banner 1000x350

Redaksi

976 KIRIMAN 0 KOMENTAR

RUPS luar biasa Bank Bengkulu tetapkan nama calon pimpinan, gubernur: Kita Ingin Cepat dan Akurat

Foto: Dok. Media Center

Bengkulu, News-raflesia-indonesia.my.id – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memimpin langsung Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT. Bank Pembangunan Daerah Bengkulu yang digelar di Aula H. Mochtar Azhari, Graha Bank Bengkulu, pada Senin (28/4). Rapat ini menjadi momen penting dalam menentukan arah kepemimpinan bank daerah tersebut. Dalam upaya mempercepat pengisian kursi pimpinan.

Dalam keterangannya usai rapat, Gubernur Helmi menyampaikan bahwa seluruh pemegang saham hadir dalam agenda tersebut, meskipun dua Bupati berhalangan hadir dan diwakilkan oleh perwakilan resmi. “Alhamdulillah, RUPS luar biasa berjalan dengan baik. Seluruh pemegang saham hadir, meskipun ada dua Bupati yang diwakili, namun mereka telah membawa mandat,” ujar Helmi.

Gubernur menegaskan bahwa proses penentuan jajaran direksi dan komisaris belum final. Saat ini nama-nama calon yang diajukan masih harus melalui proses penilaian kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Nanti OJK yang menentukan, baru kemudian dikembalikan kepada pemegang saham. Tentu kita berharap hasilnya segera keluar, agar kekosongan kursi pimpinan di sini cepat terisi,” jelas Gubernur ke-12 Provinsi Bengkulu itu.

Helmi juga menekankan pentingnya percepatan proses seleksi pimpinan agar Bank Bengkulu bisa segera bergerak lebih optimal. “Karena Gubernur serta Bupati/Walikota menginginkan semua prosesnya cepat, akurat, dan sesuai harapan,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Bengkulu, Ridwan Nurazi, mengonfirmasi bahwa proses pengajuan calon telah dilakukan sesuai prosedur dan kewenangan pemegang saham. Beberapa nama telah diputuskan dalam rapat tersebut.

“Dalam RUPS tadi sudah ditentukan, dan proses selanjutnya berada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Ridwan yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Bengkulu.

Ia membeberkan nama-nama calon untuk sejumlah posisi penting. Untuk posisi Direktur Utama, diusulkan nama M. Fatahillah, sementara posisi Direktur Kepatuhan diisi oleh Beni Farendra. Sedangkan untuk Komisaris Non-Independen diajukan Andaru Pranata dan Elva Hartati. Nama Ridwan sendiri kembali diajukan sebagai Komisaris Independen.

“Tadi beberapa nama sudah diputuskan untuk mengikuti tahapan selanjutnya, dan kami akan melengkapi semua berkas untuk diajukan ke OJK,” terang Ridwan.

Ia menambahkan, setelah dokumen lengkap dikirimkan, OJK akan melanjutkan proses ke tahap fit and proper test guna menentukan siapa saja yang layak menduduki jabatan. “Baru nanti diketahui siapa yang lulus,” tutupnya. (ADV)

 

Tim chef lavenrice raih juara pertama kompetisi jawara di ajang kuliner bergengsi diversifikasi pangan Bank Indonesia Bengkulu

Foto: istimewa

Bengkulu, new-raflesia-indonesia.my.id – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Tim Chef Lavenrice yang telah berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi memasak diversifikasi pangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu. Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk mendukung program makanan halal serta optimalisasi penggunaan bahan pokok yang semakin mahal, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, melalui inovasi pengolahan bahan menjadi bentuk bubuk.

Manajer Lavenrice, Lopan Azwar, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, dengan kerja tim yang solid, akhirnya Lavenrice berhasil menjadi juara pertama dan membawa harum nama dalam ajang bergengsi ini. Sukses selalu untuk tim dapur Lavenrice. Yes, we do the best!” ujar Lopan penuh semangat di Lavenrice, Minggu (27/4/2025).

Acara itu diikuti oleh sejumlah restoran ternama di Bengkulu, salah satunya Lavenrice. Setiap restoran diwakili oleh tiga orang peserta.

“Kompetisi ini tidak main-main, karena juri utamanya adalah Chef Lord Adi, salah satu finalis MasterChef Indonesia Season 8 yang sudah dikenal berpengalaman dan profesional. Ini menjadi tantangan berat bagi kami untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” ungkap Tim Chef Lavenrice.

Dalam lomba tersebut, peserta diminta untuk memasak menu khas daerah, khususnya dari Bengkulu. Tim Chef Lavenrice memilih untuk memasak menu “Bagar Ikan Rafflesia”, sebuah sajian ikan bakar khas Bengkulu yang dipersiapkan dalam waktu 45 menit hingga satu jam.

Foto: istimewa

Tim Chef Lavenrice menjelaskan bahwa proses memasak berjalan sesuai dengan rencana. Saat sesi presentasi di hadapan juri, tim memaparkan filosofi di balik hidangan tersebut, yang merupakan bagian dari kekayaan kuliner Bengkulu. Respons juri terhadap presentasi dan rasa masakan pun sangat positif.

Malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB, diumumkan para pemenang. Meskipun sempat merasa tegang dan menganggap Kampung Pesisir sebagai pesaing kuat, akhirnya Lavenrice diumumkan sebagai Juara Pertama.

Dukungan penuh dari manajemen, mitra kerja, serta karyawan PT Yodan Land Group dan seluruh tim Lavenrice menjadi kekuatan utama di balik kemenangan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Kemenangan ini semakin memantapkan posisi Lavenrice sebagai salah satu restoran terbaik di Bengkulu,” tutup Tim Chef Lavenrice.

Tabungan emas BSI hadirkan fitur digital lengkap, Aman, dan sesuai syariah untuk masyarakat

Foto: Istimewa

https://www.facebook.com/share/v/16Rj54t9ZW/

https://www.instagram.com/reel/DI8jQHpy88u/?igsh=N3g0czBpdGM1azU=

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Bank Syariah Indonesia (BSI) terus berinovasi dalam layanan keuangan syariah dengan meluncurkan Tabungan Emas BSI , sebuah solusi investasi emas digital yang aman, mudah, dan sesuai dengan prinsip syariah. Peluncuran ini disosialisasikan dalam acara Talkshow Literasi Inklusi dan Keuangan Syariah yang digelar di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu , pada Minggu(27/4) .

Dalam acara tersebut, Adi putro Maryono, SE, MBA , selaku Area Manager BSI Bengkulu, menjelaskan bahwa Tabungan Emas BSI memungkinkan masyarakat untuk mulai berinvestasi emas dengan nominal terkecil hanya 0,1 gram , yang bisa dibeli kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi Byond by BSI . Inovasi ini bertujuan untuk memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat yang ingin berinvestasi secara halal sesuai dengan prinsip syariah.

https://www.instagram.com/reel/DI9Oh88yRk4/?igsh=MXZmMDI5YXF1NjByaQ==

https://vt.tiktok.com/ZSrEsGNaP/

Adi putro juga mengungkapkan bahwa perbankan syariah di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam literasi dan inklusi keuangan. Dibandingkan dengan perbankan konvensional, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk syariah masih rendah. “Kami sebagai bank syariah terus memperbaiki pelayanan agar kepercayaan masyarakat meningkat, dan kami optimis kepemilikan rekening syariah akan tumbuh seiring waktu,” ujarnya.

Dari sisi jumlah outlet, bank syariah masih tertinggal jauh dibandingkan dengan perbankan konvensional. Data mencatat bahwa total outlet perbankan syariah di Indonesia baru mencapai 2.388 , sementara bank konvensional memiliki 22.400 outlet . Adi putro menyebut kondisi ini sebagai tantangan bagi bank syariah dalam memperluas jangkauan layanan mereka. “Dibandingkan bank konvensional yang lebih dulu hadir, kami membutuhkan usaha lebih besar untuk mengejar ketertinggalan ini,” ungkapnya.

Dalam talkshow tersebut, Adi putro juga menyoroti berbagai keunggulan Tabungan Emas BSI , termasuk harga jual dan beli yang kompetitif, emas fisik yang tersedia dan tersimpan aman, serta sistem transaksi yang sepenuhnya mengikuti prinsip syariah. “Tabungan Emas BSI ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin memiliki logam mulia berkualitas,” ujarnya.

Foto: Dok NRI

Emas yang ditawarkan dalam Tabungan Emas BSI memiliki kadar 99,99% , berstandar SNI , serta berlogo eksklusif BSI . Produk ini juga telah mendapatkan rekomendasi Kesesuaian Syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) , sehingga memberikan jaminan bagi nasabah yang ingin berinvestasi secara halal.

Dengan skema investasi yang fleksibel, Tabungan Emas BSI memungkinkan pembelian emas mulai dari 0,1 gram , sehingga dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang baru belajar berinvestasi. Harga beli yang kompetitif juga menjadi daya tarik utama, memungkinkan nasabah untuk memaksimalkan potensi investasi tanpa harus mengeluarkan modal besar sejak awal.

Selain itu, keamanan investasi menjadi prioritas utama BSI. Emas fisik nasabah tersimpan aman di fasilitas penyimpanan khusus milik BSI , dan nasabah dapat membeli, menjual, serta memantau saldo emas secara digital kapan saja dan di mana saja melalui mobile banking BSI . Seluruh transaksi dijalankan berdasarkan prinsip syariah , sehingga memberikan ketenangan bagi nasabah yang ingin berinvestasi secara halal dan amanah.

“Tabungan Emas BSI bukan sekadar investasi, tapi juga solusi perencanaan keuangan jangka panjang yang aman dan sesuai syariah. Dengan fitur-fitur digital yang lengkap, kami ingin memudahkan seluruh lapisan masyarakat untuk mulai berinvestasi emas,” tutup Adi putro.

Dengan adanya Tabungan Emas BSI , investasi emas kini menjadi lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi semua orang. Masyarakat yang ingin memulai investasi dapat segera membuka Tabungan Emas BSI dan meraih masa depan finansial yang lebih stabil dan terpercaya. (ADV)

https://www.facebook.com/share/v/18yZXMpq3t/

Foto: Dok. BI Bengkulu

OJK dan BI bersinergi tingkatkan literasi digital, Cegah risiko di era keuangan modern

Foto: Istimewa

https://www.facebook.com/share/v/16Rj54t9ZW/

https://www.instagram.com/reel/DI8jQHpy88u/?igsh=N3g0czBpdGM1azU=

Bengkulu,news-raflesia-indonesia.my.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu menekankan pentingnya literasi keuangan digital bagi masyarakat dalam acara Berkah: Talkshow Literasi Inklusi dan Keuangan Syariah , yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bengkulu di Bencoolen Mall , Minggu  (27/4). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sistem keuangan berbasis digital yang semakin berkembang pesat.

 

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen di Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Flora Apriani , yang menjelaskan bahwa OJK adalah lembaga independen yang memiliki tugas utama dalam mengatur, mengawasi, memeriksa, serta melakukan penyelidikan di sektor jasa keuangan . Ini mencakup perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, hingga berbagai lembaga pembiayaan non-bank.

Foto: Dok. NRI

 

“OJK dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 , yang kemudian diperbarui dengan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK . Tujuannya adalah menjaga keteraturan, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas sektor jasa keuangan, serta mewujudkan sistem keuangan yang stabil, tumbuh berkelanjutan, dan melindungi kepentingan konsumen,” papar Flora Apriani dalam pemaparannya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap fintech atau layanan keuangan berbasis digital yang terus berkembang pesat di Indonesia. Berbagai inovasi seperti social crowdfunding, crypto asset, P2P lending, inovasi keuangan digital (IKD), E-Money, E-Wallet , hingga platform e-commerce dan trading platform semuanya berada dalam pengawasan OJK.

“Perkembangan inovasi keuangan digital membuka banyak peluang, namun juga membawa risiko. Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas dalam memilih layanan keuangan digital yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK untuk menghindari potensi kerugian,” jelas Flora.

 

Selain itu, Flora juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal , yang sering kali menjebak masyarakat dengan bunga tinggi dan cara penagihan yang tidak sesuai aturan. OJK secara aktif melakukan edukasi dan perlindungan konsumen agar masyarakat lebih berhati-hati sebelum menggunakan layanan pinjaman digital.

 

“Selalu pastikan aplikasi pinjaman yang digunakan memiliki izin resmi dari OJK . Jangan mudah tergiur dengan iming-iming proses cepat, tanpa melihat keabsahan lembaga penyedianya,” tegas Flora Apriani dalam sesi diskusi.

Foto: Dok. NRI

Melalui talkshow ini  Flora Apriani  menjelaskan, Dengan meningkatnya digitalisasi dalam sektor keuangan, OJK berharap literasi keuangan masyarakat juga ikut berkembang. Kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak akan membantu mereka menghindari risiko, termasuk jebakan pinjaman ilegal yang semakin marak.

 

Melalui acara ini, OJK bersama dengan Bank Indonesia terus mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan memanfaatkan teknologi keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. Harapannya, inklusi keuangan di Indonesia dapat meningkat, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari sistem keuangan yang transparan dan berdaya saing.

 

OJK juga mengajak masyarakat untuk aktif mencari informasi terkait produk keuangan dan investasi sebelum mengambil keputusan. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat meminimalisir risiko dan memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital secara lebih optimal.

 

Literasi keuangan digital yang kuat tidak hanya akan membantu masyarakat dalam mengelola keuangan pribadi mereka, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, stabil, dan berkelanjutan bagi Indonesia di masa mendatang. Dengan pemahaman yang benar, masyarakat dapat semakin cerdas dalam menggunakan layanan keuangan digital dan terhindar dari potensi penipuan atau kerugian finansial.

Foto: Dok. BI Bengkulu

Kinan jelita resmi luncurkan single ‘Glow Up’, Bukti bakat Bengkulu siap go nasional!

Foto: Dok. NRI

Bengkulu. news-raflesia-indonesia.my.id – Suasana Hotel Mercure di Jawa Meeting  room Bengkulu pada Sabtu malam (27/4) berubah semarak ketika Kinan Jelita, penyanyi muda berbakat asal Bengkulu, resmi meluncurkan single perdananya bertajuk “Glow Up”.

Kinan Jelita, siswi kelas 8 SMPN 1 Kota Bengkulu, tampil memukau di acara peluncuran yang dipenuhi tamu undangan, media, dan para penggemarnya yang sudah tidak sabar menantikan debut solo idolanya.

Foto: Dok NRI

Lagu “Glow Up” yang di nyayikan, merupakan karya ciptaan Abay Otok-Otok, anak didik dari penyanyi senior Iis Dahlia asal Jakarta, dengan dukungan Ryan Hidayat sebagai remixer, Trian sebagai arranger, dan diproduksi langsung oleh Imam Muslik di bawah label Imam Music.

Dalam sambutannya, Abay Otok-Otok mengungkapkan keistimewaan Kinan yang mampu menyerap materi lagu hanya dalam 12 jam sebelum rekaman. “Orang lain mungkin butuh waktu berminggu-minggu, tapi Kinan langsung rekaman keesokan harinya,” ungkap Abay penuh bangga.

Menariknya, hanya dalam enam hari, seluruh proses produksi lagu “Glow Up” rampung, menunjukkan kerja keras luar biasa dari tim kreatif dan Kinan yang dikenal tak hanya pintar bernyanyi, tapi juga seorang model profesional.

Kinan mengungkapkan Lagu “Glow Up” bercerita tentang seorang perempuan yang pernah dikecewakan oleh cowoknya. Alih-alih terpuruk, ia memilih untuk bangkit dan memperbaiki dirinya menjadi lebih baik. Saat sang pria baru menyadari kesalahannya, semuanya sudah terlambat. Perempuan ini sudah kehilangan rasa, memilih melangkah ke depan tanpa menoleh ke belakang. “Glow Up” menjadi simbol kekuatan self-love dan kebangkitan diri setelah mengalami luka.

Lebih lanjut Kinan Menjelaskan musik, “Glow Up” memadukan berbagai genre seperti Melayu, rock, dangdut, dan pop, menjadikannya kaya rasa dan siap memanjakan telinga pendengar lintas generasi.

Abay juga menambahkan Strategi promosi lagu ini pun digarap serius, dengan fokus pada media sosial terutama TikTok, mengingat platform tersebut menjadi wadah efektif untuk menyebarluaskan karya baru secara cepat dan masif.

Dalam konferensi pers, Kinan mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, terima kasih atas semua dukungan. Ini baru awal perjalanan, doakan Kinan bisa terus berkarya dan membanggakan Bengkulu,” ucap Kinan dengan penuh semangat.

Peluncuran single “Glow Up” disambut antusiasme tinggi dari masyarakat Bengkulu, membuktikan bahwa talenta muda seperti Kinan layak diperhitungkan di industri musik nasional dan siap bersinar lebih terang di masa depan.

BI Berkah 2025 dibuka meriah: Pameran UMKM, Talkshow, hingga lomba syariah ramaikan Bengkulu

Foto: Dok. NRI

https://www.instagram.com/p/DI4IS-jy7Ql/?igsh=MTE0OHRtcHZpYWZ1Mg==

https://www.facebook.com/share/v/1AZCXDirFv/

Bengkulu. news-raflesia-indonesia.my.id – Agenda tahunan Festival Ekonomi Syariah Berkah 2025 resmi dibuka pada Jumat (25/4/2025) sore di auditorium Bencoolen Mall, Bengkulu. Acara ini digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bengkulu  didukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (27/4/2025).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk perwakilan Polda Bengkulu, Perwakilan Korem, Forkopimda, Rektor Universitas Bengkulu Ibu Retno, serta pimpinan perbankan se-Provinsi Bengkulu. Selain pembukaan, acara ini juga diramaikan oleh pameran 24 tenan UMKM lokal.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bengkulu, Wahyu Yuwana, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sambutannya di pembukaan Festival Ekonomi Syariah Berkah 2025, Wahyu mengungkapkan bahwa berdasarkan State of the Global Islamic Economy (SGIE), Indonesia saat ini menempati posisi ketiga dunia sebagai produsen produk halal, termasuk makanan, Fasion muslim, dan pariwisata halal.

Menurut Wahyu, pencapaian ini membutuhkan kerja keras dan kolaborasi berkelanjutan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Forkopimda, hingga lembaga dan instansi terkait. BI sendiri mengusung tiga strategi utama dalam penguatan ekonomi syariah: pembangunan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi masyarakat terhadap ekonomi syariah.

Ia juga menekankan bahwa produk halal harus dilengkapi dengan prinsip thayyiban—tidak hanya halal secara hukum, tetapi juga baik dari sisi kualitas dan sumber keuangannya. Festival Berkah ini menjadi salah satu upaya konkret BI untuk memperluas edukasi serta mendorong pembentukan pasar syariah yang kuat di Bengkulu. Kegiatan ini pun menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera dan akan berlanjut ke tingkat nasional.

Festival Berkah 2025 menghadirkan berbagai rangkaian acara, seperti pameran UMKM halal, talk show keuangan syariah, kompetisi MTQ, kuis ekonomi syariah, lomba memasak, hingga lomba qasidah bertema cinta dan bangga rupiah. BI juga mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS, sebagai bentuk akselerasi transaksi nontunai dan penguatan kedaulatan ekonomi nasional berbasis syariah.

Foto; Dok. NRI

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah melalui Festival Ekonomi Syariah Berkah 2025. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Asisten II Pemprov Bengkulu, RA. Deny, S.H., M.M., disebutkan bahwa Berkah bukan sekadar seremoni, melainkan representasi nyata dari kolaborasi dan semangat bersama untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis syariah, khususnya melalui peran aktif pelaku UMKM dan pondok pesantren.

Deny menuturkan bahwa produk halal saat ini telah menjadi bagian dari konsumsi global, menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi berdaya saing tinggi. Ia juga memberikan apresiasi atas konsistensi dan kesinambungan peran Bank Indonesia dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk melalui penyelenggaraan Festival Berkah 2025.

Pemprov Bengkulu, lanjut Deny, akan terus memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia, lembaga pemerintah, akademisi, hingga praktisi ekonomi syariah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, namun juga menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk lebih memahami potensi ekonomi syariah sebagai pilar pembangunan daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi juga menyoroti pentingnya revitalisasi Pelabuhan Pulau Bai sebagai gerbang ekonomi Bengkulu. Gubernur, menurut Deny, sangat menaruh perhatian pada peran strategis pelabuhan tersebut dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. PT Pelindo bahkan telah menyatakan komitmennya untuk menginvestasikan dana sebesar Rp1 triliun demi mendukung revitalisasi kawasan pelabuhan tersebut.

Meski tantangan seperti pendangkalan alur pelabuhan masih menjadi hambatan, upaya konkret terus dilakukan. Deny menyampaikan bahwa kapal pengeruk besar dijadwalkan tiba di Bengkulu pada akhir bulan ini untuk memulai proses penyedotan alur. Pemerintah berharap langkah ini menjadi titik awal bagi optimalisasi fungsi Pelabuhan Pulau Bai sebagai pintu masuk utama pergerakan ekonomi Provinsi Bengkulu.

 

 

error: Content is protected !!