banner 1000x350

Redaksi

908 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Dukung kemajuan Ekonomi Bengkulu, Bank Indonesia adakan acara festival Coffee shop

Juri Festival coffee di Bencoolen Mall 31 Agustus 2024

News raflesia indonesia – Kota Bengkulu kembali semarak dengan hadirnya Becoolen Fest 2024, sebuah festival Coffee tahunan yang telah menjadi icon bagi para pencinta Coffee di Indonesia khusunya diBengkulu. Acara ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia, yang berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di wilayah Bengkulu.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini, dari 30 Agustus hingga 1 September 2024, menghadirkan berbagai kegiatan menarik.  Affan Irfansyah Analis Junior Bank Indonesia mengatakan, acara ini tidak hanya bertujuan Festival Coffee, namun juga untuk Mendukung ekosistem Pariwisata yang ada diprovinsi Bengkulu dengan Komuditas Unggulan ada coffee. Dengan rangkaian dari hulu ke hilirnya, dimana hulunya kegiatan coffee shop ini dengan mengajak 10 petani Binaan Mitra dari Bank Indonesia untuk dinilai uji cita rasa nya melalui dewan juri yang didatangkan dari Bandung, selain itu ada BI juga Menyelengarahkan top show Mengenai ekosistem Export dan Pembiayaan sehingga UMKM-UMKM di provinsi Bengkulu memahami bagaimana prosodur hingga Potensi Pengiriman Export tesebut, lebih lanjut ada acara barista Challenge, dengan mengajak Barista Bengkulu untuk membuat Aeropress dan Latte Art Agar Lebih dikenal dan diminati lagi di nasional .Kami jugamengundang 19 UMKM Binaan Bank Indonesia dan juga menghadirkan agregator dari kota Malang dan Bandung, ungkap Affan.

Selain pameran Coffee,  Cupping Show, Barista Challenge, Becoolen Fest 2024 juga dimeriahkan dengan dan konser musik yang menghadirkan astrid. Acara ini diharapkan dapat menarik pengunjung, baik dari dalam maupun luar Bengkulu, serta memberikan dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi setempat.

Becoolen Fest 2024 menjadi bukti nyata bahwa kopi tidak hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian penting dari budaya dan ekonomi masyarakat Bengkulu. Dengan dukungan Bank Indonesia, festival ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan oleh para pencinta kopi di seluruh Indonesia.

Janjikan Kenaikan Gaji RT/RW dan Peningkatan Fasilitas Pendidikan, Pasangan Calon Benny dan Farizal Untuk Kota Bengkulu

Deklarasi Benny dan Rizal, Sport Center Kota Bengkulu 29 Agustus 2024

News Raflesia Indonesia, Kota Bengkulu, 29 agustus 2024 – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Benny dan Farizal, secara resmi mengumumkan komitmen mereka untuk meningkatkan kesejahteraan para RT/RW diKota Bengkulu. Dalam deklarasi kampanye yang disampaikan pada tanggal 29 agustus 2024 di Sport Center Kota Bengkulu, pasangan ini menyoroti pentingnya peran RT/RW yang sering kali diabaikan, padahal mereka adalah pejabat pemerintah yang berada di garis depan dalam melayani warga.

Benny menyatakan bahwa RT/RW memiliki peran yang krusial dalam menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan, serta dalam menangani berbagai persoalan warga. Namun, kesejahteraan mereka sering kali tidak mendapat perhatian yang memadai. Oleh karena itu, jika terpilih, Benny dan Farizal berjanji akan menaikkan gaji para RT/RW sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Selain itu, Benny dan Farizal juga Berkomitmen akan meningkatkan fasilitas pendidikan, yang saat ini masih memperihatinkan agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang layak dan nyaman dikota Bengkulu .

Deklarasi Benny dan Rizal, Sport Center Kota Bengkulu 29 Agustus 2024

Benny dan Farizal menegaskan bahwa seluruh program yang mereka tawarkan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan memastikan bahwa setiap program yang baik untuk kesejahteraan warga akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab jika diberi kepercayaan untuk memimpin kota ini,” ujar Benny dalam pidato penutupnya.

Dengan janji-janji tersebut, pasangan Benny dan Farizal berharap dapat meraih dukungan luas dari masyarakat dalam pemilihan yang akan datang.

 

Silaturahmi, Benny dan Farizal pamitan kepada Masyarakat Kota Bengkulu

Benny dan Farizal Silaturahmi, pamitan kepada Masyarakat Kota Bengkulu dikediaman rumah Farizal

News Raflesia Indonesia. Bengkulu, Senin malam (26/8/2024) – Pasangan calon walikota dan wakil walikota Benny Suharto dan Farizal mengadakan pertemuan penting dengan sejumlah tokoh masyarakat di kediaman pribadi Farizal yang berlokasi di Kelurahan Penurunan. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam sambutannya, Farizal secara khusus berpamitan dan memohon restu kepada masyarakat, sesepuh, serta warga Kota Bengkulu yang hadir di kediamannya. “Saya dan Pak Benny Suharto berharap mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Bengkulu yang lebih baik,” ujar Farizal dalam pidatonya.

Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pasangan calon tersebut untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi langsung dari mereka. Benny Suharto dan Farizal berharap melalui pertemuan ini, mereka bisa mendapatkan masukan berharga yang akan menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi mereka jika terpilih nanti. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat ini diakhiri dengan doa bersama, dengan harapan agar proses pemilihan walikota dan wakil walikota berjalan lancar dan damai.

Pembayaran Non Tunai di Provinsi Bengkulu, Meningkat Signifikan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Darjana saat menjelaskan pertumbuhan ekonomi Bengkulu triwulan II tahun 2024, Jumat (23/8/2024) di Bengkulu

Provinsi Bengkulu mencatatkan perkembangan yang signifikan dalam penggunaan sistem pembayaran non tunai di berbagai sektor. Peningkatan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendigitalisasi sistem pembayaran dan mendorong inklusi keuangan di seluruh Indonesia.

Pada sisi sistem pembayaran non tunai, jumlah pengguna dan merchant QRIS, serta nominal transaksi RTGS mengalami tren peningkatan. Hal tersebut seiring dengan upaya perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Bengkulu yang dilakukan a.l melalui kegiatan literasi, edukasi dan koordinasi. Di sisi lain perkembangan transaksi SKNBI  mengalami penurunan sebagai dampak dari peningkatan preferensi masyarakat dalam menggunakan BI-Fast untuk melakukan transfer antar bank ujar Darjana.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Jumlah pengguna QRIS terus mengalami peningkatan tiap bulannya. Pada Juli 2024, terdapat 237.224 pengguna QRIS, atau tumbuh sebesar 38.92% (yoy). Meningkatnya tren tersebut dipengaruhi oleh upaya KPw BI Prov. Bengkulu yang secara konsisten melakukan koordinasi dengan PJP dalam rangka perluasan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama segmen generasi muda atau pelajar, serta penguatan penetrasi pada ASN. Tren tersebut juga didorong oleh implementasi berbagai program perluasan ekosistem keuangan digital oleh KPwBI Provinsi Bengkulu, perbankan, instansi, maupun komunitas, a.l QRIS Jelajah Indonesia.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Kenaikan penggunaan kanal QRIS oleh masyarakat dalam berbelanja memenuhi kebutuhan mendorong peningkatan ekspansi merchant QRIS pada periode laporan. Pada Juli 2024, jumlah merchant QRIS tercatat sebanyak 171.672 merchant, atau meningkat sebesar 27% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Upaya peningkatan akuisisi merchant QRIS terus dilakukan oleh KPwBI Provinsi Bengkulu bersinergi dengan PJP bank dan non perbankan, dengan fokus utama adalah UMKM.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Nominal transaksi SKNBI masih mengalami kontraksi. Pada Juli 2024, pertumbuhan nominal transaksi SKNBI tumbuh sebesar 13% (yoy), setelah pada bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 15% (yoy). Kontraksi tersebut terjadi seiring beralihnya preferensi masyarakat ke kanal transaksi menggunakan BI-FAST.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Sejalan dengan peningkatan pengguna dan merchant QRIS, nominal transaksi RTGS juga tercatat mengalami kenaikan. Pada periode Juli 2024, nominal transaksi RTGS tercatat sebesar Rp 1,08 Triliun, atau tumbuh 40% (yoy). Kenaikan  transaksi RTGS dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan dan mobilitas masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Darjana, menyatakan bahwa percepatan adopsi pembayaran non tunai ini juga didukung oleh berbagai program edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya. “Kami terus mendorong masyarakat untuk beralih dari pembayaran tunai ke non tunai, karena selain lebih praktis, sistem ini juga lebih aman dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, beberapa sektor usaha di Bengkulu, seperti perdagangan ritel, dan UMKM, juga mulai mengadopsi sistem pembayaran non tunai sebagai bagian dari strategi mereka untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Banyak pedagang kecil dan UMKM yang sebelumnya hanya menerima pembayaran tunai kini telah mulai menyediakan opsi pembayaran melalui QRIS.

Dengan adanya berbagai inisiatif ini, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat semakin maju dalam hal inklusi keuangan dan menjadi salah satu daerah yang berhasil melakukan transformasi digital di bidang keuangan.

Bank Indonesia Bengkulu dan Pemda, Mewujudkan Kurasi Proyek Investasi Potensial

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

News raflesia Indonesia- Disaat sibuk-sibuknya Menjelang Pilkada Di Daerah,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu, meluncurkan sebuah inisiatif ambisius bernama Bencoolen Investment Challenge (BLINC). sebuah gerakan strategis untuk mendorong investasi di berbagai penjuru Provinsi Bengkulu.

Proyek investasi unggulan terpilih pada BLINC nantinya akan difasilitasi feasibility study dan dipromosikan oleh Tim RIRU, baik secara nasional maupun internasional. Adapun kurator proyek investasi tersebut melibatkan PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), BKPM RI, dan Bappenas RI. belasan proyek investasi dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu yang saat ini tengah dikurasi oleh para ahli. Proyek-proyek ini, yang mencakup sektor-sektor penting seperti energi, perikanan, dan industri pangan, tidak hanya dipromosikan di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional. Dari sekian banyak proyek yang masuk, ada tiga yang sudah siap untuk dikembangkan lebih lanjut—proyek geothermal di Kepahiang, tambak udang di Bengkulu Utara, dan pakan ikan di Bengkulu Selatan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga-lembaga nasional, kami yakin proyek-proyek ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

BAPPEDA Provinsi Bengkulu, Yuliswani, juga memainkan peran penting. Dalam percakapannya, ia menyuarakan apresiasinya terhadap Bank Indonesia yang secara konsisten membantu pemerintah dalam mengembangkan potensi investasi daerah. “Bank Indonesia selalu ada di barisan depan bersama kami, mendorong setiap upaya untuk meningkatkan investasi di Bengkulu. Harapan kami, BLINC dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah ini,” ujarnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

Kepala DMPTSP Provinsi Bengkulu menyebutkan selama ini permasalahan yang Ia hadapi baik provinsi maupun di kabupaten kota itu berkaitan dengan menyiapkan dokumen atau kajian yang siap jual (Potensi Daerah).  Faktornya keterbatasan dari sisi kemampuan SDM yang dimiliki maupun keterbatasan anggaran. Dengan adanya dukungan perwakilan Bank Indonesia sangat membantu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Darjana juga  mengatakan, jika melihat target investasi nasional yang dipatok 1600 triliun, maka target Bengkulu yang dipatok 7,5 triliun merupakan angka yang realistis.

“Tergantung upaya, ya. Tapi kalau lihat hitung-hitungan, target nasional investasi 2204 kan 1.600, kita 7,5. Artinya kan itu setengah persen atau setara dengan kue ekonomi Bengkulu yang nilainya 100 triliun terhadap 20 ribu triliun PDB nasional. Jadi sama, setara dengan kue ekonomi setengah persen. Jadi harus optimis,” jelas Darjana.

“Setiap kenaikan 1 persen investasi bisa meningkatkan 2,5 persen pertumbuhan ekonomi. “Jadi tinggal dikalikan saja deltanya dari yang sekarang dengan tambahan 7,5 persen dikalikan 2,5,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

Bukan Sekedar Fun Run Cuan, BI Bengkulu Dorong Percepatan Digitalisasi Ekonomi

KPw Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, Bersama Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mersyah, MMA, Dan Sektor Jasa Keuangan, Foto Bersama Pada acara Bencoolen Fun Walk 18 Agustus Tàhun 2024

Acara dalam Rangka Memperingati Ulang tahun Republik Indonesia ( Hut RI) yang ke 79 tahun dan merupakan Rangkaian dari Bencoolen Fest X BRIEF 2024 ini berlangsung di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, pada Minggu (18/8/2024), dan dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Bengkulu dan Juga forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu, serta 800an peserta yang terdaftar Maupun meramaikan Fun Run dari berbagai Komunitas Running dan Masyarakat Bengkulu.
Bencoolen 7,9K Fun Run yang diadakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Bengkulu dan Juga forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu, Sukses menarik perhatian berbagai komunitas, termasuk para pegiat lari dari berbagai daerah dan juga Membantu UMKM.
Di Hut RI ke-79, pemerintah Provinsi Bengkulu tidak hanya fokus pada agenda nasional seperti pemindahan ibu kota ke IKN dan Pilkada serentak, tetapi juga pada upaya memperkuat Pondasi ekonomi lokal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Bersama Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dalam Acara Bengcoolen 7,9k Fun Run

Rohidin juga menekankan memerangi fenomena judi online yang kian meresahkan masyarakat, digitalisasi lebih bermanfaat fositif bagi sektor keuangan, Untuk memudahkan transaksi masyarakat dalam menjalankan roda ekonomi “Kami siap berkolaborasi dalam pengembangan UMKM dan digitalisasi ekosistem wilayah, serta berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat di Bengkulu,” tegas Rohidin.
“ Rohidin juga mengajak seluruh pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta pengendalian inflasi, demi menciptakan ekonomi yang kuat dan stabil,” lanjutnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, mengungkapkan bahwa Bengcoolen 7,9k Fun Run ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga merupakan momentum kebersamaan antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat. Bank Indonesia, bersama pemerintah daerah, berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM dan mempercepat digitalisasi ekonomi di Bengkulu.
Melalui acara Bengcoolen 7,9k Fun Run ini, diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan Ekonomi dan UMKM berkelanjutan, bermanfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.