Sukseskan program MBG, BGN dan Pemprov Bengkulu perkuat sinergi.

Foto: Suasana Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihadiri oleh Pemprov Bengkulu, BGN, SPPG, dan HMD-Gemas demi menyatukan visi mencerdaskan anak bangsa.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (3/8) di di Ruang Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Foto: Asisten II Pemprov Bengkulu R.A. Denni, Koordinator Regional BGN Iqbal Ramadhan, Ketua HMD-Gemas Wehelmi Ade Tarigan, beserta jajaran pengurus SPPG dan ahli gizi berfoto bersama usai pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program MBG di Bengkulu, Senin (3/8/26)

Acara yang berlangsung dengan semangat kebersamaan ini bertujuan untuk menyatukan langkah demi menyukseskan program nasional MBG di wilayah Provinsi Bengkulu.

Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni.

Turut hadir jajaran pengurus BGN, kepala satuan gizi, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag, kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta para ahli gizi.

Koordinator Regional BGN Provinsi Bengkulu, Iqbal Ramadhan, S.H., menyebutkan bahwa saat ini terdapat 143 dapur SPPG di Provinsi Bengkulu.

Meski jumlah dapur tidak sebanyak provinsi lain, Iqbal menegaskan bahwa hal ini justru mempermudah pengawasan kualitas.

“Dengan jumlah dapur yang sedikit, kita bisa menjaga kualitas dengan maksimal. Jangan sampai dapur sudah sedikit tapi banyak masalah. Hubungan koordinasi antara SPPG dan yayasan mitra harus dijaga sebaik-baiknya,” tegas Iqbal.

Ia juga memberikan peringatan keras terkait standar keamanan pangan. “Dari awal bahan masuk harus dikontrol ketat saling mengawasi dan kordinasi,” jelas Iqbal dengan tegas.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) Bengkulu, Wehelmi Ade Tarigan, S.H., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang kuat di lapangan.

“Kami sengaja mengajak seluruh perwakilan BGN, mulai dari korwil, kepala regional, kepala SPPG, hingga korcam bersama Pemda Provinsi. Jika kita tidak bersinergi, program besar dari Bapak Presiden ini akan sulit sukses sempurna,” ungkap Wehelmi di hadapan media.

Ia menambahkan, evaluasi lapangan akan terus dilakukan agar anak-anak penerima manfaat benar-benar menyukai menu makanan yang disajikan. Standard Operating Procedure (SOP) pengelolaan dapur juga kini diperketat.

“Semua lini kita evaluasi, mulai dari variasi menu hingga SOP standar dapur. Mitra dapur BGN harus bertanggung jawab penuh untuk melakukan perbaikan sesuai aturan operasional,” tambahnya.

Membuka acara secara resmi, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan menyukseskan program MBG.

“Program Makan Bergizi Gratis ini memiliki dampak yang sangat positif untuk melahirkan anak-anak dengan gizi yang baik. Kami berharap seluruh pengelola dapur menyesuaikan operasional dengan aturan dan petunjuk yang ada,” kata R.A. Denni.

Ia juga berharap lewat kolaborasi kokoh ini, tumbuh kembang anak-anak di Bengkulu dapat terjaga optimal guna menyongsong generasi emas Indonesia.

“Mari kita bangun kebersamaan untuk saling asah, asih, dan asuh demi suksesnya Program Makan Bergizi Gratis ini,” pungkasnya.

Pewarta: Man