banner 1000x350

Redaksi

976 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Sosialisasi : Penataan dan penertiban kawasan pantai panjang Bengkulu.

Sosialisasi penataan dan penertiban kawasan Pantai Panjang Bengkulu digelar pada Kamis, 17 April 2025 pukul 10.00 WIB di Hotel Merah Putih, Pantai Panjang

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id. – Sosialisasi penataan dan penertiban kawasan Pantai Panjang Bengkulu digelar pada Kamis, (17/4) pukul 10.00 WIB di Hotel Merah Putih, Pantai Panjang. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Dinas Pariwisata,  Kejaksaan Negeri Bengkulu, Polresta Bengkulu, Pasi intel Dandim 04/07 Kota Bengkulu, dan para pedagang sepanjang kawasan pantai Bengkulu.

Drs. Riduan, S.IP, M.Si, selaku Kepala DLH Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat Forkopimda sebelumnya. Pemerintah Kota Bengkulu telah menerima pengelolaan Pantai Panjang dari pemerintah provinsi dan berkomitmen melakukan penataan menyeluruh.

Riduan menyampaikan bahwa akan ada zona khusus yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk aktivitas berdagang di Pantai Panjang. lahan dari Pasir Putih hingga Kota Tua telah dipadati pedagang dan bangunan liar yang harus ditertibkan demi kenyamanan bersama.

Foto: istimewa

Penertiban ini bertujuan agar wisatawan yang datang dengan membawa makanan atau tikar tetap bisa menikmati suasana pantai tanpa hambatan, “Ungkap Riduan.

Salah satu area yang terdampak adalah breakwater atau pemecah ombak, yang seharusnya menjadi tempat jogging namun kini dipenuhi meja, payung, dan kursi, menghambat aktivitas olahraga pagi dan kegiatan wisata lainnya, “ Ungkap Riduan.

AKP Malik, Kasat Binmas Polresta Bengkulu, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan penertiban dari Walikota. Polisi siap membackup penertiban bersama instansi terkait dan menjaga keamanan di lokasi-lokasi rawan seperti tempat berenang dan titik rawan kejahatan.

Radiman, SH. Kasi Perdata dan TUN (Tata Usaha Negara) di Kejaksaan Negeri Bengkulu Menjelaskan turut mendukung Melalui pendampingan upaya ini dari sisi hukum perdata dan tata usaha negara. Menurut Radiman, lahan di Pantai Panjang adalah milik negara dan tidak bisa dikelolah oleh personalitas, Pariwisata dikelolah sehingga memberi manfaat yang luas,dan memberikan Pendapan angaran daerah (PAD) bagi pemerintah.

Di sisi lain, salah satu pedagang yang hadir mengungkapkan mengaku selalu menjaga kebersihan dan telah menyediakan fasilitas publik seperti air bersih dan WC umum yang kenyamanan para tamu. Lebih lanjut ia meminta agar pemerintah juga memberikan dukungan dalam bentuk modal usaha sebagai bentuk perlindungan terhadap mata pencaharian mereka.

Mereka khawatir jika dipindahkan ke lokasi baru, akan terjadi gesekan antar pedagang yang bisa memicu konflik.  Lebih lanjut Salah satu pedagang menyampaikan kekhawatiran, jika tak bisa berjualan di sana, mereka tidak tahu harus mencari nafkah dari mana lagi.

Diharapkan, penataan kawasan ini dapat meningkatkan citra pariwisata Bengkulu serta menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan.

FB: https://www.facebook.com/share/v/1BkypDnx26/

IG: https://www.instagram.com/reel/DIkwrnfSi7X/?utm_source=ig_web_copy_link

Festival Bumi Serawai, Gagasan Muda untuk HUT Seluma 2025 yang Bermakna dan Berdaya

Gedung Daerah Serasan Seijoan menjadi tempat berlangsungnya agenda Coffee Morning Selasa, 15 April 2025

Seluma, news-raflesia-indonesia.my.id. Selasa, 15 April 2025, Gedung Daerah Serasan Seijoan menjadi tempat berlangsungnya agenda Coffee Morning yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Seluma. Acara ini menghadirkan Wakil Bupati Seluma, Gustianto, bersama sejumlah tokoh penting dari berbagai elemen masyarakat.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana santai namun sarat dengan ide-ide konstruktif. Diskusi yang digelar tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menyerap aspirasi untuk menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Seluma tahun 2025.

Salah satu ide menarik datang dari anggota DPRD Kabupaten Seluma, Febrinanda Putra Pratama, S.H., atau yang akrab disapa Dang Nanda. Ia menyampaikan pandangannya tentang perlunya kemasan perayaan HUT yang lebih segar, bermakna, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat Seluma saat ini sedang menghadapi tantangan psikis akibat kebijakan efisiensi di berbagai sektor. Dalam konteks ini, momentum HUT Seluma dinilai penting untuk membangkitkan semangat dan memberikan hiburan yang berkualitas.

Dang Nanda pun mengusulkan konsep Festival Bumi Serawai sebagai puncak perayaan. Ia menilai festival ini bisa menjadi ikon baru yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong geliat ekonomi lokal dan memperkenalkan budaya Seluma secara lebih luas.

Sebagai bentuk daya tarik, ia bahkan menyarankan agar panitia menghadirkan artis nasional, seperti Sheila On 7. Menurutnya, kehadiran bintang besar akan menarik perhatian publik dari berbagai daerah, sekaligus menghidupkan sektor UMKM, pariwisata, dan jasa.

Terkait dengan pembiayaan, Dang Nanda menyadari adanya keterbatasan anggaran daerah. Namun, ia menawarkan solusi berbasis kolaborasi, seperti menggandeng sponsor, menggalang partisipasi masyarakat, dan merancang strategi promosi yang efisien.

Ia menekankan pentingnya semangat bersama untuk mewujudkan gagasan ini. Festival Bumi Serawai, lanjutnya, diharapkan menjadi simbol persatuan, ruang ekspresi budaya, dan sumber kebanggaan masyarakat Seluma.

Foto: istimewa

Forum Coffee Morning ditutup dengan penuh optimisme. Gagasan yang disampaikan Dang Nanda mewakili aspirasi masyarakat, baik yang disampaikan langsung maupun melalui pesan WhatsApp. HUT Seluma 2025 berpeluang menjadi momentum kebangkitan jika dipersiapkan dengan matang dan dijalankan secara kolaboratif.

Ketua umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan apresiasi pelantikan Puri andamas: Sinergi pengusaha muda menuju sumsel maju.

Foto: Dok Yosia

news-raflesia-indonesia.my.id — Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara pelantikan Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Selatan (Sumsel), M Puri Andamas, untuk masa bakti 2025–2028.

Acara pelantikan tersebut digelar di Rumah Dinas Gubernur Griya Agung Palembang pada Selasa petang (15/4), dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan.

Foto: Dok Yosia

Yosia Yodan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Puri Andamas atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin HIPMI Sumsel ke depan.

Menurut Yosia, pelantikan ini merupakan momen strategis dalam memperkuat kolaborasi antar pengusaha muda lintas provinsi di wilayah Sumatera.

“Ini momentum terbaik untuk HIPMI Sumsel terus eksis dan memberikan energi positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” kata Yosia dalam keterangannya di Media Center HIPMI Bengkulu, Rabu pagi (16/4).

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, dalam sambutannya menyatakan kekagumannya terhadap komposisi pengurus HIPMI Sumsel yang baru.

Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal agar HIPMI tetap menjadi organisasi yang utuh dan solid tanpa adanya perpecahan.

“Jaga hubungan internal dan eksternal. Jangan sampai terpecah belah,” tegas Herman Deru dalam pidato pelantikannya.

Foto: Dok Yosia

Gubernur juga menegaskan salah satu misi utama Pemprov Sumsel periode 2025–2030 adalah mencetak 100 ribu Sultan Muda melalui kewirausahaan.

Ia mengajak HIPMI untuk turut berperan aktif dalam membina dan mencetak pengusaha muda baru dengan memanfaatkan fasilitas pengembangan yang telah disiapkan, seperti di OJK.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, juga hadir dan menyampaikan pesan penting kepada pengurus baru agar segera melakukan konsolidasi dan kolaborasi lintas daerah.

Akbar menyebutkan bahwa Sumsel memiliki sumber daya alam yang sangat potensial, yang jika dikelola secara maksimal, akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

“HIPMI harus menjadi jembatan antara pemerintah dan pengusaha, serta berperan aktif sebagai katalisator pembangunan ekonomi,” ungkap Akbar.

M Puri Andamas dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan semua pihak atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan.

Ia menuturkan, saat ini terdapat sekitar 200 pengusaha muda lokal tergabung dalam HIPMI Sumsel yang siap berkontribusi untuk kemajuan provinsi.

“HIPMI Sumsel akan menjadi rumah besar bagi pengusaha muda dalam mengembangkan potensi dan daya saing mereka,” tutup Puri dengan optimisme.

RBPL HIPMI Bengkulu: Sinergi pengurus untuk majukan UMKM dan pengusaha muda

Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Senin, (14/4) pukul 11.30 WIB di Hipmi Centre (HC) Bengkulu

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Senin, (14/4) pukul 11.30 WIB di Hipmi Centre (HC) Bengkulu. Rapat ini dihadiri oleh seluruh ketua bidang dan pengurus BPD HIPMI Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas kehadiran seluruh pengurus. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kekeluargaan dalam kepengurusan BPD HIPMI Bengkulu.

Rapat RPBL di Ruang HIPMI Center Bengkulu

“Hari ini sangat luar biasa, semua teman-teman kepengurusan ini semua cerdas, semua orang-orang hebat putra-putri Provinsi Bengkulu yang saya banggakan. Saya berharap di kepengurusan ini kita adalah satu keluarga yang perlu dikolaborasi baik dari pengurus daerah maupun pengurus provinsi bahkan sampai ke BPP Pengurus pusat yang sangat luar biasa,” ujar Yosia Yodan.

Dalam rapat yang digelar oleh HIPMI Bengkulu, sejumlah program unggulan dibahas untuk memperkuat organisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu program utama adalah penambahan Kartu Tanda Anggota (KTA) HIPMI se-Provinsi Bengkulu guna memperluas jaringan dan memperkuat basis keanggotaan. Selain itu, diinisiasi juga program corporate merchant yang menjalin kerja sama antara pemegang KTA HIPMI dan para pengusaha lokal, dengan target 50 hingga 100 merchant di Bengkulu.

Untuk mendorong sinergi lintas bidang, pengurus HIPMI akan mengembangkan kolaborasi antar bidang dalam menjalankan program-program strategis. Penguatan kapasitas pengurus muda juga menjadi perhatian, di antaranya melalui distribusi buku “Pitch Deck” karya Helmy Yahya. Helmy juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam seminar Communibranding yang akan digelar pada 31 Mei 2025 di Bengkulu.

Kegiatan lain yang akan digelar termasuk Fun Run untuk mempererat kebersamaan dalam semangat hidup sehat, serta sesi wawancara eksklusif dengan pengurus BPC dan BPD HIPMI Bengkulu sebagai ruang refleksi organisasi. Pada 30 April 2025 mendatang, HIPMI akan menggelar kegiatan “Nge-Branding HIPMI Centre UMKM” dan mengundang seluruh BPC untuk memamerkan produk UMKM unggulan dari masing-masing kabupaten.

HIPMI juga merancang pelatihan di HIPMI Centre serta agenda kunjungan pengurus ke seluruh UMKM dan pedagang kaki lima di Kota Bengkulu, guna memberikan dukungan langsung kepada para pelaku usaha. Di samping itu, akan dilakukan kunjungan ke setiap kabupaten untuk audiensi dan melihat potensi daerah secara langsung. Forum investasi bulanan juga akan digelar di HIPMI Centre untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sebagai bagian dari promosi wilayah, HIPMI mengagendakan kegiatan “Mela Belanjo” di Kawasan Pantai Panjang pada 28 April 2025, sekaligus mengadakan kegiatan “HIPMI Jalan-Jalan” sebagai bentuk pendekatan dengan masyarakat. Terakhir, HIPMI juga merancang Road Show BPD HIPMI ke setiap BPC kabupaten sebagai bentuk penguatan sinergi antar pengurus di seluruh Provinsi Bengkulu.

Yosi Yodan, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, menyampaikan bahwa persiapan untuk menyambut Helmi Yahya sudah maksimal. Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi pengusaha muda di Bengkulu untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Acara ini juga terbuka untuk umum.

Rapat ini merupakan langkah strategis BPD HIPMI Bengkulu dalam mempersiapkan program-program yang bermanfaat bagi pengusaha muda di Provinsi Bengkulu. Diharapkan, program-program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lebih banyak pengusaha muda yang sukses. (ADV)

Disnakertrans Prov Bengkulu gandeng pembangkit listrik untuk pelatihan kerja

Foto: Dok. Disnakertran Prov. Bengkulu

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke perusahaan pembangkit listrik di Bengkulu, Senin (14/4).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarif, bersama sejumlah pejabat penting seperti Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan, Kabid Penempatan Tenaga Kerja, dan Kabid Pelatihan Produktivitas. Turut hadir pula perwakilan dari PT Sucofindo sebagai perusahaan pendamping analisis bahan berbahaya serta jasa keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Foto: Dok. Disnakertran Prov. Bengkulu

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan, khususnya dalam pelatihan dan penempatan tenaga kerja lokal. Dalam pertemuan formal tersebut, Kadisnaker meminta kepada PT TLB dan PT PCIP agar dapat menyampaikan informasi lowongan kerja kepada Disnaker.

Selain itu, Disnaker mendorong pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana pelatihan bagi calon pekerja perusahaan tersebut. Kadisnaker juga menawarkan agar pihak perusahaan memanfaatkan instruktur BLK untuk kegiatan training teknis maupun non-teknis.

Direktur PT TLB, Mr. Chao, menyambut baik inisiatif tersebut. Mr. Chao mengungkapkan kerja sama ini penting untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia lokal.

Ia juga berharap kolaborasi ini dapat membuat para pekerja Bengkulu merasa betah bekerja di daerah sendiri dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Dalam kesempatan yang sama, PT Sucofindo memaparkan rencana pelaksanaan riksa uji K3 yang akan berlangsung selama tiga minggu mulai 15 April 2025.

Pemeriksaan tersebut akan mencakup delapan item mesin produksi serta alat-alat kerja lainnya di lingkungan PT TLB. Disnakertrans juga melakukan pembinaan terkait Norma Kerja, termasuk kewajiban pelaporan tenaga kerja asing (TKA) di lingkungan perusahaan. Perusahaan menyatakan kesiapan untuk mematuhi seluruh kewajiban, termasuk PNBP dan penerapan aturan sesuai Permenaker No.13 Tahun 2013. Rls

BPD HIPMI Bengkulu dukung program kopi bumi merah putih: Menuju kejayaan kopi robusta

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, melalui perwakilannya Ketua Bidang III Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lingkungan Hidup, dan Kehutanan BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Satria Muhammad, menghadiri rapat ekspose pembangunan program Kopi Bumi Merah Putih yang digelar di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, pada Jumat (11/4/2025).

Rapat tersebut mengusung tema “Mengembalikan Kejayaan Kopi Bengkulu” dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan sektor perkebunan dan ekonomi kreatif. Kehadiran HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dunia usaha muda untuk turut serta mendorong sektor pertanian unggulan daerah, khususnya komoditas kopi robusta yang menjadi andalan Provinsi Bengkulu.

Satria Muhammad dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam meluncurkan program Kopi Bumi Merah Putih. Menurutnya, program ini sangat strategis karena memberikan harapan baru bagi petani kopi, terutama dalam menjamin harga jual yang layak serta membuka akses ke pasar yang lebih luas.

 

“Kami dari HIPMI Bengkulu sangat mengapresiasi inisiatif Gubernur Helmi Hasan dalam menjalankan program Kopi Bumi Merah Putih. Ini adalah langkah konkret yang mampu memberikan kepastian harga kepada petani. Lebih dari itu, dorongan terhadap sertifikasi internasional juga akan menjadi nilai tambah luar biasa bagi Kopi Bengkulu di pasar global,” ujar Satria.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Dalam arahannya, Herwan menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memajukan komoditas kopi. Ia juga menyampaikan bahwa rapat ini menghadirkan pemaparan dari Asosiasi Kopi Internasional yang memberikan gambaran rencana besar dalam pengembangan kopi robusta Bengkulu ke tingkat internasional.

“Kita rangkul semua pihak agar Kopi Bengkulu bisa mendunia. Upaya ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga kualitas dan kesinambungan rantai pasok kopi dari hulu ke hilir,” kata Herwan.

HIPMI Bengkulu menegaskan kesiapan untuk terlibat aktif dalam pendampingan petani, pengembangan rantai distribusi, serta promosi kopi melalui berbagai kanal nasional dan internasional. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan Bengkulu mampu kembali menjadi salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia dan dunia. Rls

error: Content is protected !!