banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Trafik tol trans sumatera naik 28,78 persen saat long weekend Isra Mi’raj, Hutama Karya perketat pemantauan

Berada pada pintu tol disumatra

news-raflesia-indonesia, Sumtra – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kelolaan Hutama Karya seiring dengan berlangsungnya periode Long Weekend Perayaan Isra Mi’raj. Pada periode 15 Januari 2026, pergerakan kendaraan terpantau meningkat pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% dibandingkan trafik normal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi (Periode 15 Januari 2026):

* Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 14.361 kendaraan atau meningkat 9,93% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 16.486 kendaraan atau meningkat 29,59% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) tercatat sebanyak 8.491 kendaraan atau meningkat 26,30% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 1.765 kendaraan atau meningkat 3,46% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 16.989 kendaraan atau meningkat 17,91% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 6.671 kendaraan atau meningkat 44,58% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 2.365 kendaraan atau meningkat 89,81% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 10.832 kendaraan atau meningkat 34,09% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung – Pematang Siantar) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 25.391 kendaraan atau meningkat 30,20% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 10.564 kendaraan atau meningkat 32,71% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 6.842 kendaraan atau meningkat 82,65% dibandingkan trafik normal.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas pada periode Long Weekend, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk, rilis. pewarta: Man

Gotong royong menahan longsor: Polsek Kute Panang dan Warga Lukup Sabun Barat bersatu menjaga jalan kehidupan

Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026

news-raflesia-indonesia, Aceh Tengah – Ancaman tanah longsor yang mengintai di sisi jalan Kampung Lukup Sabun Barat tidak memadamkan semangat warganya. Justru dari tanah yang rapuh itu, tumbuh solidaritas yang kokoh antara Polri dan masyarakat.

Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026, di ruas jalan Kampung Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, yang menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pada sejumlah titik rawan pergerakan tanah, personel Polsek bersama masyarakat memasang tiang-tiang bambu sebagai penahan dinding jalan, sebagai langkah darurat untuk menahan tekanan tanah dan menjaga kestabilan badan jalan, (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kute Panang, Iptu Kamarudin, S.H., serta dihadiri Reje Kampung Lukup Sabun Barat, personel Polsek Kute Panang, Bhabinkamtibmas, aparatur kampung, dan masyarakat setempat. Tanpa sekat dan tanpa jarak, seluruh elemen bergerak dalam satu semangat menyelamatkan jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, aktivitas petani, hingga jalur distribusi kebutuhan harian.

Kapolsek Kute Panang Iptu Kamarudin, S.H. menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam. “Kami bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan sementara untuk mencegah longsor lanjutan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga, sehingga harus dijaga bersama demi keselamatan,” ujar Iptu Kamarudin, S.H., di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pemasangan bambu penahan tanah dilakukan sebagai solusi darurat sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. “Upaya ini memang bersifat sementara, kami berharap risiko longsor dapat diminimalkan dan jalan tetap aman dilalui,” tambahnya.

Sementara itu, Reje Kampung Lukup Sabun Barat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung jajaran Polsek Kute Panang yang turun bergotong royong bersama warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek dan seluruh personel Polsek Kute Panang yang hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kehadiran polisi memberi kami rasa aman dan semangat untuk menjaga akses jalan kampung ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Lukup Sabun Barat yang ikut bergotong royong sejak pagi hari. “Kalau jalan ini sampai amblas, aktivitas kami akan terganggu. Alhamdulillah polisi turun langsung membantu. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bentuk kebersamaan,” ujarnya.

Gotong royong ini bertujuan mencegah terjadinya longsor lanjutan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi Polri dan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana alam. Di balik kerja fisik yang melelahkan, tersimpan makna yang lebih dalam: kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan bagian dari masyarakat. rls

Siswa HighScope Bengkulu Alby afazrriel tembus ajang piano nasional hingga Hongkong di usia 9 tahun

siswa berprestasi dari Sekolah Highscope Bengkulu,Alby Afazrriel, siswa Fourth Grade yang di usianya yang masih 9 tahun telah menorehkan begitu banyak prestasi membanggakan dan Bercerita saat diwawancarai Yosia Yodan Ketua BPD hipmi Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sekolah HighScope Bengkulu kembali melahirkan siswa berprestasi melalui sosok Adinda Alby Afazrriel, siswa Fourth Grade yang di usia 9 tahun telah menorehkan berbagai capaian membanggakan. Kisah inspiratif Alby ini dibagikan melalui unggahan akun Instagram @highscope.bengkulu dan turut mendapat perhatian dari akun Instagram @yosiayodan.

Dalam sejumlah kompetisi piano yang diikuti, Alby berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai kota seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya, hingga ajang internasional di Hongkong. Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang disiplin, ketekunan tinggi, serta dukungan lingkungan belajar yang mendorong perkembangan bakat sejak usia dini.

Deretan penghargaan yang diraih Alby tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga mencerminkan keberanian untuk terus belajar dan berkembang. Setiap penampilan piano yang dibawakan menggambarkan karakter Alby yang fokus, konsisten, dan penuh semangat dalam menekuni bidang seni musik.

Menariknya, di balik prestasi musik yang gemilang, Alby juga memiliki cita-cita menjadi seorang programmer. Visi ini menunjukkan perpaduan antara seni, logika, dan teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan. Harapan dan apresiasi terhadap perjalanan Alby turut disampaikan melalui unggahan Instagram @highscope.bengkulu dan @yosiayodan, yang menilai Alby sebagai representasi generasi muda kreatif, visioner, dan solutif. Pewarta: Man.

Toyota Calya E manual dijual di Bengkulu, Mobil keluarga irit dan siap pakai untuk harian

Mobil keluarga irit dan nyaman ini cocok digunakan untuk kebutuhan harian, Berada dilokasi Kota Bengkulu 16/1/2026

news-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu – Toyota Calya tipe E manual ditawarkan untuk masyarakat Bengkulu dan sekitarnya. Mobil keluarga irit dan nyaman ini cocok digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antar kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Kondisi kendaraan masih fresh, terawat, dan siap pakai. Interior dan eksterior dalam keadaan baik, mesin normal, serta nyaman digunakan untuk keluarga maupun usaha.

Keunggulan lainnya, pajak kendaraan masih hidup, sehingga pembeli tidak perlu repot mengurus administrasi tambahan. Unit bisa dicek langsung untuk memastikan kondisi sesuai harapan.

Bagi peminat dari kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, dapat langsung menghubungi WhatsApp 085268275173. Lokasi mobil berada di Kota Bengkulu, dan calon pembeli dipersilakan datang untuk melihat unit secara langsung. Pewarta: Man

Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

Sumatera Barat – Satbrimob Polda Jambi turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Melalui personel Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Jambi melaksanakan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dengan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Kamis (15/1/2026), dengan melibatkan 24 personel.

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob bergotong royong mengangkut kayu serta material dasar untuk membangun jembatan darurat. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena menjadi akses utama penghubung antar desa yang sempat terputus akibat bencana.

Pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan kembali mobilitas warga, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak.

Selama proses pengerjaan, personel dilengkapi dengan perlengkapan SAR, dukungan logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi dan kembali ke posko masing-masing.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.

“Pembangunan jembatan darurat oleh Satbrimob Polda Jambi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Akses transportasi yang kembali terbuka akan sangat membantu pemulihan aktivitas warga sehari-hari,” ujar Kombes Pol Erdi.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

“Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat bangkitnya kondisi daerah yang terdampak,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pembangunan jembatan darurat tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Satbrimob Polda Jambi di Kabupaten Agam menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana, rilis.

Aksi Humanis Polres Pidie Jaya Tuai apresiasi warga, Debu pascabanjir berhasil dikendalikan

“Penyiraman dilakukan di wilayah hukum Polsek Meureudu dan Polsek Meurah Dua, mulai dari jalan seputaran Kota Meureudu hingga Simpang Teupin Pukat. Tujuannya untuk mengurangi debu di badan jalan agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan dapat berjalan lebih aman dan nyaman,”

news-raflesia-indonesia, Meureudu, Pidie Jaya – Debu tebal yang beterbangan di badan jalan pascabanjir menjadi keluhan utama warga di sejumlah titik di Kabupaten Pidie Jaya. Selain mengganggu aktivitas harian, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.

Menjawab kebutuhan itu, Polres Pidie Jaya hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang sarat nilai kemanusiaan. Dengan melaksanakan penyiraman badan jalan menggunakan Armoured Water Cannon (AWC) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir serta peningkatan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas. Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sat Samapta Polres Pidie Jaya dengan menyasar seputaran Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, hingga Simpang Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, wilayah yang terdampak debu cukup parah akibat endapan lumpur yang mengering pascabanjir.

Penyiraman dipimpin langsung oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, didampingi Kasat Samapta Iptu Ramli, Wakapolsek Meureudu Ipda Yusri, KBO Sat Samapta Ipda Mustafa, serta melibatkan personel Sat Lantas, Sat Samapta selaku operator AWC, dan personel Polsek Meureudu.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
“Penyiraman dilakukan di wilayah hukum Polsek Meureudu dan Polsek Meurah Dua, mulai dari jalan seputaran Kota Meureudu hingga Simpang Teupin Pukat. Tujuannya untuk mengurangi debu di badan jalan agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan dapat berjalan lebih aman dan nyaman,” ujar AKP Mahruzar.

Ia menambahkan, keberadaan satu unit AWC milik Polres Pidie Jaya menjadi sarana penting dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
“Dengan adanya armada AWC ini, kami berharap dapat memberikan solusi terbaik dalam kegiatan pemulihan pascabencana,” jelasnya.

Aksi penyiraman jalan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga Meureudu, Hasan (45), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi pascabanjir.
“Sejak banjir surut, debunya luar biasa. Kalau lewat jalan ini mata dan nafas terasa sesak. Alhamdulillah hari ini jalan disiram, jauh lebih nyaman. Terima kasih kepada Polres Pidie Jaya yang peduli dengan kondisi kami,” ungkap Hasan.
Hal senada disampaikan Nurhayati (38), warga Kecamatan Meurah Dua, yang sehari-hari melintas di jalur tersebut.
“Kami merasa diperhatikan. Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga turun langsung membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujarnya.

AKP Mahruzar menegaskan bahwa kegiatan penyiraman jalan ini juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie Jaya pascabencana.
“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran dan keseriusan Polri dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tutupnya.

Di tengah debu dan sisa lumpur pascabanjir, semburan air dari AWC Polres Pidie Jaya menjadi simbol harapan—bahwa negara hadir, mendengar, dan bekerja bersama rakyat. rls

error: Content is protected !!