banner 1000x350

Redaksi

970 KIRIMAN 0 KOMENTAR

“Peresmian HIPMI centre Bengkulu, wadah baru bagi pengusaha muda”

News-raflesia-indonesia.my.id – Pada 15 Februari 2025, Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu resmi membuka HIPMI Centre. Berlokasi di Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, HIPMI Centre diresmikan langsung oleh Koordinator Bina Wilayah Sumatera, Auni Abdul. Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari pihak pemerintah, BUMN, perbankan, dan pengusaha-pengusaha. HIPMI Centre diharapkan menjadi wadah dan tempat bagi pengusaha muda Bengkulu untuk berkumpul, berbagi ide, dan memajukan provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Murlin Hanizar, mewakili Plt. Gubernur Rosjonsyah, menyampaikan dalam sambutannya bahwa keberhasilan HIPMI saat ini tidak lepas dari kontribusi HIPMI sebelumnya. “Dengan kepemimpinan baru, banyak kegiatan besar yang diadakan. Kami dari pariwisata Provinsi Bengkulu mengurusi ekonomi kreatif, seperti kuliner bisa berkolaborasi. Kami berharap BPC dan BPD HIPMI Bengkulu saling mendukung sehingga potensi Bengkulu yang ada bisa maju. Saya harap HIPMI dapat memajukan pariwisata,” ujarnya.

Murlin juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi sektor pariwisata, seperti masalah kapal pesiar yang tidak bisa loading penumpang dengan cepat. “Aturan imigrasi hanya 6 jam, terbuang 2 jam sudah banyak rugi. Paket wisata yang ingin belanja di UMKM waktunya berkurang dan mengalami kerugian bagi pengusaha UMKM. Marlin juga menyampaikan Pesan pimpinan, semoga HIPMI Bengkulu terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten di Provinsi Bengkulu.”

Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, juga hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan permohonan maaf dari PJ Walikota yang tidak bisa hadir. “Beliau sangat mendukung kegiatan BPD HIPMI Bengkulu. Kita bangga Ketua BPD HIPMI Bengkulu dari kota Bengkulu. Ini menjadi apresiasi terbaik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bengkulu. HIPMI Centre merupakan sarana dan prasarana bagi UMKM, yang tetap bertumbuh meskipun saat pandemi,” ungkap Nurlia Dewi.

Nurlia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi seperti HIPMI. “Kami mendukung penuh inisiatif ini dan berharap HIPMI Centre akan menjadi pusat koordinasi serta konsultasi yang bermanfaat bagi UMKM di Kota Bengkulu. Ini adalah langkah besar dalam memperkuat ekonomi daerah,” kata Nurlia Dewi. Ia juga berharap HIPMI Centre dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong UMKM untuk naik kelas.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengenang awal karirnya saat Yuan Dagama memasukkannya sebagai ketua bidang II. “Saat ini, saya menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu. Terima kasih atas support dari perbankan Bengkulu, GM Garuda Bobby, GM Angkasa Pura, dan seluruh badan pengurus daerah,” ujar Yosia. Ia juga mengajak teman-teman di daerah untuk bersatu dan berkolaborasi. “Saingan kita bukan hanya sesama pelaku usaha dalam negeri, tetapi juga investor dari luar. Putra-putri Bengkulu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Periode HIPMI sangat singkat, hanya 3 tahun, jadi berbuatlah semaksimal mungkin.”

Yosia Yodan juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bengkulu. “Jangan lupa memuliakan orang tua kita, karena dengan memuliakan orang tua, kita memuliakan Tuhan,” ungkap Yosia.

Di depan awak media, Yosia menjelaskan bahwa tiga lantai HIPMI Centre akan dipergunakan secara maksimal. Lantai dasar untuk UMKM-UMKM, lantai kedua sebagai sekretariat BPD HIPMI Bengkulu, dan lantai ke tiga untuk podcast dan perpustakaan.

Korwil Sumatera BPP HIPMI, Auni Abduh, menyampaikan salam dari Ketua Umum yang tidak bisa hadir karena undangan dari Presiden Prabowo. Auni mengungkapkan bahwa HIPMI Centre Bengkulu adalah yang pertama di Indonesia dari 38 HIPMI Centre di seluruh Indonesia ada di zaman Ketum BPP hipmi Akbar Himawan Buchari. “BPD HIPMI Bengkulu adalah yang pertama melakukan Diklada dan Rakerda. Dengan adanya HIPMI Centre ini, Bengkulu menjadi barometer BPD HIPMI di daerah lain, menjadi satu-satunya di Indonesia dan satu-satunya di pulau Sumatera ” ujar Auni.

Auni juga menceritakan pertemuannya dengan Yosia Yodan sebelum pencalonan sebagai Ketua Umum HIPMI. “Saya bertanya kepada Yosia apakah sudah mendapat restu dari istri. Yosia datang didampingi oleh Mantum Undang,” kenangnya. Auni juga menekankan pentingnya membuat program kopi dengan label Bengkulu untuk pasar internasional, mengingat Bengkulu memiliki kopi terbaik yang sering dipacking di daerah lain.

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Murlin Hanizar, juga berharap agar HIPMI Centre dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian daerah. HIPMI Centre bukan hanya sekedar gedung, tetapi juga simbol semangat kolaborasi dan inovasi bagi para pengusaha muda di Bengkulu. Keberadaan pusat ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan membantu pengusaha muda dalam mengembangkan usaha mereka, sehingga ekonomi daerah dapat terus berkembang.

Dengan komitmen kuat dari HIPMI Bengkulu dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan HIPMI Centre dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal. Pengusaha-pengusaha baru dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk bersama-sama maju. “Harapan kami, dengan kolaborasi, kita dapat membuktikan bahwa Bengkulu dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tutup Yosia.

“Ketua umum BPD HIPMI Bengkulu kunjungi stand UMKM di HIPMI expo”

news-raflesia-indonesia.my.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu resmi menggelar HIPMI Expo 2025 , yang ditandai dengan kunjungan langsung Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, ke stand-stand UMKM peserta. Acara ini berlangsung pada hari Jum’at, 14 Februari 2025, dan dihadiri oleh berbagai pelaku usaha di Provinsi Bengkulu.

“Ini adalah pelaksanaan HIPMI Expo hari pertama, dan mudah-mudahan terus berjalan sesuai rencana. Kita senang Kanda dan Yunda bisa berjualan dengan lancar, karena memang tugas HIPMI adalah berkolaborasi dengan UMKM-UMKM di Provinsi Bengkulu,” ujar Yosia saat membuka acara. Ia juga menekankan pentingnya kerjasama dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

Saat mengunjungi berbagai stand UMKM, Yosia memberikan semangat dan dukungan kepada para pelaku usaha agar terus berkembang. “UMKM harus punya point of sales, yaitu keunggulan dalam sebuah produk. Ini harus terus dikembangkan agar semakin maju. Sukses untuk semua, semoga ke depan kita bisa menjalankan program baru untuk lebih mengembangkan produk lokal,” tambahnya.

Tidak hanya itu, HIPMI juga berencana mengadakan berbagai program promosi bagi UMKM Bengkulu agar lebih dikenal luas. “Nanti kita akan adakan event dan akan mempromosikan UMKM HIPMI melalui media sosial agar jangkauannya semakin luas,” ungkap Yosia, memberikan harapan baru bagi pelaku usaha di Bengkulu.

Dukungan dari Ketua Umum HIPMI ini disambut baik oleh para pelaku UMKM. Salah satu peserta, Karti Ningsih, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam HIPMI Expo dan mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produknya. “Dengan hadirnya Ketum di stand kami, tentu kami merasa senang. Produk kami bisa lebih dikenal, dan ini bukan hanya menambah omset, tetapi juga memperluas pasar,” ujarnya dengan antusias.

Karti juga berharap acara seperti ini dapat diadakan lebih sering karena sistem pembayaran menggunakan voucher dinilai sangat membantu para pedagang. “Sistem voucher ini sangat membantu kami dibandingkan pembayaran tunai, karena pasti ada transaksi yang terjadi. Semoga Bapak Ketum selalu sehat dan terus memiliki program yang baik agar kami, para pelaku UMKM, bisa semakin berkembang,” harapnya.

Dengan antusiasme yang tinggi dari para pelaku UMKM, HIPMI Expo diharapkan menjadi ajang strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Bengkulu. Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menutup kunjungannya dengan harapan besar agar UMKM di Bengkulu terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

 

 

Yodan Land Group Luncurkan Groundbreaking highscope middle school dan Luma Kraving development di Bengkulu

news-raflesia-indonesia.my.id – Yodan Land Group, perusahaan Bergerak dibidang, perhotelan, perkebunan, bakry, wahana hiburan, kesehatan, dan Pendidikan. Salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Yodan Land Group, Pada sabtu (15/2/2025) mengumumkan Groundbreaking untuk dua proyek terbarunya di Kota Bengkulu yakni Highscope Middle School dan Luma Kraving Development. Acara Groundbreaking dilaksanakan Jl. Kapuas Raya No. 205, Kel. Padang Harapan, Kec. Gading Cempaka, Bengkulu. dihadiri oleh jajaran direksi Yodan Group, perwakilan pemerintah daerah, Perwakilan dari Perbankan, Perwakilan dari Bank indonesia, BPD daerah dan cabang Hipmi.

Dalam sambutannya yosia yodan menyampaikan grandbreking Middle Scool sekaligun luma kraving ini adalah.  Highscope Middle School adalah sekolah menengah pertama (SMP)  bertaraf  internasional yang akan hadir di Bengkulu. Sekolah ini akan menawarkan kurikulum sangat linier dengan merdeka belajar, anak-anak diajar ke secara karakter kepribadian nya harus percaya diri, skill lain harus diasa,  anak-anak selain intra Personal dan interpersonalnya bagus, guru-guru akan ditraining ke jakarta selama 2 bulan, setelah selesai akan dikembalikan lagi dan mengajar di kota Bengkulu.” ungkap Yosia Yodan didepan awak media.

“Kami sangat bersyukur  memulai pembangunan Highscope Middle School dan Luma Kraving Development di Bengkulu di kelolah 3 orang ratu yang berasal diluar daerah bengkulu, namun dengan kecintaan ke kota Bengkulu menumbuhkan keingginan untuk memajukan ekonomi dikota Bengkulu dengan bisnis makanan, minuman, roti dan tempat Olah raga yang nyaman, dengan kapasitas 100 orang,  Kedua proyek ini merupakan wujud komitmen kami untuk turut serta dalam memajukan  pendidikan dan mendorong perekonomian di daerah ini.” kata Yosia Yodan, Direktur Yodan Land Group.

Yosia Yodan juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan proyek-proyek tersebut dan kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Ground breaking Highscope Middle School dan Luma Kraving Development dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong perekonomian bagi masyarakat kota Bengkulu.

Fajar setiawan soroti peran HIPMI dalam meningkatkan kualitas UMKM di Bengkulu

Fajar Setiawan, Manajer di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap pameran di HIPMI Bengkulu Expo yang diadakan untuk mempromosikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Pameran seperti ini sangat penting bagi UMKM, terutama bagi yang baru memulai, untuk memasarkan produk mereka dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat,” kata Setiawan, saat berbelanja di HIPMI Expo yang diadakan di kawasan Kraving cafe dan resto, Sabtu (15/2).

Ia juga menyoroti peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendukung inisiatif ini. “Menurut saya, acara seperti ini memberdayakan kelembagaan dan sumber daya manusia dalam pemasaran dan produksi. Kita perlu terus mengadakan pameran seperti ini di masa depan untuk menjangkau lebih banyak UMKM, termasuk yang siap untuk naik kelas, sehingga ada pertumbuhan setiap tahun,” tambahnya.

fajar juga menyebutkan kerja sama yang telah terjalin lama antara Bank Indonesia dan HIPMI. “Kerjasama ini mencakup penilaian, penanganan isu-isu, dan keterlibatan UMKM. Anggota HIPMI sangat penting karena mereka menerima pengetahuan dasar tentang kewirausahaan dan manajemen bisnis, termasuk pencatatan keuangan. Kerjasama ini membantu proses bisnis dan sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mendorong digitalisasi UMKM,” jelasnya.

Pameran tersebut menampilkan beragam produk, dengan banyak sekali produk makanan. “Saya menyarankan untuk melibatkan lebih banyak UMKM di luar produk makanan siap saji, termasuk suvenir, kerajinan, wastra (kain tradisional), dan aksesoris khas Bengkulu. Produk-produk ini memiliki potensi besar untuk menarik perhatian dan mempromosikan budaya lokal,” kata Setiawan.

Setiawan juga berbagi pengalamannya mengunjungi pameran pada malam hari. “Kami membeli batik untuk koleksi dan mempromosikan acara dengan mengenakannya di berbagai kesempatan. Kami juga mencoba berbagai makanan, termasuk gula aren dan bawang goreng, serta mendukung UMKM binaan Bank Indonesia dalam meningkatkan penjualan,” ungkapnya.

Untuk menjadi UMKM binaan Bank Indonesia, bisnis harus memenuhi kriteria tertentu. “Bisnis harus berbadan hukum, terdaftar di dinas terkait, mematuhi peraturan, dan siap dalam hal sumber daya manusia. Fokus juga diberikan pada penerimaan digital, sejalan dengan dorongan Bank Indonesia untuk UMKM go digital,” tutupnya.

Setiawan melihat sinergi antara HIPMI, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai kolaborasi positif untuk masa depan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberdayakan lebih banyak UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu,” ujarnya.

MOU BPD Hipmi Bengkulu dan Bank Bengkulu, dorong pengusaha muda membangun bisnis lebih kuat.

Sebuah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Badan Pengurus Daerah (BPD) Provinsi Bengkulu dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu. Acara ini berlangsung di halaman Two K Azana Style Hotel, Jl. Pangeran Natadirja No.102, KM 6.5, Kota Bengkulu Pada (14/2/2025), bersamaan dengan acara Hipmi Expo 2025 yang juga dihadiri oleh berbagai UMKM lokal Bengkulu. MoU ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dalam pengelolaan keuangan dan pembiayaan kredit untuk pengusaha muda di Bengkulu.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Bisnis Bank Bengkulu, Iswahyudi, bersama jajaran Bank Bengkulu, serta para pengurus dan anggota BPD Hipmi Bengkulu. Ketua Umum BPD Hipmi Bengkulu, Yosia Yodan, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat mendukung pengusaha muda dalam mengembangkan bisnis mereka, dengan memanfaatkan produk lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Yosia Yodan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Bank Bengkulu sebagai bank daerah. Ia menyebutkan bahwa salah satu tujuan besar dari kolaborasi ini adalah agar pengusaha muda di Bengkulu dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan bank, termasuk dalam hal pembiayaan dan pengelolaan kredit. “Kami ingin agar pengusaha muda Bengkulu bisa lebih mandiri dan sukses dengan menggunakan produk lokal serta dukungan dari Bank Bengkulu,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis PT Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa MoU ini tidak hanya berfokus pada pemberian kredit, tetapi juga bertujuan untuk mendidik pengusaha muda tentang cara mengajukan kredit di bank, serta berbagai aspek terkait pengelolaan usaha. “Kami ingin mendukung Hipmi Bengkulu dengan memberikan edukasi mengenai pemasaran dan pembiayaan yang tepat, sehingga mereka bisa lebih sukses dalam berbisnis,” kata Iswahyudi.

Dalam penjelasannya, Iswahyudi juga memberikan contoh bagaimana Bank Bengkulu dapat membantu pengusaha yang memiliki tagihan seperti ke BPJS untuk mengembangkan usahanya. Jika pengusaha tersebut memiliki tagihan senilai satu miliar rupiah, Bank Bengkulu dapat memberikan bantuan pembiayaan hingga 70-80% dari nilai tagihan tersebut, dengan proses pencairan yang cepat dan sesuai dengan ketentuan bank.

“Kami menyediakan fasilitas talangan dana bagi rumah sakit atau klinik yang menunggu pencairan dari BPJS. Dengan ini, mereka tetap bisa membeli obat atau kebutuhan lainnya tanpa harus menunggu terlalu lama,” ungkap Iswahyudi.

Setelah Pembukaan acara dengan penyerahan sampling E-mony yang akan dipajang di Hipmi Center Bengkulu, serta sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih memahami berbagai hal terkait pembiayaan dan pengelolaan usaha. Selain itu, para peserta juga menerima voucher gratis sebagai bentuk apresiasi. Secara keseluruhan, acara berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pengusaha muda di Bengkulu.

 

Grand opening PUSPA Mom & Baby care, Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan: kita harus jadi tuan rumah di daerah Sendiri

Sebuah inovasi di bidang kesehatan ibu dan anak resmi hadir di Kota Bengkulu dengan dibukanya PUSPA Mom & Baby Care. Grand Opening klinik ini berlangsung dengan penuh semangat dan harapan besar bagi para ibu hamil serta bayi di kota ini.

‎Owner PUSPA Mom & Baby Care, dr. Sartika Nopradilova, SpOG, mengungkapkan bahwa pendirian klinik ini adalah bentuk dedikasinya kepada almarhumah ibunda tercinta, Hj. Puspa Juwita.

‎‎“Beliau adalah alasan saya bisa menjadi dokter kandungan. Oleh karena itu, layanan yang kami berikan di sini kami persembahkan dengan kasih sayang, layaknya kasih ibu kepada anaknya,” ujarnya, di Klinik PUSPA Mom & Baby Care, Rabu (12/2/2025).

‎‎Klinik ini mengusung konsep one stop service bagi ibu hamil. Mulai dari pemeriksaan dokter kandungan, pijat untuk ibu hamil, hingga layanan pijat bayi tersedia di sini. Tidak hanya itu, para ibu juga dapat tetap tampil cantik dengan adanya layanan salon kecantikan.

‎‎“Harapan kami ke depan, klinik ini bisa berkembang menjadi klinik utama dengan layanan rawat inap, khusus bagi ibu yang bersalin secara normal,” tambah dr. Sartika.

‎‎Sebagai bentuk apresiasi bagi para pasien, PUSPA Mom & Baby Care menghadirkan promo menarik setiap bulan yang diumumkan melalui Instagram @puspamombabycare. Saat ini, ada promo cashback Rp 50.000 untuk seluruh pemeriksaan USG. Klinik ini juga dilengkapi dengan apotek, sehingga pasien dapat memperoleh obat dan vitamin dengan mudah.

‎‎Klinik Kedua dari Medira Medical Center

‎‎Hadir dalam acara peresmian, dr. Rama Mandela, SpTHT-BKL menjelaskan bahwa PUSPA Mom & Baby Care adalah klinik kedua dari perusahaan yang ia kelola.

‎‎“Klinik utama kami adalah Medira Medical Center, ditambah dengan Apotek Medira. Kami bergerak di bidang sains dan layanan kesehatan, dan kini dengan hadirnya klinik baru ini, kami ingin menjangkau masyarakat yang tinggal di pinggiran kota, agar ibu hamil tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan,” katanya.

‎‎Lebih lanjut, ia menekankan bahwa prinsip pelayanan di klinik ini mengutamakan kenyamanan pasien, seperti berada di rumah sendiri.

‎‎Dukungan dari HIPMI Bengkulu

‎‎Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, juga memberikan apresiasi atas kehadiran PUSPA Mom & Baby Care di Kota Bengkulu.

‎‎“Klinik ini membawa semangat menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Konsep layanannya sangat luar biasa, terutama bagi ibu-ibu yang sedang menjalani program kehamilan. Ini adalah konsep layanan ibu hamil pertama yang ada di Bengkulu, dan saya berharap klinik ini bisa berkembang menjadi klinik rawat inap khusus persalinan normal. Semoga dengan hadirnya klinik ini, sektor kesehatan di Kota Bengkulu semakin maju,” tuturnya.

‎‎Layanan Lengkap untuk Ibu dan Bayi

‎‎Terletak di Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, PUSPA Mom & Baby Care menawarkan beragam layanan yang dapat dinikmati oleh ibu hamil, ibu pasca melahirkan, serta bayi dan anak-anak.

‎‎Mom Treatment:

‎‎Pijat Basic

‎Pijat Hamil

‎‎Pijat Nifas

‎‎Totok Wajah

‎‎Totok Wajah Plus Masker

‎‎Lulur

‎‎Manicure & Pedicure

‎‎Hair SPA & Hair Mask

‎‎Perineum Massage

‎‎Pijat Laktasi

‎‎Pijat Stimulasi Persalinan

‎‎Vagina SPA

‎‎Baby Treatment:

‎Baby Massage

‎Baby SPA

‎‎Baby Therapy (Pijat, Senam, Renang/Rendam)

‎‎Kids Therapy

‎‎Kids Massage

‎‎Manicure & Cukur Rambut Bayi

‎‎Nebulizer & Nebulizer Infrared

‎‎Tindik Evo & Tindik Manual

‎

‎‎Class Room:

‎‎Yoga T2 & T3

‎‎Yoga Post Partum

‎‎Yoga Couple

‎‎Pilates Post Partum

‎‎Kelas Persiapan Hamil & Persiapan Lahiran (Couple)

‎

‎‎Dengan layanan yang lengkap dan berkualitas, PUSPA Mom & Baby Care hadir untuk memberikan kenyamanan bagi setiap ibu dan bayi.

‎‎“Kami ingin setiap ibu merasa sehangat dan senyaman dekapan ibu, karena kebahagiaan ibu adalah kebahagiaan keluarga,” tutup dr. Sartika.

‎‎Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi Instagram @puspamombabycare atau langsung datang ke lokasi klinik.

error: Content is protected !!