banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Ditresnarkoba Polda Bengkulu musnahkan BB Sabu sitaan dari tiga tersangka.

Foto: istimewa, Dok Polda Bengkulu

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Polda Bengkulu melalui Ditresnarkoba menggelar pemusnahan barang bukti narkotika dari 3 tersangka yang telah ditangkap sebelumnya bernilai puluhan juta rupiah.

Foto: Istimewa, Dok polda Bengkulu

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja tersebut di lakukan hari ini (19/06/25) di pimpin oleh ps. Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Bengkulu Kompol Rahmat Hadi Fitrianto, S.H., S.Ik., didampingi paur Pensat Bid Humas IPTU Desty Sukarlia Sari, Panit hartib subdit provost IPDA Andrieady, SH., Panit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba IPDA Trisnanda, dan disaksikan oleh Pfm ( pengawas farmasi dan makanan )  Balai pom Bengkulu silfi Dwi Rahma, serta PH dari ketiga tersangka yakni Philip jaya saputra , S.H., MH.ph dr LBH justice Hero Bengkulu di gedung ditresnarkoba Polda Bengkulu

Dalam penyampaiannya Kompol Rahmat mengungkapkan barang bukti yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil sitaan dari tiga tersangka berinisial RS (25), ( ganja ), WH ( 29) , RD (47).

” Hari ini kami memusnahkan barang bukti yang disita dari tiga orang tersangka yang ditangkap di tempat berbeda.” Ungkap Kompol Rahmat.

Dijelaskan oleh Kompol Rahmat pemusnahan barang bukti berupa sabu dilakukan dengan cara diblender dengan air, sedangkan untuk barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara di bakar.

” Untuk barang bukti sabu seberat 39 gram kita blender, dan ganja seberat 412,5 gram kita bakar.” Kata Kompol Rahmat.

Ditambahkan oleh Kompol Rahmat, untuk barang bukti sabu seberat 39 gram diperkirakan bernilai 60 juta rupiah sedangkan untuk barang bukti ganja seberat 412,5 gram diperkirakan senilai 4 juta rupiah.

” Untuk ketiga tersangka kita jerat dengan pasal 114 sub pasal 112 ayat (2) UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun penjara atau denda 10 milyar rupiah.” Pungkas Kompol Rahmat. RLS

“Literasi haji ditingkatkan, BPKH RI gandeng DPR sosialisasi dana haji kepada warga Bengkulu”

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id –Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI bersama Komisi VIII DPR RI menggelar sosialisasi keuangan haji di Bengkulu.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Acara ini menghadirkan sesi tanya jawab langsung antara masyarakat dan pihak BPKH.
Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan dana haji dan pentingnya berhaji sesuai syariat.

Deputi Keuangan BPKH RI, Irwanto, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa BPKH mengelola dana haji secara profesional, transparan, dan amanah.

Irwanto menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan program nasional BPKH di seluruh Indonesia.
BPKH ingin memperkenalkan peran dan tanggung jawabnya kepada masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI yang turut memberi dukungan penuh.
Mereka menekankan pentingnya edukasi langsung kepada calon jamaah haji di daerah.

Tokoh masyarakat Bengkulu, Sefty Yuslinah, turut hadir dan menyambut baik kegiatan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mendaftar haji.

Sefty juga berharap pemerintah terus memperjuangkan penambahan kuota haji untuk Indonesia.
Hal ini dinilai penting agar masa antrean haji yang panjang dapat segera dipangkas.

Bank Muamalat hadir sebagai mitra perbankan syariah dalam kegiatan ini.
Perwakilan bank memaparkan tentang mekanisme dan fasilitas tabungan haji resmi.

Sosialisasi ini menunjukkan kolaborasi antara BPKH, DPR, dan lembaga keuangan syariah.
Dengan langkah ini, literasi haji dan kepercayaan publik diharapkan terus meningkat. Rls

Strategi Bank Indonesia Bengkulu mendorong ekonomi mikro untuk meningkatkan pendapatan perkapita di tengah ekonomi global sedang melambat.

Foto: NRI, Pelatihan dari KPwBI Bengkulu yang diikuti oleh puluhan jurnalis dari berbagai platform media dari cetak, elektronik, sampai media online.

UMKM Naik Kelas, Pertumbuhan Ekonomi dengan Optimisme

Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat efisiensi makro dan konflik berkepanjangan di Gaza serta ketegangan antara Israel dan Iran, Bank Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor ekonomi mikro. Salah satu fokus utama dalam upaya ini adalah mendukung UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), yang berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Di Bengkulu, Bank Indonesia berkolaborasi dengan wartawan ekonomi untuk menyebarkan informasi penting tentang kondisi ekonomi dan peluang usaha. Lewat berbagai kanal komunikasi dari media online, sosial media, hingga pemasaran digital informasi ini menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Foto: Istimewa, Wartawan Ekonomi Kunjungan Ke Kopi Lestari dikabupaten Rejang Lebong

Sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi mikro, Bank Indonesia Bengkulu rutin mengadakan pelatihan bagi wartawan ekonomi. Kegiatan ini melibatkan jurnalis dari berbagai platform, mulai dari media cetak, elektronik, hingga digital, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam menyampaikan isu-isu ekonomi kepada masyarakat. Selain memberikan wawasan lebih luas, pelatihan ini juga membuka peluang bagi calon investor yang ingin berinvestasi di Bengkulu, sehingga mereka dapat mengenali potensi ekonomi lokal dengan lebih baik. Dengan meningkatnya jumlah uang beredar (JUB) dan progres ekonomi yang semakin terlihat, Bank Indonesia Bengkulu berharap pendapatan per kapita di provinsi ini terus mengalami peningkatan meskipun ekonomi global sedang melambat.

Foto: Dok NRI

Upaya mendorong UMKM naik kelas dilakukan melalui berbagai program, termasuk pelatihan produksi dan pemasaran digital. Bank Indonesia Bengkulu juga menyelenggarakan berbagai kompetisi untuk memotivasi pelaku UMKM agar lebih berdaya saing, hingga ke tingkat nasional. Salah satu UMKM binaan yang telah berhasil naik kelas adalah Kopi Lestari dari Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong. UMKM ini tidak hanya berhasil meningkatkan kualitas produksi kopi melalui metode panen petik merah, tetapi juga membentuk kelompok petani yang terdiri dari 16 anggota untuk menjaga kesinambungan pasokan kopi berkualitas tinggi. Dengan sistem pembelian yang lebih kompetitif dibandingkan tengkulak, Kopi Lestari telah mendapatkan reputasi nasional. Produk kopi unggulannya berkembang menjadi tiga varian utama: Sintaro 1, Sintaro 2, dan Kopi Hensen. Puncak prestasi diraih saat Kopi Lestari tampil di ajang World of Coffee Jakarta 2025, di mana produk ini mendapat penilaian terbaik kedua di antara UMKM binaan Bank Indonesia, memberikan dampak positif bagi para petani kopi Bengkulu.

Foto: Dok NRI
Foto: Dok NRI

Bank Indonesia Bengkulu juga terus berinovasi dalam mendukung UMKM melalui berbagai kegiatan seperti bazar, pameran, dan menghadirkan pembicara untuk memperluas wawasan pelaku usaha. Kolaborasi dengan wartawan dilakukan tidak hanya lewat diskusi dan peliputan, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan guna memahami kondisi UMKM binaan. Dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas produk UMKM, sektor perdagangan Bengkulu semakin bergairah, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di bidang produksi maupun distribusi, termasuk pemasaran digital. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang peran nyata Bank Indonesia Bengkulu dalam memperkuat ekonomi daerah, tidak hanya melalui kebijakan moneter dan stabilitas nilai rupiah, tetapi juga dengan mendorong pertumbuhan sektor riil dan investasi.

Foto: Dok. NRI, Wartawan Ekonomi Bengkulu

 

Gerai ritel OH!SOME resmi hadir di Bengkulu, Jadi yang terbesar di Sumatera

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Gerai ritel OH!SOME resmi membuka cabang terbarunya di Pulau Sumatera, tepatnya di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu. Kehadiran gerai ini menandai pencapaian penting perusahaan dengan total 10 cabang di wilayah Sumatera.

Gerai terbaru ini menjadi yang terbesar di Sumatera, memadukan konsep modern dengan desain menarik. Lokasinya berada di jantung kota, menyatu dari beberapa ruko yang kini diubah menjadi satu unit toko ritel yang megah.

Pembukaan gerai dilakukan secara resmi pada Kamis (12/6), disambut antusias oleh para pengunjung dan tamu undangan. Momen ini sekaligus menjadi bagian dari strategi ekspansi OH!SOME di wilayah barat Indonesia.

Center Manager Bencoolen Mall, Ekawati Sinaga, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran gerai OH!SOME yang dinilai sangat istimewa. Ia menyebut pembangunan gerai ini sebagai proses luar biasa.

Menurut Ekawati, proyek ini dilakukan hanya dalam waktu tiga bulan, dengan mengubah tiga lantai menjadi dua lantai fungsional. Ia menyebut proses tersebut ibarat “membangun candi” karena tingkat kesulitannya yang tinggi.

“Gerai OH!SOME ini merupakan yang terbesar di Sumatera. Kami menyulam beberapa ruko menjadi satu unit yang luar biasa,” ujar Ekawati dalam sambutannya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan, termasuk tim OH!SOME, manajemen mall, dan para pekerja yang terlibat secara langsung.

Ekawati berharap kerja sama antara pihak mall dan manajemen OH!SOME dapat terus terjalin dengan baik. Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang solid untuk kelancaran operasional ke depan.

“Setelah ini kerja keras baru dimulai. Kami siap memberikan dukungan demi pencapaian target bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Operation Support Specialist OH!SOME, Ria Tamara Febrina, mengatakan pembukaan cabang di Bengkulu merupakan langkah strategis. Bengkulu dinilai memiliki potensi pertumbuhan di sektor ritel dan gaya hidup.

“Kami melihat Bengkulu sebagai kota yang berkembang pesat, dan kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakatnya,” ujar Ria.

Untuk memeriahkan pembukaan, OH!SOME menghadirkan program promosi khusus. Pelanggan yang mendaftar sebagai member akan mendapat potongan langsung Rp10.000 hingga 22 Juni 2025.

Ria menambahkan bahwa OH!SOME ingin menjadi wadah ekspresi diri masyarakat Bengkulu, khususnya generasi muda yang peduli terhadap gaya hidup dan tren kekinian.

Dengan mengusung slogan “penjaga hidup penuh keceriaan,” OH!SOME menghadirkan produk yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mencerminkan gaya dan kepribadian penggunanya.

OH!SOME dikenal sebagai toko ritel modern yang menyediakan aneka produk gaya hidup, mulai dari fashion, kecantikan, mainan, makanan ringan, hingga perlengkapan sehari-hari.

Nama OH!SOME sendiri merupakan permainan kata dari “awesome,” yang berarti luar biasa, dengan sentuhan kreatif untuk merangkul tren global dan lokal secara bersamaan.

Kehadiran OH!SOME di Bencoolen Mall diharapkan dapat menambah semarak destinasi belanja di Kota Bengkulu. Selain itu, kehadirannya juga berpotensi meningkatkan traffic pengunjung mall.

Tak hanya memberikan warna baru dalam berbelanja, gerai ini diharapkan dapat mendorong geliat ekonomi lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan transaksi.

HIPMI 53 tahun, Yosia yodan: Selamat Hari Kewirausahaan Nasional, Terus kobarkan semangat pejuang wirausaha

Foto: Istimewa

news-raflesia-indonesia.my.id – Berbagai platform media maupun media sosial ramai mempublikasikan momen bersejarah bagi dunia usaha Indonesia.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) resmi genap berusia 53 tahun pada tahun ini.

Momentum ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kewirausahaan Nasional yang pertama.

Hari Kewirausahaan Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2024.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyebut tanggal 10 Juni sebagai tonggak penting dalam perjalanan bangsa.

Yosia menegaskan, lima puluh tiga tahun lalu lahir organisasi yang menjadi kawah candradimuka pengusaha muda Indonesia: HIPMI.

Foto: Iatimewa

Sejak didirikan pada 10 Juni 1972, HIPMI telah menjadi wadah kaderisasi dan kolaborasi bagi wirausaha muda.

HIPMI juga berperan sebagai lokomotif perubahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Peringatan Hari Kewirausahaan Nasional yang bertepatan dengan Hari Jadi HIPMI menjadi bentuk pengakuan negara atas peran HIPMI.

HIPMI dinilai berhasil membangun ekosistem kewirausahaan yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

Yosia menekankan, kewirausahaan bukan sekadar perkara bisnis, tapi juga keberanian mencipta dan menghadirkan solusi bagi bangsa.

Menurut Yosia, pengusaha muda harus menjadi game changer di tengah tantangan zaman.

Ia mengajak wirausaha muda untuk berpikir inovatif, bergerak adaptif, dan bertindak kolaboratif.

Yosia meyakini masa depan Indonesia adalah milik mereka yang berani memulai, bermimpi, dan menggerakkan perubahan.

Selama 53 tahun, HIPMI telah membuktikan diri sebagai garda depan perjuangan ekonomi nasional.

Perayaan ini menjadi ajang refleksi dan panggilan untuk memperkuat peran strategis pengusaha muda dalam pembangunan bangsa.

Selamat Ulang Tahun ke-53 HIPMI! Selamat Hari Kewirausahaan Nasional! Jayalah terus pengusaha muda Indonesia!

Kejati Bengkulu periksa Eks Pj Wali kota terkait Dugaan kasus kebocoran PAD Mega Mall dan PTM.

news-raflesia-indonesia.my.id – Progres penyidikan kasus dugaan korupsi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terus bergulir, dengan saksi-saksi terus dipanggil untuk memberikan keterangan.

Pada Selasa, (10/6), tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bengkulu memeriksa ‎(SM) selaku mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Bengkulu periode 2012–2013.

Pemeriksaan terhadap (SM) dilaksanakan di kantor Kejati Bengkulu guna menggali keterangan terkait periode ia menjabat dan dugaan kebocoran PAD yang terjadi saat itu.

Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani, melalui Kepala Seksi Penyidikan Pidsus, Danang Prasetyo, menegaskan bahwa jajaran penyidik akan memanggil seluruh kepala daerah yang pernah menjabat ketika kebocoran PAD terjadi.

Danang Prasetyo menyatakan, “Intinya, semua kepala daerah yang pernah menjabat dan berkaitan akan kami panggil dan diperiksa secara bergantian mengenai waktu pemeriksaannya.”

Selain memeriksa (SM), penyidik juga memeriksa perwakilan pihak perbankan yang diduga memiliki keterkaitan dalam aliran dana PAD dari Mega Mall dan PTM.

Secara keseluruhan, empat orang hadir memenuhi panggilan penyidik pada hari ini, termasuk saksi dari pihak bank.

Dalam perkara ini, Kejati Bengkulu telah menetapkan tiga tersangka: mantan Wali Kota Bengkulu (AK), Direktur Utama PT Tigadi Lestari (KB), dan Direktur Utama PT Dwisaha Selaras Abadi (WL).

Berdasarkan informasi, Kasus bermula pada 2004 ketika lahan tempat berdirinya Mega Mall dan PTM yang semula berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Pemerintah Kota Bengkulu dialihkan menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

SHGB tersebut kemudian dipecah menjadi dua sertifikat terpisah, masing-masing untuk Mega Mall dan PTM.

Setelah terbit, SHGB itu diagunkan oleh pihak pengelola ke perbankan sebagai jaminan kredit.

Saat kredit mengalami tunggakan, sertifikat kembali diagunkan ke bank lain, hingga akhirnya berutang kepada pihak ketiga.

Akibat utang tersebut, aset lahan milik Pemerintah Kota Bengkulu terancam diambil alih pihak ketiga apabila kewajiban tidak dilunasi oleh manajemen Mega Mall.

Sejak mulai beroperasi, pihak pengelola juga tidak pernah menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas daerah.

Tindakan tersebut menimbulkan kerugian negara yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Tim penyidik Kejati Bengkulu sebelumnya telah menyita bangunan Mega Mall dan PTM sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Kejati Bengkulu terus mendalami kasus tersebut dan membuka peluang penetapan tersangka tambahan.

Progres penyidikan atas Dugaan kebocoran PAD Mega Mall dan PTM akan terus berlanjut hingga seluruh fakta hukum terungkap. Rls

error: Content is protected !!