banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Long weekend Isra Mi’raj, trafik JTTS naik 16,10 Persen, Hutama Karya catat arus mulai stabil

Salah Satu Gerbang tol di sumatra, Lebih tepatnya gerbang tol terletak Di Kota Bengkulu

news-raflesia-indonesia, sumatra – PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring dengan periode Long Weekend Perayaan Isra Mi’raj. Pada periode 17 Januari 2026, pergerakan kendaraan terpantau dinamis pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Memasuki hari ini, mulai terlihat adanya penurunan trafik di sejumlah ruas yang mengindikasikan arus perjalanan berangsur stabil, seiring sebagian masyarakat yang telah lebih dulu kembali ke daerah asal pada hari sebelumnya, maupun yang merencanakan perjalanan lanjutan pada hari berikutnya.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat 118.394 kendaraan pada 17 Januari 2026 atau meningkat 16,10% dibandingkan trafik normal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi (Periode 17 Januari 2026):

* Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat 13.106 kendaraan, atau menurun 0,88% dibandingkan trafik normal.
* Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) tercatat 13.690 kendaraan, atau meningkat 1,91% dibandingkan trafik normal.
* Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) tercatat 8.229 kendaraan, atau meningkat 12,57% dibandingkan trafik normal.
* Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat 2.128 kendaraan, atau menurun 1,57% dibandingkan trafik normal.
* Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat 16.463 kendaraan, atau menurun 1,96% dibandingkan trafik normal.
* Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat 6.769 kendaraan, atau meningkat 11,39% dibandingkan trafik normal.
* ⁠Tol Padang – Sicincin tercatat 2.255 kendaraan, atau meningkat 14,12% dibandingkan trafik normal.
* Tol Indrapura – Kisaran tercatat 10.321 kendaraan, atau meningkat 7,79% dibandingkan trafik normal.
* Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung – Pematang Siantar) tercatat 27.016 kendaraan, atau meningkat 47,47% dibandingkan trafik normal.
* ⁠Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat 11.426 kendaraan, atau meningkat 19,46% dibandingkan trafik normal.
* Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat 6.991 kendaraan, atau meningkat 97,43% dibandingkan trafik normal.

Seiring dengan mobilitas masyarakat pada periode ini, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk.

HIPMI Culinary dukung Wali Kota Bengkulu, Kampung Cina disiapkan jadi sentra kuliner Chinatown

Audiensi antara Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan HIPMI Culinary Bengkulu di Balai Kota Merah Putih, Sabtu (17/1).

news-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu resmi memulai langkah strategis untuk merevitalisasi kawasan bersejarah Kampung Cina menjadi destinasi wisata kuliner dan budaya kelas dunia. Program ini dibahas dalam audiensi antara Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan HIPMI Culinary Bengkulu di Balai Kota Merah Putih, Sabtu (17/1).

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Kampung Cina tidak boleh hanya menjadi saksi sejarah, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif yang hidup, estetik, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Audiensi antara Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan HIPMI Culinary Bengkulu di Balai Kota Merah Putih, Sabtu (17/1).

Menurut Dedy Wahyudi, Bengkulu harus berani bersaing dalam industri pariwisata nasional. Kampung Cina ditargetkan menjadi destinasi wisata yang nyaman dan menarik, dengan konsep terpadu antara sejarah dan kuliner, seperti kawasan Chinatown di Singapura.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Bengkulu menggandeng HIPMI Culinary sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini juga dihadiri jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, termasuk Sekretaris Umum Julian Tanel dan Bendahara Umum Ihsan Sobari.

Pemerintah kota akan fokus pada penataan infrastruktur, kawasan, serta dukungan regulasi. Sementara itu, HIPMI Culinary berperan sebagai penggerak kreativitas, inovator menu, dan pengembang ekosistem usaha kuliner yang berkelanjutan.

Ketua HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Bengkulu, M. Rofiq Akbar, menyatakan optimisme terhadap kerja sama ini. Ia menegaskan HIPMI siap menghadirkan konsep kuliner modern dengan tetap mengangkat kearifan lokal agar Kampung Cina menjadi ikon baru Kota Bengkulu.

Melalui program revitalisasi ini, Pemkot Bengkulu berharap Kampung Cina mampu membuka lapangan pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat identitas Bengkulu sebagai kota wisata sejarah dan kuliner. Pewarta: Man

 

 

Polda Sumut gerak cepat pulihkan Batang Toru Pasca banjir dan longsor, 61 tenda Huntara kini teraliri listrik

news-raflesia-indonesia, Tapanuli Selatan – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Tak hanya melakukan pembersihan material pascabencana, personel Brimob juga berhasil memasang instalasi listrik pada 61 tenda hunian sementara (HUNTARA) di Desa Batu Hula.

Langkah ini menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan dasar para penyintas, terutama untuk menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat saat mengalami musibah.

“Operasi Aman Nusa II bukan hanya berfokus pada penanganan bencana secara teknis, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut bekerja dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, baik TNI, pemerintah daerah, maupun relawan setempat.

“Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas. Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Selain pemasangan instalasi listrik, personel Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan di Kantor Camat Batang Toru, melakukan pembersihan rumah dan halaman warga di Desa Huta Godang serta Desa Batu Horing, hingga membantu pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) di Desa Napa menggunakan alat berat.

Kehadiran personel Brimob bersama unsur TNI dan instansi terkait mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Warga mengaku terbantu dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu pemulihan pascabencana. rls, pewarta: Man

Dukung Hari Pers Nasional, DPD RI Destita khairilisani beri bantuan kegiatan PWI Bengkulu

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M.menyerahkan bantuan dilakukan secara langsung di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026).

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran pers melalui pemberian bantuan kegiatan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keikutsertaan pengurus PWI Bengkulu dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Serang, Provinsi Banten.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan, serta menjadi simbol sinergi antara lembaga perwakilan daerah dan insan pers.

Bantuan tersebut diterima oleh jajaran pengurus PWI Provinsi Bengkulu yang dipimpin Ketua Panitia HPN PWI Provinsi Bengkulu, H. Syah Bandar, S.Pd. Momentum ini dinilai sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap keberlangsungan peran pers di daerah.

Destita Khairilisani dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional merupakan agenda penting bagi insan pers untuk merefleksikan peran, fungsi, dan tanggung jawab wartawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa pers memiliki kedudukan strategis sebagai pilar demokrasi yang berperan dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“DPD RI memandang wartawan sebagai mitra kerja yang sangat penting. Pers berperan besar dalam menyuarakan aspirasi masyarakat daerah serta mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Destita, di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026).

Sebagai wakil daerah, Destita juga menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaksanaan HPN sebagai ruang konsolidasi insan pers, sekaligus sarana evaluasi dan peningkatan profesionalisme wartawan di seluruh Indonesia.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengurus PWI Provinsi Bengkulu selama mengikuti rangkaian kegiatan HPN di Kota Serang. Keikutsertaan tersebut diyakini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalistik wartawan daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN PWI Provinsi Bengkulu, H. Syah Bandar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Anggota DPD RI tersebut. Ia menilai dukungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap insan pers, khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selain membantu kelancaran keberangkatan ke HPN, dukungan ini juga menjadi motivasi bagi wartawan Bengkulu untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga marwah pers,” ungkap Syah Bandar.

Ia menambahkan bahwa PWI Provinsi Bengkulu berkomitmen menjadikan HPN sebagai momentum untuk mempererat solidaritas wartawan, meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPD RI, demi kemajuan daerah dan bangsa.  pewarta: man

DPD RI Destita khairilisani dukung Peran Pers, Salurkan bantuan untuk PWI Bengkulu ke HPN 2026

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M.menyerahkan bantuan dilakukan secara langsung di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026).

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran pers melalui pemberian bantuan kegiatan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keikutsertaan pengurus PWI Bengkulu dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Serang, Provinsi Banten.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan, serta menjadi simbol sinergi antara lembaga perwakilan daerah dan insan pers.

Bantuan tersebut diterima oleh jajaran pengurus PWI Provinsi Bengkulu yang dipimpin Ketua Panitia HPN PWI Provinsi Bengkulu, H. Syah Bandar, S.Pd. Momentum ini dinilai sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap keberlangsungan peran pers di daerah.

Destita Khairilisani dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional merupakan agenda penting bagi insan pers untuk merefleksikan peran, fungsi, dan tanggung jawab wartawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa pers memiliki kedudukan strategis sebagai pilar demokrasi yang berperan dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“DPD RI memandang wartawan sebagai mitra kerja yang sangat penting. Pers berperan besar dalam menyuarakan aspirasi masyarakat daerah serta mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Destita, di Kantor PWI Provinsi Bengkulu, Padang Harapan, Kota Bengkulu, Sabtu (17/1/2026).

Sebagai wakil daerah, Destita juga menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaksanaan HPN sebagai ruang konsolidasi insan pers, sekaligus sarana evaluasi dan peningkatan profesionalisme wartawan di seluruh Indonesia.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengurus PWI Provinsi Bengkulu selama mengikuti rangkaian kegiatan HPN di Kota Serang. Keikutsertaan tersebut diyakini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalistik wartawan daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN PWI Provinsi Bengkulu, H. Syah Bandar, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Anggota DPD RI tersebut. Ia menilai dukungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap insan pers, khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selain membantu kelancaran keberangkatan ke HPN, dukungan ini juga menjadi motivasi bagi wartawan Bengkulu untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga marwah pers,” ungkap Syah Bandar.

Ia menambahkan bahwa PWI Provinsi Bengkulu berkomitmen menjadikan HPN sebagai momentum untuk mempererat solidaritas wartawan, meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPD RI, demi kemajuan daerah dan bangsa. pewarta: man

Pemulihan pascabanjir Donggala terus dipercepat, TNI-Polri bangun jembatan dan bersihkan permukiman warga

personel gabungan melaksanakan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

news-raflesia-indonesia, Donggala – Memasuki hari keenam pascabencana banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Pada Jumat (16/1/2026), bertempat di Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, ratusan personel gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanganan bencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin, S.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana.

Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor kerja. Di antaranya melakukan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., juga turun langsung melakukan survei lokasi guna memastikan proses pembangunan jembatan gorong-gorong dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan penanganan ini, total personel yang terlibat meliputi 92 personel Polres Donggala, 102 personel Sat Brimobda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Kabupaten Donggala, serta tim kesehatan dari Bid Dokkes Polda Sulteng.

Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala masih terdampak cukup signifikan. Total keseluruhan dampak bencana hingga 14 Januari 2026 meliputi 4 unit rumah hanyut, 268 rumah tergenang air, 8 rumah rusak, serta 134 kepala keluarga atau 1.093 jiwa terdampak.

Selain itu, tercatat 10 unit jembatan rusak, 1 sekolah, 1 masjid, 3 ruas jalan raya, dan 1 kantor KUA turut mengalami dampak akibat banjir bandang tersebut.
Meski status tanggap darurat bencana telah berakhir pada 15 Januari 2026, penanganan bencana tetap dilanjutkan melalui Operasi Aman Nusa II hingga 17 Januari 2026 guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Kabag Penum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Tengah merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Polri bersama TNI dan instansi terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan yang terputus, membersihkan rumah warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keterlibatan personel di lapangan bukan hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti dan penanganan bencana ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam rencana tindak lanjut, Satgas Penanggulangan Bencana akan melanjutkan pembuatan jembatan gorong-gorong menuju Desa Labuan Lumbubaka, melakukan pembersihan lanjutan rumah warga, mengerahkan mobil AWC untuk distribusi air bersih, serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

“Polri memastikan seluruh rangkaian penanganan bencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Kombes Pol Erdi.

Dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala dapat berlangsung cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala. rilis

error: Content is protected !!