatnya di Jembatan Sungai Durian, Kecamatan Patamuan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 28 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Selam Olah Gerak dan Penyelamatan (Silongmat) Direktorat Polair, 15 personel Silongmat Direktorat Poludara, serta 4 personel tenaga kesehatan Korpolairud. Seluruh personel didukung peralatan SAR dari Ditpolair, Ditpoludara, serta inventaris Polres setempat.

Fokus utama kegiatan adalah pembangunan jembatan sementara guna memulihkan kembali akses mobilitas masyarakat yang terdampak bencana, khususnya bagi warga di Kecamatan Patamuan yang sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Tim SAR Korpolairud merupakan bentuk kesiapsiagaan dan sinergi Polri lintas wilayah dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

“Polri bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan dapat segera memulihkan akses warga, memperlancar distribusi bantuan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Polres Padang Pariaman dan instansi terkait di lapangan, sehingga proses pembangunan jembatan sementara dapat berjalan aman dan lancar.

Melalui upaya ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

error: Content is protected !!