banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Reses Perdana, Rina Sulastry Fokus pada Kesehatan dan Ekonomi Warga Ratu Samban

news-raflesia-indonesia.my.id –

Dalam reses perdananya pada Sabtu (9/12) di Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, anggota DPRD Kota Bengkulu, Rina Sulastry, menegaskan komitmennya untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. “Ini merupakan reses pertama saya, jadi saya mencoba berkolaborasi untuk mendengar kebutuhan mereka. Rata-rata kebutuhan masyarakat ini tidak jauh dari kesehatan dan ekonomi,” ujarnya. Fokus utamanya adalah membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan BPJS akibat kendala digitalisasi. “Banyak masyarakat yang tidak melek digital, sehingga hak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis tidak dapat diakses,” tambah Rina.

Sebagai wakil rakyat, Rina menekankan perannya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. “Kami ini pengawas dan jembatan aspirasi. Tidak semua aturan bisa langsung diubah, tapi aspirasi tetap kami tampung, disuarakan, dan diusulkan kepada pemerintah. Jika disetujui, tentu kami sangat bersyukur. Kalau tidak, itu menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti,” katanya dengan tegas.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai pertanyaan terkait masalah sosial, kesehatan, dan BPJS. Masalah infrastruktur, seperti pengadaan fasilitas dan perbaikan jalan, juga menjadi topik utama yang dibahas. Selain itu, isu banjir menjadi perhatian khusus mengingat wilayah tersebut termasuk daerah rawan banjir. Rina berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik atas semua aspirasi yang disampaikan.

HUT ke-19 Bakamla RI: Donor Darah dan Bakti Sosial Warnai Peringatan di Bengkulu

news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengadakan kegiatan donor darah dan bakti sosial pada Senin, (10/12), di Hotel Horizon, Bengkulu. Acara ini menggandeng berbagai pihak seperti relawan Bakamla, RAPALA, Angkatan Laut, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu. Sebanyak 60 orang ikut ambil bagian sebagai pendonor darah, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan kemanusiaan ini.

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Provinsi Bengkulu, Hj. Hendarini, B.Sc., S.Sos., M.M., mengapresiasi langkah ini sebagai upaya nyata untuk menjawab kekurangan stok darah yang masih menjadi masalah serius di Kota Bengkulu. Dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa, kebutuhan darah di kota ini mencapai 4.000 kantong per bulan. Namun, stok yang tersedia sering kali kurang hingga 2.000 kantong. “Kegiatan seperti ini sangat membantu. Meski belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, langkah ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat Bengkulu,” ujar Hj. Hendarini.

Selain donor darah, acara ini juga melibatkan kegiatan sosial lain untuk mempererat hubungan antara Bakamla, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait. Tema HUT kali ini mencerminkan semangat solidaritas dan pengabdian, sejalan dengan misi Bakamla sebagai garda terdepan keamanan laut yang peduli pada isu-isu sosial. Salah satu pendonor, Rolinda, siswi kelas 12 SMK 1 Kota Bengkulu, merasa bangga bisa berkontribusi. “Ini pertama kalinya saya mendonor darah, semoga bisa membantu mereka yang membutuhkan,” katanya.

 

“Optimisme Ekonomi Bengkulu 2025: BI Soroti Sinergi Moneter dan Fiskal”.

news-raflesia-indonesia.my.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan mengadakan Sarasehan Perekonomian Bengkulu dengan tema “Sinergi Moneter dan Fiskal: Transformasi Ekonomi Bengkulu untuk Ketahanan Ekonomi Masa Depan” di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Senin (9/12). Kepala BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bengkulu tahun 2024 diproyeksikan mencapai 4,5-4,9% dengan inflasi terkendali di angka 2,5% ± 1%. Melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal, diharapkan ketahanan ekonomi Bengkulu semakin kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Wahyu menjelaskan, meskipun terdapat perlambatan pada Triwulan III akibat normalisasi konsumsi rumah tangga setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah, peluang perbaikan tetap ada. “Pada Triwulan IV, Pilkada, HBKN, dan Natal-Tahun Baru diharapkan mampu meningkatkan konsumsi rumah tangga,” ujarnya. Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan harga komoditas global seperti batu bara, CPO, kopi, dan teh yang menjadi andalan ekonomi Bengkulu. “Pergerakan harga dunia memengaruhi daya beli masyarakat dan pendapatan daerah,” tambahnya.

Sarasehan ini juga menjadi forum diskusi mendalam antara para pemangku kepentingan. Dengan melibatkan pakar ekonomi nasional, termasuk dari Bank Permata, BI berupaya mengedukasi pengambil kebijakan dan pelaku usaha terkait kondisi global, nasional, dan lokal. “Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Bengkulu tetap tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” tegas Wahyu. Optimisme tetap terjaga, meski tantangan musiman dan ketergantungan pada komoditas global terus menjadi perhatian utama.

“Komitmen Pemprov Bengkulu: Dukung Keamanan Laut Melalui Hibah Lahan”

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan terkait hibah dua lahan untuk pembangunan stasiun Bakamla di Bengkulu, Senin (9/12). Kegiatan yang berlangsung di Grage Hotel Kota Bengkulu ini turut dihadiri Plt. Gubernur Bengkulu Rosjonsyah, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot), serta pengurus Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) Bakamla Bengkulu. Penandatanganan ini menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan keamanan laut di wilayah Bengkulu yang strategis dan luas.

Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu Rosjonsyah mengapresiasi upaya Bakamla RI yang secara aktif membangun infrastruktur keamanan laut. “Tentunya kita selalu mendukung program yang sangat baik dan maju demi keamanan laut Bengkulu yang sangat luas,” ujar Rosjonsyah, mantan Bupati Lebong dua periode. Dukungan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap laut Bengkulu, yang memiliki potensi besar sekaligus tantangan keamanan.

Sementara itu, Laksdya TNI Dr. Irvansyah menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah provinsi yang telah menghibahkan dua lahan untuk pembangunan stasiun Bakamla. “Mulai tahun depan akan segera kita bangun karena kalau tidak segera dibangun takutnya diambil lagi dan diganti yang lain,” canda Irvansyah yang juga putra asli Kota Bengkulu. Selain penandatanganan nota kesepakatan, acara ini juga menjadi momen penting dengan pengukuhan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) Bengkulu. Rapala diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat keindahan laut, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan keamanan laut yang berkelanjutan.

HUT Ke-19 BAKAMLA: Giat Bersih Pantai dan Tanam 750 Bibit Cemara

news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka memperingati HUT Ke-19 Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Republik Indonesia, lembaga tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan menjaga ekosistem laut. Kepala BAKAMLA RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah, menyampaikan ajakan ini dalam konferensi pers usai penanaman 750 pohon secara simbolis yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia (9/12). “Hari ini kita menanam pohon dan membersihkan sekitar pantai. Ini adalah upaya bersama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk menjaga ekosistem laut Indonesia,” ungkap Irvansyah.

Penanaman pohon tersebut tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan laut. Laut yang bersih tidak hanya penting bagi keberlangsungan ekosistem, tetapi juga untuk keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil laut.

Irvansyah, yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Bengkulu, juga menyampaikan rencana membangun stasiun BAKAMLA di Bengkulu. “Saya berasal dari Bengkulu, SD, SMP, SMA di sini. Alhamdulillah, kami akan menerima hibah lahan di Kota Bengkulu dan Pulau Enggano untuk pembangunan stasiun. Harapannya, nelayan semakin sejahtera dengan kekayaan laut yang lebih terjaga,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan menjadi momentum bagi kemajuan Provinsi Bengkulu, terutama dalam pemanfaatan sumber daya laut.

 

Penanganan Drainase dan Jalan Jadi Fokus Utama Reses Asman

Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Asman, menggelar reses di Grand Mentari Guest House Sukamerindu Kota Bengkulu (8/12). Acara ini dihadiri oleh masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) Asman, utusan PU kota Bengkulu, Dalam sesi tanya jawab, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, terutama terkait permasalahan infrastruktur, seperti penanganan banjir dan jalan yang rusak.

Asman menjelaskan bahwa masalah drainase dan banjir menjadi keluhan yang paling dominan dalam reses kali ini. “Dari penjaringan aspirasi yang saya lakukan, masyarakat masih banyak mengeluhkan soal drainase dan banjir. Struktur hidrolatik di kawasan ini memang berupa cekungan, sehingga penumpukan air sering terjadi,” ujar Asman. Ia menambahkan bahwa upaya untuk membersihkan drainase, melebarkan saluran yang kecil, serta melakukan perawatan pada jalan akan menjadi fokus utama. “Kami juga akan mendorong Dinas PU untuk merealisasikan pembangunan di jalan-jalan yang belum tersentuh,” tambahnya.

Menurut Asman, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara instan karena memerlukan anggaran besar. “Kami akan terus memperjuangkan agar alokasi anggaran di Dinas PU bisa lebih maksimal. Untuk itu, saya berharap masyarakat bersabar karena ini memerlukan proses,” kata Asman. Selain itu, masyarakat di kawasan Rauh Makmur juga menyampaikan keluhan serupa, sehingga solusi jangka panjang menjadi prioritas yang harus direncanakan secara matang.

Dengan reses ini, Asman berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi pijakan penting dalam menyusun kebijakan dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu.

error: Content is protected !!