banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Yosia Yodan Siap Dilantik Sebagai Ketua Umum Baru

Hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu menetapkan Yosia Yodan sebagai Ketua Umum terpilih. Proses pemilihan berlangsung lancar di Ballroom Hotel Mercure, Rabu (18/12/2024), dan melibatkan 19 voters yang secara aklamasi memilih Yosia sebagai pemimpin baru.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda XV, Jumi Irawan, mengungkapkan bahwa seluruh proses Musda dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku. “Dalam Musda kali ini, hanya terdapat satu calon Ketua Umum, yaitu Yosia Yodan. Dengan hasil akhir, 19 voters memilih secara aklamasi. Berdasarkan keputusan tersebut, beliau resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu terpilih,” ujar Jumi.

Yosia Yodan dijadwalkan akan dilantik sebagai Ketua Umum HIPMI Bengkulu pada Kamis (19/12). Prosesi pelantikan akan digelar di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu dengan kehadiran Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Akbar Himawan Buchari.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momen penting dalam memulai kepemimpinan Yosia Yodan. Mengusung tema “Wujudkan Ekosistem Kewirausahaan Melalui Pengusaha Muda Menuju Bengkulu Maju,” kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa perubahan yang positif bagi HIPMI Bengkulu.

Dengan terpilihnya Yosia Yodan, para anggota HIPMI Bengkulu menaruh harapan besar pada kepemimpinannya. Yosia diharapkan mampu menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah dan menciptakan berbagai program untuk mendukung kewirausahaan muda di Bengkulu.

Sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha muda, HIPMI memiliki tanggung jawab strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Yosia Yodan, dengan pengalaman dan visi yang dimilikinya, diharapkan dapat membawa organisasi ini lebih berkontribusi dalam mewujudkan potensi ekonomi lokal.

Musda ke-XV menjadi tonggak penting dalam perjalanan HIPMI Bengkulu. Dengan kepemimpinan baru di bawah Yosia Yodan, organisasi ini siap melangkah ke depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi. Tema besar yang diusung dalam Musda kali ini menjadi panduan untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih dinamis di Bengkulu.

Para anggota HIPMI optimistis bahwa Yosia dapat memimpin organisasi dengan baik dan membawa HIPMI Bengkulu ke level yang lebih tinggi. Dengan pelantikan yang dijadwalkan besok, perjalanan baru organisasi ini diharapkan segera dimulai dengan langkah yang penuh semangat dan komitmen.

 

Resmi Beroperasi, Rest Area KM 5 Tol Bengkulu-Taba Penanjung Tawarkan Beragam Fasilitas

18/12/24 di Rest Area KM 5 A dan KM 5 B di ruas Tol Bengkulu-Taba Penanjung

news-raflesia-indonesia.my.id – Pada Rabu (18/12), Bhaskoro Rindargo Branch Manager Hutama Karya, menyampaikan bahwa  Rest Area KM 5 A dan KM 5 B di ruas Tol Bengkulu-Taba Penanjung, sudah selesai dan beroperasi. Menghadirkan Berbagai fasilitas seperti masjid, toilet, area parkir, kios makanan, hingga Wi-Fi gratis siap melayani pengunjung.

Lebih lanjut Bhaskoro, menjelaskan bahwa rest area ini dirancang dengan konsep modern dan ramah pengguna. “Selain sebagai tempat istirahat, kami ingin rest area ini menjadi ruang aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Rest area ini berdiri di atas lahan seluas 12,4 hektare. Selain sebagai tempat istirahat, area ini juga dirancang untuk mendukung aktivitas komunitas dan masyarakat umum. Bahkan, tempat ini pernah menjadi lokasi kontes mobil yang diikuti komunitas otomotif dari Bengkulu.

Proses finalisasi kerja sama dengan pihak SPBU dan minimarket terus dilakukan untuk melengkapi layanan. Kehadiran rest area ini diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mendukung perekonomian lokal

Ketua DPD RI Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B Najamudin mendukung wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Wacana ini sebelumnya diutarakan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUT ke-60 Partai Golkar pekan lalu.

Dukungan Sultan sejalan dengan alasan yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo yakni untuk mengevaluasi sistem pemilihan kepala daerah langsung yang selama ini berlaku. Menurut Sultan, pemilihan oleh DPRD dapat menjadi solusi efektif untuk meminimalisir biaya politik yang tinggi dan praktik politik uang dalam Pilkada.

“Saya kira wacana ini jangan dimaknai sebagai langkah mundur demokrasi, melainkan bentuk penyempurnaan sistem yang sesuai dengan realitas politik bangsa kita. Artinya semua opsi masih terbuka. Selama ini, pemilihan langsung memang memberikan ruang partisipasi yang lebih besar kepada rakyat, namun juga membuka celah munculnya biaya politik yang besar dan rawan korupsi,” ujar Sultan di Bengkulu, Selasa, (17/12/24)

Praktik politik uang dan tingginya biaya kampanye kata Sultan sering kali membuat kepala daerah terjebak dalam berbagai permasalahan setelah terpilih. Hal ini termasuk potensi penyalahgunaan wewenang dan anggaran daerah untuk mengembalikan modal politik yang dikeluarkan saat kampanye. Mekanisme pemilihan melalui lembaga perwakilan diyakini bisa menjadi pilihan agar kepala daerah dapat lebih fokus menjalankan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

“Saya tidak mengatakan demokrasi kita hari gagal tapi ada opsi untuk menyederhanakan (sistem). Perlu teman-teman ingat juga Pancasila kita mengamanahkan sistem perwakilan bukan demokrasi liberal. Sila keempat itu demokrasi perwakilan bukan demokrasi liberal tapi delebralatif. Intinya ayo kita bangun demokrasi kita ini dengan niat baik” kata Sultan

Sultan kemudian menegaskan, apa pun bentuk perubaham dalam sistem politik dan demokrasi harus diiringi dengan penguatan sistem pengawasan serta peningkatan transparansi. “Misalnya nanti wacana ini resmi kita pakai, penting untuk memastikan DPRD menjalankan fungsi representasinya secara baik, tanpa adanya intervensi atau transaksional politik dalam pemilihan kepala daerah,” tegas Sultan

Namun, sambung Sultan wacana tersebut masih perlu kajian yang mendalam sebelum diwujudkan. Masukan dari berbagai pihak  termasuk akademisi, pakar politik, dan masyarakat, dan ormas agar keputusan yang diambil benar-benar membawa kebaikan bagi sistem demokrasi.

“Saya secara pribadi sepakat dan mendukung tapi kalau secara kelambagaan (DPD) itu nanti ya. Wacana ini sebenarnya sudah saya tuliskan dalam buku saya dan beberapa kali juga diskusi dengan Pak Presiden, kata beliau pilkada kita ini very-very high cost dan beliau sangat konsen sekali. Jadi apa pun variabel perubahannya, sejauh untuk perbaikan demokrasi dan untuk rakyat saya mendukung” kata Sultan. *** (RLS)

Semangat Peserta Hot Sprint 2024 Bengkulu Tak Luntur Meski Dihujan Deras.

News-raflesia-indonesia.my.id – Bengkulu Running School (BRS), yang merupakan club running berbadan hukum, menyelenggarakan event Hot Sprint 2024 di Stadion Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Acara ini resmi dibuka pada Senin, 16/12, dan melibatkan peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang ada di Bengkulu. Event ini juga didukung Kemenpora. “Ungkap Edwin Frezen Gumay,” seraya berharap agar event serupa dapat diadakan setiap tahun.

Pembukaan event tersebut diwarnai dengan hujan deras, namun hal ini tidak mengurangi semangat para peserta untuk berlomba dalam ajang lari sprint. Pada hari pertama, perlombaan tingkat SD laki-laki dan perempuan untuk sprint 60 meter berlangsung dengan semangat tinggi. Besoknya, perlombaan akan memasuki babak semi final dan dilanjutkan ke final pada Selasa, 17/12. Di hari yang sama, perlombaan tingkat SLTP untuk sprint 80 meter dan SLTA untuk sprint 100 meter juga akan berlangsung dari babak awal hingga final.

Afrizal, guru olahraga dari SDN 19 Kota Bengkulu, mengungkapkan rasa optimisnya dengan membawa 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Dari 6 peserta yang mengikuti perlombaan di hari pertama, 4 siswa berhasil melanjutkan ke babak semi final yang akan berlangsung pada Selasa, 17/12. “Saya berharap anak didik saya bisa naik podium besok. Amin,” ungkap Afrizal dengan penuh harap.

Puncak FLEKSI 2024 Berlangsung Meriah, Edukasi Inflasi Jadi Sorotan

Puncak acara Festival Edukasi Inflasi (FLEKSI) 2024 yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu berlangsung meriah pada Kamis, (12/11), di Hotel Santika, Bengkulu. Acara ini, yang telah dimulai sejak 18 November 2024, mengusung berbagai kegiatan edukatif, lomba interaktif, dan kompetisi kreatif untuk melibatkan masyarakat dalam memahami dan mengelola dampak inflasi.

Deputi Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Dhita Aditya Nugraha, menegaskan bahwa FLEKSI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang inflasi dan dampaknya terhadap daya beli. Peserta acara, seperti Ameng dan Nasti, turut mengapresiasi keseruan dan manfaat kegiatan ini. “Banyak kuis, hadiah, dan lomba menarik yang kami nikmati,” ujar Ameng. Nasti menambahkan bahwa FLEKSI 2024 sukses menjadi ajang edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat Bengkulu.

“Misteri Pagar Besi di Depan Rumah Pak Syamsu Anwar”

Malam hari jam 22.00 pada tanggal (11/12), jalan Belitung di kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu, digemparkan oleh keberadaan pagar besi stainless yang tiba-tiba muncul di depan rumah Pak Syamsu Anwar. Tidak diketahui siapa pemilik pagar tersebut, namun warga sekitar telah melihat dan memfoto keberadaan pagar tersebut. “Ungkap Pak Syamsu, yang juga merasa bingung dengan kehadiran pagar tersebut.

Lebih Lanjut Pak Syamsu Anwar telah melaporkan kejadian ini kepada Pak RW 05, Muslim Pariman. Namun, hingga pagi hari sekitar pukul 07.30 pada tanggal (12/12), pemilik pagar tersebut belum muncul untuk mengambilnya. Pagar menutup lalu lintas mobil anak Pak Syamsu Tidak bisa keluar, pagar besi itu dipindahkan ke sebelah kiri depan rumah. “Ujar Pak Syamsu, yang berharap pemilik pagar segera mengambilnya.

Diduga Anak Funk Tinggalkan Pagar Besi di Depan Rumah Pak Syamsu yang hendak menjualnya ke tempat barang bekas yang berlokasi tidak jauh dari rumah Pak Syamsu. Namun, karena tempat tersebut tutup pada malam hari, anak Funk itu kembali dan meninggalkan pagar di depan rumah Pak Syamsu. Saat Pak Syamsu pulang dari melayat, ia terkejut melihat pagar tersebut. “Lebih lanjut, anak-anak di lingkungan sekitar bercerita kepada Pak Syamsu bahwa itu anak Funk yang membawa pagar tersebut.

error: Content is protected !!