Ketua HIPMI Bengkulu Yosia yodan buka ‘Public Speaking Show 2026’ di eduvision: Bekali 85 Anak jadi calon pemimpin masa depan

Foto: Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan (tengah), saat acara Public Speaking Show 2026 yang diikuti 85 peserta di Atrium Bencoolen Mall, Kamis (7/5/2026).

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Rangkaian acara Eduvision di Atrium Bencoolen Mall semakin semarak dengan digelarnya “Public Speaking Show 2026” pada Kamis (7/5/2026). Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, secara resmi membuka kegiatan bergengsi ini, yang didampingi oleh Founder Professional Skill Center Bengkulu, Ranggi Dwinanda.

Acara yang kini menginjak tahun ketiga pelaksanaannya ini, diinisiasi oleh Professional Skill Center Bengkulu sebagai wadah unjuk bakat bagi 85 anak dari berbagai usia di Provinsi Bengkulu. Dalam sambutan yang penuh inspirasi, Yosia Yodan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ranggi Dwinanda atas dedikasi dan konsistensinya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) daerah melalui pelatihan public speaking.

Yosia menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik adalah bekal fundamental bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pemimpin di masa depan. “Menjadi seorang pemimpin itu harus pintar berbicara di depan publik. Kita harus mampu meyakinkan orang lain. Kuncinya, kita harus yakin dulu dengan diri sendiri, baru kemudian kita bisa menggerakkan teman-teman dan organisasi,” papar Yosia dengan lugas.

Selain kemampuan vokal, Ketua HIPMI Bengkulu ini juga menyoroti pentingnya karakter yang seimbang bagi para calon pemimpin muda, yang meliputi iman yang kuat, adab yang baik, serta etika yang luhur. Sebagai bentuk dukungan nyata dan apresiasi atas keberanian seluruh peserta yang tampil, Yosia Yodan memberikan reward istimewa berupa tiket bermain gratis di Playodania bagi seluruh anak.

Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Founder Professional Skill Center, Ranggi Dwinanda, memaparkan tujuan utama dari Public Speaking Show. “Tujuannya adalah melatih peserta didik untuk berani berkompetisi. Di sini kami menguji nyali mereka serta mengevaluasi perkembangan vokal, gestur, dan kepercayaan diri yang telah dipelajari selama pelatihan,” terang Ranggi.

Tahun ini, kompetisi dibagi menjadi tiga kategori menarik, mulai dari pembacaan puisi hingga pertunjukan monolog, yang melibatkan peserta dari tingkat SD hingga SMA. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir generasi muda Bengkulu yang tidak hanya percaya diri dan kompetitif, tetapi juga siap menyongsong dan memberikan kontribusi terbaik pada era bonus demografi Indonesia di tahun 2035–2045 mendatang.

banner 728x250