banner 1000x350

Redaksi

858 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Bidpropam Polda Bengkulu laksanakan giat sosialisasi Whistle Blower System dan SP4N LAPOR pada personel Polda Bengkulu

Foto: istimewa

 

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi Whistle Blower System dan SP4N LAPOR di Aula Hotel Willo Kota Bengkulu Kegiatan ini dipimpin oleh Kompol Dista Nali Putra, S.I.K. Plh. Kasubbidprovos Bidpropam di dampingin Ipda Agung Samudra, S.H. Panit Hartib Subbidprovos Bidpropam dan bersama 3 personel bidpropam polda bengkulu. Kamis (30/10)

Sosialisasi ini diikuti oleh 65 personel Polda Bengkulu dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang Whistle Blower System dan SP4N LAPOR. Whistle Blower System adalah sistem pelaporan yang memungkinkan masyarakat atau pegawai negeri untuk melaporkan tindakan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara, terutama terkait dengan tindak pidana korupsi.

Dalam Whistle Blower System, pegawai negeri pada Polri dapat melaporkan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara dengan kriteria tertentu, seperti menjelaskan siapa, melakukan apa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana, serta dilengkapi dengan bukti permulaan seperti data, dokumen, gambar, dan rekaman yang mendukung laporan tersebut.

“Terwujudnya peningkatan transparansi Publik, Penguatan Citra Positif Polri, tumbuhnya Kesadaran Internal, Serta Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap personel dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja,” ujar Kompol Dista Nali Putra, S.I.K.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi personel Polda Bengkulu dalam mencegah dan memberantas tindakan korupsi dan pelanggaran lainnya yang ada di Polda Bengkulu dan jajaran Polres/ta. Dengan adanya sosialisasi ini, personel Polda Bengkulu dapat memahami pentingnya melaporkan tindakan pelanggaran dan penyimpangan yang terjadi di lingkungan kerja. rls

Propam Polda Bengkulu luncurkan aplikasi “Pengaduan Cepat” untuk tingkatkan layanan aduan masyarakat ‎

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu — Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri terus berinovasi dalam meningkatkan transparansi dan pelayanan terhadap masyarakat. Melalui Kepala Bidang Propam Polda Bengkulu, Kombes Pol Sugeng Pujihartono, S.E., M.H., secara resmi diluncurkan aplikasi “Pengaduan Cepat Propam Polri” yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

‎Dalam keterangannya, Kombes Pol Sugeng menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aduan, laporan, atau informasi terkait pelanggaran disiplin maupun kode etik anggota Polri. Dengan teknologi berbasis digital, sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan laporan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

‎“Hari ini kami meluncurkan aplikasi Pengaduan Cepat Propam Polri. Masyarakat cukup memindai Kode QR yang tersedia di berbagai platform resmi Propam Polri untuk melakukan pengaduan secara cepat dan aman. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” ujar Kombes Pol Sugeng.

‎Ia menambahkan, kehadiran aplikasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Melalui sistem digital ini, setiap laporan akan langsung diterima oleh petugas Propam untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

‎“Seluruh aduan akan diverifikasi dan ditangani secara profesional. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena keamanan data dan kerahasiaan pelapor menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

‎Selain melalui aplikasi, masyarakat juga dapat mengakses layanan aduan Propam Polri melalui situs resmi dan media sosial yang telah terintegrasi dengan sistem pelaporan cepat. Polri berharap inovasi ini dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menciptakan pelayanan publik yang transparan dan berintegritas.

‎Kombes Pol Sugeng mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi tersebut secara bijak, dengan menyampaikan laporan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi kinerja Polri. Laporkan jika ada pelanggaran, tetapi gunakan fasilitas ini secara bertanggung jawab,” tuturnya.

‎Dengan hadirnya “Pengaduan Cepat Propam Polri”, diharapkan proses penanganan aduan masyarakat menjadi lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

JMSI dan ACJA dirikan rumah wartawan Tiongkok–Indonesia: Jembatani pertukaran dan kolaborasi media dua negara

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, JAKARTA — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan Asosiasi Wartawan Seluruh Tiongkok (All China Journalists Association/ACJA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan saling pengertian, pertukaran, dan kerja sama di antara para profesional media kedua negara.

MoU tersebut ditandatangani Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu dan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di gedung VOI Media Jalan Tanah Abang III, Jakarta, hari Selasa, 28 Oktober 2025.

“ACJA dan JMSI sepakat untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran, dan bersama-sama mempromosikan pembangunan “Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” melalui kegiatan seperti pertukaran personel, seminar berita, dan pertemuan budaya,” ujar Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Dia mengatakan, hubungan baik kedua organisasi telah berlangsung sejak lama, sejak Belt and Road Journalist Network (BRJN) didirikan pada tahun 2017 di Beijing di mana Teguh Santosa hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan itu.

“Pendirian wadah ini sejalan dengan slogan kerja JMSI bahwa wartawan profesional bekerja di perusahaan pers yang profesional,” sambungnya.

Sementara Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu menggarisbawahi arti penting kerja sama masyarakat pers kedua negara dalam kerangka yang lebih besar, yakni hubungan baik Tiongkok dan Indonesia di berbagai bidang sejalan dengan Belt and Road Initiative yang dikembangkan Presiden Xi Jinping.

Dia menambahkan, “Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” akan mengorganisir dan mengirimkan delegasi wartawan untuk kunjungan timbal balik. Selain itu, menyelenggarakan kegiatan pelaporan bersama yang berfokus pada tema Belt and Road Initiative.

“Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” juga mendorong pengorganisasian dan partisipasi dalam kegiatan pelatihan wartawan serta mendukung pertukaran dan kerja sama antar sekolah jurnalistik di kedua negara.

Dalam acara penandatanganan MoU ini hadir pengurus JMSI, Ketua Harian Ari Rahman, Ketua Hubungan Antar Lembaga Wayan Sudane, Ketua Dewan Pakar, Hendry Ch Bangun, Utusan Khusus Luar Negeri Yophiandi Kurniawan, dan Wakil Sekjen Sambri.

Sementara dari ACJA,  selain Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu, juga hadir Wakil Direktur Internasional ACJA Wang Lin, Sekretaris Asosiasi Wartawan Provinsi Shaanxi Fu Hangzhen, Direktur Eksekutif Asosiasi Wartawan Provinsi Chongqing Ni Ning, Direktur Pelaksana China Daily Wang Shanshan, serta Pemimpin Redaksi VOI Iqbal Irsyad beserta jajaran redaksi.

Kunjungan ke RRI

Sebelum penandatanganan MoU, JMSI dan ACJA berkunjung ke Radio Republik Indonesia (RRI) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan utama yang mendorong kolaborasi antara media Indonesia dan Tiongkok adalah masalah disinformasi, misinformasi, dan hoaks.

Hendrasmo memandang penanganan informasi yang masif ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu-dua entitas, melainkan melibatkan banyak pihak.

“Intinya kita saling berkolaborasi untuk verifikasi berita,” katanya.

Adapun Teguh mengatakan, kunjungan ke RRI juga dilakukan karena kehadiran ACJA bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang merupakan salab satu tonggak penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“RRI adalah alat perjuangan kemerdekaan yang tumbuh sebagai faktor penting dalam pembangunan kebangsaan Indonesia,” ujar Teguh lagi.

Dia mengatakan, di tengah tantangan yang dihadapi di era digital dan disrupsi, RRI dapat menyesuaikan diri dan terus berkembang sebagai salah satu sumber informasi arus utama. rls

Kolaborasi Bank Indonesia dan Universitas Bengkulu hadirkan taman edukasi QRIS: Dorong transformasi keuangan digital di kampus

Foto: istimewa

News-raflesia-indonesia.my.id, Bengkulu,– Bank Indonesia meresmikan Taman QRIS dan CBP Rupiah (27/10)  di Universitas Bengkulu sebagai langkah nyata memperluas edukasi keuangan digital serta menanamkan nilai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di kalangan generasi muda.

Peresmian berlangsung di halaman Rektorat Universitas Bengkulu dan dihadiri langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, bersama Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. serta Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat

Turut hadir jajaran wakil rektor, dosen, dan civitas akademika Universitas Bengkulu yang antusias menyambut kehadiran taman edukatif tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bengkulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungan dan kolaborasi strategis yang telah terjalin.

Ia menegaskan, kehadiran Taman QRIS dan CBP Rupiah akan menjadi sarana edukatif bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya transaksi digital yang aman dan efisien.

Selain itu, taman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa Indonesia.

Rektor juga memberikan penghargaan kepada Bank Indonesia atas dukungannya dalam pengembangan Cafe Digital Skopus (Secangkir Kopi Kampus) yang menjadi bagian dari inovasi ekosistem pembayaran digital di lingkungan kampus.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa taman ini merupakan yang pertama di Provinsi Bengkulu dengan konsep penggabungan edukasi digitalisasi pembayaran dan literasi Rupiah dalam satu ruang publik terbuka.

Menurutnya, taman ini bukan sekadar ruang hijau, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran interaktif yang memperkenalkan ekosistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) secara nyata kepada mahasiswa.

Cafe Digital Skopus turut menjadi contoh penerapan QRIS Tap di lingkungan pendidikan tinggi sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menegaskan pentingnya literasi digital dan pemahaman terhadap Rupiah sejak dini, termasuk di kalangan mahasiswa.

Ia menyebut, pembangunan Taman QRIS dan CBP Rupiah di Universitas Bengkulu merupakan bentuk sinergi antara BI dan perguruan tinggi dalam memperkuat transformasi ekonomi digital nasional.

Melalui kolaborasi ini, Bank Indonesia berharap Universitas Bengkulu menjadi pionir kampus CBP Rupiah dan digitalisasi pembayaran di wilayah Bengkulu serta menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam menumbuhkan karakter cinta Rupiah dan semangat ekonomi digital yang inklusif. rls

 

 

 

 

 

Tren Narkoba Baru Ketamine-Etomidate, Kapolri: Akan ada terobosan hukum

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan tren baru penyalahgunaan narkoba yang cukup mengkhawatirkan.

Menurut Sigit, tren itu penggunaan senyawa berbahaya berupa Ketamine dengan cara dihirup melalui hidung dan Etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods.

“Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak dapat dipidana,” kata Sigit dalam pemusnahan narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, saat ini sedang bekerja sama dengan Tim Kerja Akses Obat Kemenkes RI.

Hal itu, kata Sigit dilakukan untuk mencari suatu terobosan hukum terkait penggolongan senyawa berbahaya Ketamine dan Etomidate.

“Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika,” tegas Sigit.

Dengan adanya terobosan hukum itu, Sigit menjelaskan, pengguna senyawa berbahaya dapat dilakukan penegakan hukum atau pidana.

“Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana,” tutup Sigit rls

Bidpropam Polda Bengkulu laksanakan pengecekan dan pengawasan pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia.my.id – Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengawasan pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 3 Polda Bengkulu pada Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dalam kegiatan ini, personel Bidpropam Polda Bengkulu yang dipimpin oleh IPTU Dilly Sriwindari, Kanit Riksa II Subbidprovos Bidpropam Polda Bengkulu, melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap beberapa aspek, antara lain standar gizi MBG Polri, perencanaan menu MBG Polri, food security, packing, dan pengangkutan ke kendaraan atau mobil distribusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah berjalan dengan lancar dan aman.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 7 personil dari subbid provos dan juga subdit paminal polda bengkulu

“Dengan kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” kata IPTU Dilly Sriwindari, Kanit Riksa II Subbidprovos Bidpropam Polda Bengkulu.

Kegiatan ini juga memantau jumlah penerima manfaat distribusi Program MBG di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu, yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan siswa-siswi sekolah. Jumlah penerima manfaat yang tercatat adalah 8 paket makanan untuk ibu hamil, 26 paket makanan untuk ibu menyusui, 187 paket makanan untuk balita, dan ribuan paket makanan untuk siswa-siswi sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, Bidpropam Polda Bengkulu dapat memastikan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan siswa siswi yang menerima Makan Gizi Gratis. rls

error: Content is protected !!