Di balik puing 21 rumah: 25 keluarga di Bengkulu butuh bantuan segera

Foto: Ketua RT 05 Kelurahan Pengantungan, Aulia Rahman (kiri), saat memberikan keterangan mengenai kondisi warga terdampak kebakaran, dan petugas pemadam kebakaran bersama tim gabungan (kanan) saat melakukan penanganan di lokasi musibah kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu 12/8/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di RT 05, Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu. Peristiwa ini menghanguskan sedikitnya 21 unit rumah dan berdampak langsung pada 25 Kepala Keluarga (KK) yang kini kehilangan tempat tinggal serta harta benda.

Ketua RT 05 Kelurahan Pengantungan, Aulia Rahman, mengungkapkan bahwa bantuan darurat saat ini sangat mendesak bagi para korban yang terdampak musibah tersebut.

“Yang paling mendesak saat ini adalah pakan (makanan), pakaian, air minum, dan makanan ringan. Dampak kebakaran ini mengenai 21 rumah dengan total 25 KK berdasarkan data sementara,” ujar Aulia saat ditemui di lokasi kejadian.

Kondisi Warga dan Pengungsian

Saat ini, mayoritas warga terdampak masih bertahan di sekitar lokasi bencana karena belum siap meninggalkan puing-puing rumah mereka. Meski demikian, beberapa keluarga telah berinisiatif mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.

“Warga masih bertahan di lingkungan sini karena situasi rumah yang belum bisa ditinggalkan. Namun, ada juga beberapa keluarga yang sudah mengungsi ke luar. Kami berharap warga terdampak untuk sementara tetap aman menempati rumah-rumah warga sekitar yang tidak terkena dampak,” jelasnya.

Respon Pemerintah dan Layanan Kesehatan

Pemerintah Kota Bengkulu bersama pihak Kecamatan, BPBD, dan instansi terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan awal. Penanganan darurat seperti pendirian dapur umum telah dilakukan untuk menjamin kebutuhan pangan warga terdampak sejak sore hari.

Selain itu, Puskesmas Kelurahan Pengantungan juga telah menyiagakan posko kesehatan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan pada korban, khususnya anak-anak dan balita.

“Pemerintah Kota sudah mendirikan dapur umum. Mulai sore hingga malam ini, bantuan makanan dan minuman sudah disalurkan. Pihak Puskesmas juga siap melayani warga atau anak-anak yang membutuhkan penanganan medis di posko Kelurahan,” tambah Aulia.

Saat ini, fokus utama memastikan kebutuhan pokok harian warga terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

https://www.tiktok.com/tiktokstudio/content

Pewarta: Man