Sekda Seluma hadiri pelantikan dewan hakim MTQ XXXVII tingkat provinsi Bengkulu 2026

Foto: istimewa, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Deddy Ramdhani saat menghadiri pelantikan Dewan Hakim MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Kabupaten Seluma, Rabu 13/5/2026

news-raflesia-indonesia, Seluma – Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Deddy Ramdhani menghadiri pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Kabupaten Seluma, pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan penting ini turut dihadiri oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Bengkulu, Ketua LPTQ Provinsi Bengkulu, serta jajaran Kementerian Agama dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Prosesi pelantikan Dewan Hakim dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Para dewan hakim yang baru dilantik ini mengemban amanah besar untuk memberikan penilaian pada seluruh cabang perlombaan selama perhelatan MTQ berlangsung.

Dalam arahannya, Herwan Antoni menekankan pentingnya objektivitas dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa kredibilitas pelaksanaan MTQ sangat bergantung pada integritas para dewan hakim.

“Dewan hakim memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pelaksanaan MTQ. Penilaian harus dilakukan secara adil, objektif, dan profesional agar mampu melahirkan peserta terbaik yang nantinya dapat membawa nama baik Provinsi Bengkulu di tingkat nasional,” tegas Herwan Antoni.

Lebih lanjut, ia berharap agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga melalui proses penilaian yang transparan dan jujur. “Kami berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas, sehingga MTQ XXXVII dapat berlangsung sukses, berkualitas, dan bermartabat,” tambahnya.

Herwan juga menyoroti makna lebih luas dari MTQ, bukan sekadar kompetisi teknis, melainkan sarana memperkuat syiar Islam.

“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.

Pelantikan berlangsung khidmat dan menandai kesiapan Kabupaten Seluma sebagai tuan rumah yang berkomitmen menyukseskan gelaran religius terbesar di tingkat provinsi tersebut

Pewarta: Man

banner 728x250