banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Media sosial dongkrak penonton, Media online jaga fakta

Tak heran, platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan X menjadi etalase awal bagi banyak peristiwa yang sedang hangat diperbincangkan.

Media sosial kini menjadi ruang utama penyebaran informasi dengan jangkauan penonton yang sangat luas dan cepat. Konten berita yang dikemas singkat, visual, dan emosional terbukti mampu menarik perhatian publik dalam hitungan menit. Tak heran, platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan X menjadi etalase awal bagi banyak peristiwa yang sedang hangat diperbincangkan.

Namun di balik tingginya jumlah penonton, media sosial juga menyimpan tantangan besar terkait akurasi informasi. Kecepatan sering kali mengalahkan ketepatan, sehingga potensi misinformasi dan disinformasi semakin tinggi. Di sinilah peran media online arus utama menjadi sangat penting sebagai rujukan kebenaran dan klarifikasi fakta.

Media online hadir dengan standar jurnalistik, proses verifikasi, serta tanggung jawab etik dalam menyajikan berita. Informasi yang viral di media sosial kemudian diuji kebenarannya melalui konfirmasi narasumber, data resmi, dan fakta lapangan. Proses ini menjadikan media online sebagai filter utama sebelum publik mempercayai sebuah informasi.

Hubungan antara media sosial dan media online pun tidak bisa dipisahkan. Media sosial berfungsi sebagai alat distribusi dan pemancing perhatian, sementara media online menjadi fondasi kepercayaan publik. Ketika keduanya berjalan selaras, informasi tidak hanya cepat tersebar, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian, publikasi berita di era digital menuntut kolaborasi dua sisi yang saling membutuhkan. Media sosial mendorong jangkauan dan engagement, sedangkan media online menjaga integritas dan kebenaran informasi. Kombinasi inilah yang menjadi kunci membangun kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.

 

Kejati Bengkulu Terima Kunjungan Perbakin Provinsi

kunjungan Perbakin Provinsi ke kejati Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menerima kunjungan Perbakin Provinsi Bengkulu dalam rangka koordinasi dan silaturahmi kelembagaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejati Bengkulu dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., bersama jajaran.

Kunjungan Perbakin Bengkulu ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dengan Kejati Bengkulu, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi sarana peningkatan koordinasi terkait kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Kejati Bengkulu dan Perbakin Provinsi Bengkulu membahas sejumlah agenda penting, di antaranya pembinaan organisasi Perbakin, penggunaan senjata api secara legal dan bertanggung jawab, serta pentingnya koordinasi dengan aparat penegak hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu menyampaikan apresiasi atas kunjungan koordinasi yang dilakukan Perbakin Bengkulu. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Bengkulu.

“Kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus ditingkatkan demi mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kajati Bengkulu melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani. Pewarta: Man

Polda Aceh buka posko pelayanan khusus STNK dan BPKB rusak atau hilang pascabencana di Aceh Tamiang

Senin 19 Januari 2026, Polda Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Aceh membuka posko pelayanan khusus bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor untuk pengurusan STNK dan BPKB yang hilang maupun rusak.

news-raflesia-indonesia, Tamiang – Hari ini, Senin 19 Januari 2026, Polda Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Aceh membuka posko pelayanan khusus bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor untuk pengurusan STNK dan BPKB yang hilang maupun rusak.

Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Aceh, Kompol Vifa Febriana Sari S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran posko ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap kebutuhan administrasi masyarakat pascabencana.

“Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan posko pelayanan khusus bagi masyarakat yang ingin mengurus STNK dan BPKB yang hilang atau rusak karena bencana banjir dan tanah longsor yang telah terjadi di wilayah Aceh.” Jelasnya di Mako Polres Aceh Tamiang.

Ia menambahkan bahwa pelayanan tersebut dibuka selama hampir satu bulan penuh agar dapat menjangkau masyarakat terdampak secara maksimal.

“Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 19 Januari sampai dengan 14 Februari 2026.” Tambahnya.

Pada hari pertama pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Puluhan warga mendatangi lokasi pelayanan untuk mengurus dokumen kendaraan yang terdampak bencana.

Kompol Vifa mengapresiasi kesadaran masyarakat Aceh Tamiang, khususnya terkait kepatuhan administrasi kendaraan dan pembayaran pajak.

“Hari ini merupakan hari pertama dan kita cukup mengapresiasi masyarakat di kota Tamiang ternyata banyak masyarakat yang sadar akan kepeduliannya terhadap pembayaran pajak tadi bisa kita melihat kurang lebih ada 40 hingga 50 masyarakat yang sudah antri dan melaksanakan pengurusan baik itu pengurusan STNK hilang BPKB hilang maupun pembayaran pajak tahunan” Ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya agar memanfaatkan layanan tersebut selama masih berlangsung.

“Kami menghimbau bagi masyarakat yang berada di seputar wilayah Tamiang dan sekitarnya silahkan datang ke aula Polres Aceh Tamiang untuk melaksanakan pelayanan STNK maupun BPKB yang hilang atau rusak” imbaunya.

Diketahui bersama bahwa BPKB adalah dokumen berharga dan STNK adalah kelengkapan dalam berkendara di jalan raya.

Salah satu warga Kampung Pahlawan, Ibu Puspita, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan khusus tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pengurusan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Iya, terbantu Sekali, Tidak ada kendala” Ungkapnya.

Ibu Puspita juga menyampaikan bahwa dirinya memperoleh informasi terkait pengurusan BPKB dan STNK yang rusak akibat bencana dari tetangga di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai informasi, berikut persyaratan penggantian STNK dan BPKB bagi masyarakat terdampak bencana:

Persyaratan pengurusan STNK hilang atau rusak akibat bencana :

1. KTP asli atau surat keterangan yang diterbitkan oleh kelurahan/desa.
a. Untuk kendaraan dinas/BUMN, melampirkan surat keterangan dari instansi dinas/BUMN.
b. Melampirkan surat keterangan domisili, SIUP, SITU, TDP, NPWP, akta perusahaan, serta surat izin usaha angkutan barang/orang (jika ada).
2. BPKB asli atau fotokopi.
3. Fotokopi KTP pihak yang diberi kuasa (apabila dikuasakan).
4. Cek fisik kendaraan bermotor.
5. Surat pernyataan pemilik STNK yang menyatakan bahwa STNK hilang, bermaterai/rusak akibat bencana, dibuat di hadapan petugas.

Persyaratan Penggantian BPKB Hilang Karena Bencana :

1. Mengisi formulir permohonan.

2. Melampirkan tanda bukti identitas pemilik (KTP).

3. Surat pernyataan pemilik bermaterai yang menyatakan bahwa:

– BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana maupun perdata;

– BPKB hilang akibat dampak bencana.

4. Surat keterangan yang menyatakan pemilik kendaraan benar terdampak bencana, dikeluarkan oleh desa atau kelurahan.

5. Hasil cek fisik kendaraan bermotor.

6. Surat kuasa, apabila pengurusan diwakilkan.

Persyaratan Penggantian BPKB Rusak Karena Bencana :

1. Mengisi formulir permohonan.

2. Melampirkan tanda bukti identitas pemilik (KTP).

3. BPKB yang rusak.

4. Surat pernyataan pemilik bermaterai yang menyatakan BPKB rusak akibat bencana, diketahui oleh RT/RW setempat.

5. Hasil cek fisik kendaraan bermotor.

6. Surat kuasa, apabila pengurusan diwakilkan.

Melalui pelayanan ini, Polda Aceh berharap masyarakat dapat kembali memiliki kelengkapan administrasi kendaraan secara sah dan aman, sekaligus mendukung ketertiban berlalu lintas pascabencana. rilis, Pewarta: Man

Polri bangun 100 Unit Huntara untuk warga terdampak bencana di Kapalo Koto, Padang

Polri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (19/1/2026).

news-raflesia-indonesia, Sumatera Barat – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana melalui kegiatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (19/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan sebanyak 100 personel Brimob Polda Sumatera Barat yang diterjunkan langsung ke lokasi untuk mempercepat proses pembangunan. Kehadiran personel Polri di lapangan difokuskan untuk membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal agar segera mendapatkan hunian layak, aman, dan nyaman.

Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menjelaskan, pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu pemulihan pascabencana.

“Pembangunan Huntara ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Menurutnya, pembangunan hunian sementara tersebut bertujuan agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen.

“Kami berharap hunian sementara ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan adanya Huntara, warga bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih tenang dan bermartabat,” tambahnya.

Sebanyak 100 unit Huntara direncanakan dibangun secara bertahap. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong, disiplin, serta sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Kehadiran personel Brimob Polda Sumbar dalam kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan langsung Polri dalam mempercepat pembangunan hunian sementara tersebut.

“Respons masyarakat sangat baik. Mereka merasakan langsung bahwa Polri benar-benar hadir untuk membantu, bukan hanya saat kondisi aman, tetapi juga ketika masyarakat sedang membutuhkan pertolongan,” jelas Erdi.

Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di berbagai daerah. Diharapkan, Huntara yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh warga terdampak sebagai tempat berlindung yang aman, sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanen oleh pemerintah.

Pulihkan sekolah pascabanjir bandang, Polres Bireuen gotong royong bersihkan SD negeri 11 Kutablang

Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu (18/1/2026).

news-raflesia-indonesia, Bireuen — Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Minggu (18/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana. Rilis

Festival komik polisi penolong 2025: Menghidupkan kembali wajah Humanis Polri lewat komik, Aksi, dan dialog publik

Festival Komik Polisi Penolong 2025 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi.

news-raflesia-indonesia, Jakarta, 18 Januari 2025 – Upaya membangun kembali kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan lewat Festival Komik Polisi Penolong 2025 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi.

Festival ini merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2025, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik—khususnya anak muda—untuk merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, SIK. beserta jajaran Baharkam Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Komik sebagai Jembatan Emosi Generasi Muda
Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik—terutama di media sosial—menghadapi tantangan serius. Padahal di lapangan, masih banyak polisi yang hadir sebagai penolong pertama saat terjadi bencana, kecelakaan, konflik sosial, hingga situasi darurat lainnya.

“Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan.

Lomba Komik “Polisi Penolong” sendiri telah dilaksanakan pada November–Desember 2024, dengan lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia. Sebanyak 15 karya terbaik dan 1 karya favorit dipamerkan dalam festival ini, sekaligus diumumkan para pemenangnya.

Dewan juri yang hadir dalam acara ini terdiri dari Jan Praba (seniman dan komikus nasional), Wahyu Aditia (komikus digital nasional), serta Hasby Ristama, inisiator Lomba Komik Polisi Penolong. Melalui festival ini, masyarakat juga diajak melihat langsung kemampuan dan kelengkapan peralatan Polri dalam menjalankan fungsi penolong dan penyelamat.

Beragam satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut hadir, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur udara dan laut. Korps Sabhara, menghadirkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana. Salah satu anjing pelacak legendaris yang gugur saat mencari korban bencana Sumatra, K9 Reno, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.

Tak hanya itu, jajaran Binmas Polri juga hadir, termasuk sosok Pak Purnomo – Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya. Kehadirannya menjadi simbol nyata polisi yang hadir, mendengar, dan membantu masyarakat.

Ruang Ekspresi, Dialog, dan Partisipasi Publik
Festival Komik Polisi Penolong dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Beragam kegiatan digelar, mulai dari:
– Lomba menggambar komik untuk anak-anak SD
– Lomba lukis Polisi Penolong secara spontan (on the spot)
– Senam Zumba bersama
– Pameran foto dan peralatan rescue Polri
– Panggung dialog dan “curhat publik” tentang pengalaman, kritik, dan harapan terhadap Polri

Masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri, berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Acara ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah Lomba Komik Polisi Penolong 2025, yang diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto sebagai simbol apresiasi terhadap kreativitas publik dalam merawat narasi positif tentang polisi.

Melalui festival ini, Polri menegaskan kembali pesan penting bahwa di balik seragam, masih banyak polisi baik—siap menolong, siap hadir, dan siap mendengar masyarakat, rilis, Pewarta: Man

error: Content is protected !!