“Tim Sesepuh raih juara 1 di Free fire tournament HIPMI Bengkulu expo 2025”

news-raflesia-indonesia.my.id – Suasana HIPMI Bengkulu Expo 2025 semakin meriah dengan digelarnya Free Fire Tournament Battle Royal yang diikuti oleh puluhan tim dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Turnamen ini diadakan secara langsung di depan Kraving Bengkulu, mempertemukan para peserta dalam pertandingan seru hingga babak final. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp 3.000.000 dalam bentuk uang pembinaan dan sertifikat.

Fenidia, perwakilan dari Free Fire Community, dipercaya sebagai juri utama dalam kompetisi ini. Sistem penilaian menggunakan metode point system, di mana 12 tim dengan skor tertinggi akan melaju ke babak final. “Turnamen ini diikuti oleh empat pot, masing-masing pot berisi 12 tim, dengan setiap tim terdiri dari lima pemain. Format kompetisi ini memungkinkan tim bertemu langsung dalam pertandingan hingga mencapai Booyah, yang menjadi penentu kemenangan,” ujar Fenidia di lokasi pertandingan Free Fire.

Menurut Kanna, panitia penyelenggara, antusiasme peserta sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka pada 6 Februari lalu. “Banyak tim yang langsung mendaftar begitu pendaftaran dibuka. Kami melihat bahwa komunitas Free Fire di Bengkulu sangat aktif dan kompetitif,” ujarnya. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian acara HIPMI Bengkulu Expo 2025 dan mendapat dukungan dari berbagai sponsor, di antaranya Yodan Land Group, HIPMI X, Oma Casa Hotel, Azoka Wear, Universitas Dehasen, Esport Federation of Indonesia, dan Free Fire Bengkulu Community.

Salah satu peserta menyebut bahwa kompetisi ini menjadi ajang pembuktian bagi timnya. “Kami sudah berlatih keras untuk turnamen ini. Target kami tentu saja juara, tapi yang paling penting adalah menikmati pertandingannya,” katanya. Babak final yang digelar pada 16 Februari 2025 dimenangkan oleh Tim Sesepuh yang meraih Juara 1. Anggota tim tersebut terdiri dari Muhammad Faisal, Arian Pratama, Raja, Prastian, dan Patra Aria.

Tim Sesepuh mengungkapkan bahwa perjuangan untuk menjadi juara sangat banyak mengorbankan waktu, makan, dan uang. “Hampir tidak jadi juara pada saat kualifikasi ke final, akhirnya beli slot biar bisa masuk final. Finalnya 5 men, 3 men tidak dapat poin, 2 men kami mengejar, dan berharap ke depannya bisa ikut ajang nasional,” ungkap tim Sesepuh. Keberhasilan Tim Sesepuh menjadi inspirasi bagi tim lainnya dan menambah semarak acara HIPMI Bengkulu Expo 2025. Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan dapat terus mendorong perkembangan komunitas Free Fire dan esports di Bengkulu.