banner 1000x350

Redaksi

974 KIRIMAN 0 KOMENTAR

PW KAMMI Bengkulu gelar aksi damai, Serukan solidaritas dan doa untuk Palestina

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Bengkulu menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina. Aksi yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat ini dilandasi oleh nilai kemanusiaan serta keimanan, bukan kepentingan politik ataupun pribadi.

Koordinator aksi, Ridhoan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan mahasiswa terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam memperjuangkan hak hidup dan kemerdekaannya. “PW KAMMI berdiri karena rasa kemanusiaan dan keimanan untuk membela hak-hak Palestina. Kami menolak segala bentuk penindasan terhadap rakyat sipil,” tegasnya dalam orasi.

Selain menggelar aksi damai, PW KAMMI juga melakukan penggalangan dana untuk membantu korban konflik di Palestina. Donasi tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak perang. Aksi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kemerdekaan, dan perdamaian bagi seluruh rakyat Palestina.

Dalam pernyataannya, PW KAMMI Bengkulu mengecam keras langkah Amerika Serikat (AS) yang mengirimkan kapal induk ke wilayah dekat Israel, karena dianggap memperkeruh situasi dan mengancam stabilitas kawasan. Mereka juga mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan agresi militer serta mendorong perundingan damai. rls

PW KAMMI Bengkulu turut menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Pemerintah Indonesia yang terus konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi internasional, sesuai amanat konstitusi dan semangat kemanusiaan.rls

Kapolda Bengkulu terima silaturahmi Ketua BMA, Perkuat sinergi dengan masyarakat adat

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia.my.id, Bengkulu – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K.,M.Si., menerima silaturahmi dari Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, Drs. H. S. Effendi, M.S., dan rombongan di ruang tamu Kapolda Bengkulu pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini di dampingin oleh Dirintelkam dan Kabidhumas Polda Bengkulu. Senin (13/10/2025)

Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polda Bengkulu dengan Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu. Dalam pertemuan ini, Kapolda Bengkulu dan Ketua BMA Provinsi Bengkulu berkomunikasi secara santai dan penuh keakraban, membahas tentang upaya meningkatkan kerja sama dan sinergitas antara Polda Bengkulu dengan masyarakat adat di Provinsi Bengkulu.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menyambut baik kedatangan Ketua BMA Provinsi Bengkulu dan rombongan.

“Kami sangat menyambut hangat kedatangan Bapak Drs. H. S. Effendi, M.S., dan rombongan ke Polda Bengkulu. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polda Bengkulu dengan masyarakat adat di Provinsi Bengkulu,” ujar Kapolda.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama antara Kapolda Bengkulu dan Ketua BMA Provinsi Bengkulu beserta rombongan. Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Bengkulu.rls

Wakapolda Bengkulu tinjau gedung pamapta dan tatap muka dengan personel Polres Rejang Lebong

Foto: istimewa

news-raflesia-inonesia, Bengkulu, – Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Rejang Lebong, Sabtu (11/10/2025), dengan agenda meninjau kesiapan Gedung Pamapta sekaligus tatap muka bersama personel. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa Gedung Pamapta harus segera difungsikan secara optimal sebagai pusat pengendalian dan kesiapsiagaan operasional Polres. Ia juga memastikan layanan Call Center 110 berjalan baik dan mampu memberikan respon cepat terhadap laporan masyarakat. “Call Center 110 harus disosialisasikan secara luas, agar masyarakat tahu dan bisa cepat melapor jika terjadi sesuatu,” ujarnya.

Wakapolda menekankan bahwa perwira Pamapta memiliki tanggung jawab besar sebagai pengganti Kapolres di luar jam dinas. Ia meminta agar setiap perwira dan personel mampu membaca situasi lingkungan, memahami potensi kerawanan, serta bertindak cepat ketika ada keluhan masyarakat.

Selain itu, Wakapolda juga memberikan pesan moral penting kepada seluruh personel agar menjauhi perilaku hedonis, tidak terlibat pinjaman online (Pinjol) maupun judi online (Judol), serta selalu menjaga integritas dan marwah institusi Polri. “Jadilah anggota Polri yang bersyukur, sederhana, dan tulus melayani masyarakat,” pesannya.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan, mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan Polri yang presisi dan dipercaya publik.rls

Yayasan Garuda Nusantara Perkasa dan Yayasan Amanah Cinta Kasih gelar pelatihan penjamah makanan siap saji

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia.my.id – Yayasan Amanah Cinta Kasih bersama Yayasan Garuda Nusantara Perkasa menggelar Pelatihan Keamanan Pangan dan Penjamah Makanan Siap Saji, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Latasan Bengkulu dan diikuti oleh karyawan dari SPPG Bumi Ayu dan SPPG Pagar Dewa, Sabtu (11/10).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para karyawan dalam menyajikan makanan yang sehat, bergizi, dan higienis, sebagai bagian dari pelaksanaan program makan bergizi gratis bagi masyarakat.

Narasumber dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, menyampaikan pentingnya pemahaman mengenai ketahanan pangan bagi para pengelola dan penjamah makanan.

“Manfaatnya? Ya, mereka tahu tentang wawasan mengapa mesti ada kegiatan pelatihan ketahanan pangan. Kemudian juga menjelaskan kepada mereka bahwa kebijakan ini ada dasar hukumnya, dan apa saja yang mereka dapatkan pada saat pelatihan. Kita jelaskan pada peserta tentang tempat mereka bekerja, termasuk klasifikasi pangan, kebijakan untuk yayasan, dan fasilitas yang mesti disiapkan untuk para pekerja dalam pelaksanaan kegiatan,” ujar Neli Hartati.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas pihak dalam pelaksanaan kegiatan penyediaan pangan ini.

“Ada juga koordinasi dengan tim yang jadi leadernya di SPPG, juga dengan tim puskesmas setempat, termasuk untuk inspeksi kesehatan lingkungannya. Program ini sudah diakui pemerintah dan pemerintah mewajibkan seluruh dinas kesehatan ikut serta, terutama dalam membantu tim SPPG agar siap dan aman di lapangan,” tambahnya.

Neli juga menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kasus keracunan pangan di Kota Bengkulu.

“Kami ingin mengantisipasi jangan sampai ada keracunan pangan. Pelaporan untuk keracunan sampai saat ini belum ada, tapi kalau tidak lapor kami juga tidak tahu. Saat ini ada 25 dapur di Kota Bengkulu dan Alhamdulillah belum ada laporan kejadian luar biasa dari tiap dapur yang ada,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Neli berpesan agar seluruh pihak yang terlibat — yayasan, pemilik dapur, tim SPPG, dan Dinas Kesehatan — terus menjalin koordinasi yang baik.

“Kami siap membantu, terutama dalam urusan memberikan informasi. Itu menjadi kewajiban kami untuk memastikan pangan yang disediakan benar-benar sehat, bergizi, dan aman,” tutupnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh pengelola dan penjamah makanan siap saji di Kota Bengkulu dapat lebih memahami standar keamanan pangan dan menjalankan praktik penyajian makanan yang aman bagi masyarakat. rls

Jumat berkah dan Jumat curhat Kapolda Bengkulu bersama masyarakat dan nelayan di Teluk Segara

Foto: istimewa

news-raflesia-inonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K.,M.Si., melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dan Jumat Curhat bersama warga dan nelayan di kawasan Teluk Segara pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Bengkulu didampingi Pejabat Utama Polda Bengkulu antara lain Dirintelkam Polda Bengkulu, Kabidhumas Polda Bengkulu, Penata Kebijakan Kepolisian Madya TK. III. dan Wadir Binmas Polda Bengkulu,

Kapolda Bengkulu berkesempatan makan bersama warga dan nelayan dalam suasana penuh keakraban. Kapolda juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga sebagai bentuk empati dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan Jumat Berkah dan Jumat Curhat ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat pesisir. Kami ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat, serta memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K.,M.Si.

Antusias warga terlihat tinggi dan mereka merasa bangga dapat berinteraksi langsung serta makan bersama Kapolda Bengkulu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membangun kedekatan dan memperkuat semangat kebersamaan.

Kapolda Bengkulu juga mengajak masyarakat sekitar wisata pantai untuk menjaga keamanan dan kebersihan pantai agar wisatawan semakin tertarik sehingga berdampak langsung dengan peningkatan ekonomi.

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga keamanan dan kebersihan pantai, sehingga wisatawan dapat merasa nyaman dan aman saat berkunjung ke pantai. Dengan demikian, perekonomian masyarakat sekitar juga dapat meningkat,” tambah Kapolda.

Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan. Kapolda Bengkulu juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial. rls

Kemenham perkuat kapasitas HAM tenaga Kesehatan di RSUD Rejang Lebong

Foto: Kemenham, kegiatan penguatan pemahaman dan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi aparatur dan tenaga kesehatan di RSUD Rejang Lebong pada Selasa (7/10/2025).

news-raflesia-indonesia, Rejang Lebong – Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan Wilayah Kerja Bengkulu menggelar kegiatan penguatan pemahaman dan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi aparatur dan tenaga kesehatan. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di RSUD Rejang Lebong pada Selasa (7/10/2025), sebagai langkah nyata mendorong penerapan prinsip HAM di sektor pelayanan publik.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Kemenham untuk memastikan setiap instansi pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, mampu mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam standar operasionalnya. Fokus utamanya adalah mewujudkan pelayanan yang berkeadilan dan menghormati hak-hak dasar setiap pasien.

Kakanwil Kemenham Sumsel, Hendry Marulitua, dalam pemaparannya menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus bersifat non-diskriminatif. Ia menyatakan bahwa setiap aspek pelayanan kepada masyarakat wajib berlandaskan pada penghormatan terhadap martabat manusia tanpa terkecuali.

“Rumah sakit adalah lembaga pelayanan publik yang memiliki peran vital dalam pemenuhan hak dasar manusia, yaitu hak atas kesehatan. Peningkatan pemahaman HAM di lingkungan tenaga kesehatan akan memperkuat budaya kerja yang lebih humanis,” ujar Hendry Marulitua saat memberikan pembinaan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur RSUD Rejang Lebong, Nova Friska Elianti, beserta jajaran manajemen dan pegawai. Para peserta tampak antusias mengikuti materi serta sesi tanya jawab, yang menunjukkan komitmen tinggi pihak rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis hak asasi.

Melalui penguatan ini, diharapkan sinergi antara Kemenham dan RSUD Rejang Lebong terus terjalin erat. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan instansi pelayanan publik di wilayah Bengkulu yang tidak hanya profesional secara medis, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip HAM internasional.

error: Content is protected !!