banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Masalah Jalan dan BPJS Jadi Sorotan Utama dalam Reses Edi Hariyanto

Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., 6 Desember 2025

News-raflesia-indonesia | Bengkulu – Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., MM, menegaskan bahwa persoalan administrasi BPJS tidak boleh menjadi penghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Reses yang berlangsung pada 6 Desember 2025 ini dimanfaatkan sebagai ajang menyerap dan menyalurkan aspirasi warga secara langsung.

“Administrasi itu urusan belakangan. Yang utama adalah keselamatan dan penanganan pasien. Masyarakat harus tetap dilayani terlebih dahulu,” kata Edi Hariyanto saat menyampaikan penegasan terkait pelayanan BPJS.

Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., 6 Desember 2025

Menurut Edi, masih ditemukan warga yang mengalami kendala pelayanan karena status BPJS mandiri yang menunggak. Padahal, sesuai dengan program Pemerintah Kota Bengkulu, masyarakat tetap dapat memanfaatkan BPJS gratis dari pemerintah daerah.

Kegiatan reses tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan BPJS kesehatan, persoalan infrastruktur, hingga permasalahan lalu lintas dan penerangan jalan.

Reses ini juga dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, antara lain Dinas PUPR Kota Bengkulu yang diwakili Yosep Akmal Hariadi, BPJS Kesehatan yang diwakili Riko, serta Dinas Perhubungan Kota Bengkulu yang diwakili Sony. Kehadiran OPD dinilai penting untuk mempercepat tindak lanjut terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Selain isu BPJS, Edi juga menyoroti persoalan badan jalan dan rawannya kecelakaan lalu lintas, khususnya di Jalan Arung Jajar. Menurutnya, jarak putar balik yang terlalu jauh mendorong masyarakat mengambil jalan pintas yang berisiko.

“Kondisi ini harus segera dicarikan solusi melalui koordinasi dengan instansi terkait, karena keselamatan pengguna jalan juga menjadi prioritas,” ujarnya.

Edi menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses ini akan dikawal dan diperjuangkan di DPRD Kota Bengkulu agar dapat direalisasikan sesuai kewenangan masing-masing OPD.

 

Repelita fithri serap aspirasi warga dapil ii, isu sampah dan banjir jadi sorotan utama

Repelita Fithri, S.E., melaksanakan Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025 pada 6 Desember di Dapil II Gading Cempaka–Singaran

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKB, Repelita Fithri, S.E., melaksanakan Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025 pada 6 desember di Dapil II Gading Cempaka–Singaran Pati.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai masalah yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.

Dalam dialog tersebut, persoalan sampah muncul sebagai isu utama yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Repelita menekankan perlunya pengelolaan sampah yang menyeluruh, tidak hanya mengandalkan penambahan lahan atau armada.

Ia mendorong masyarakat untuk berperan langsung melalui pengolahan sampah sederhana seperti pembuatan kompos di tingkat RT dan RW.

Repelita juga menyebut bahwa persoalan teknis tetap membutuhkan dukungan anggaran tambahan, terutama karena armada pengangkut sampah kini sudah berusia tua.

Ia menjelaskan bahwa usulan penambahan anggaran untuk operasional sampah akan dibawa ke pembahasan anggaran berikutnya.

Selain sampah, warga turut menyampaikan keluhan mengenai lampu jalan, kondisi drainase, dan banjir yang rutin terjadi di beberapa titik wilayah.

Repelita menyebut perbaikan drainase sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa lagi ditunda.

Aspirasi di sektor kesehatan juga menjadi perhatian dalam reses tersebut, terutama menyangkut pelayanan dan fasilitas untuk masyarakat.

Ia berharap pada 2026 sektor kesehatan dapat memperoleh porsi anggaran yang lebih besar dan lebih merata.

Terkait program normalisasi kawasan banjir, Repelita menyampaikan bahwa wilayah rawan banjir memang sudah sangat mendesak untuk ditangani.

Melalui reses ini, Repelita Fithri menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi warga Dapil II demi perbaikan lingkungan dan infrastruktur Kota Bengkulu.

 

 

Kapolres Pidie Jaya distribusikan bantuan kemanusiaan untuk warga korban banjir

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Meureudu — Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata “Polres Pidie Jaya Peduli Bencana Banjir Kabupaten Pidie Jaya”, sekaligus komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan humanis bagi warga yang sedang mengalami masa sulit.

Sebelum pelaksanaan pelepasan, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Iswahyudi serta Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap seluruh bantuan yang akan disalurkan. Langkah ini memastikan bahwa seluruh paket bantuan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap didistribusikan kepada warga terdampak.

Pelepasan tim bantuan dilakukan seusai apel pagi di halaman Mapolres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Iswahyudi, para Kabag, para Kasat, Kasi Humas, para perwira, dan personel Polres Pidie Jaya dari berbagai satuan kerja.

Bantuan kemudian diantarkan menggunakan kendaraan dinas oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Pamapta, serta personel lainnya ke sejumlah titik lokasi banjir.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, susu, gula, teh, mi instan, telur, popok anak, air mineral, pembalut wanita, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyediakan satu ekor sapi dengan berat bersih 200 kilogram untuk disembelih. Daging sapi tersebut selanjutnya dibagikan ke dapur-dapur umum pengungsian sebagai tambahan kebutuhan konsumsi warga yang terdampak.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa meskipun bantuan ini tidak besar, namun diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dirasakan dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Inisiatif ini sejalan dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia”, yang menempatkan kepedulian, keselamatan, dan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polres Pidie Jaya kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang responsif, peduli, dan selalu berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun pemulihan pascabencana. rls

Peti pendingin jenazah bantuan Polda Riau tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia – Polda Riau mengirimkan bantuan peti pendingin (cool storage) untuk jenazah korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut telah tiba pagi ini di RSUD Lubuk Pasung, Agam.

Peti jenazah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo kepada pihak rumah sakit, Sabtu (6/12/2025). Brigjen Jossy mengatakan bantuan peti jenazah ini merupakan bentuk dukungan Polda Riau untuk mem-back up penuh penanganan bencana di Sumatera Barat.

Kabid Dokkes Polda Riau selaku Kasatgas DVI Posko Ante Mortem, Kombes Wahono Edi, menyampaikan peti pendingin ini bermanfaat untuk penempatan jenazah korban bencana selama proses identifikasi mayat berlangsung. Ia menyampaikan Kabupaten Agam merupakan wilayah yang terdampak bencana paling parah dengan perkiraan jumlah korban paling banyak.

“Sehingga, arahan Kapolda Riau untuk memberikan cool storage. Gunanya untuk apa, dengan korban sebegitu banyak dengan kamar jenazah yang terbatas, kita harus memanage penguasaan jenazah sehingga proses identifikasi berjalan baik,” kata Kombes Wahono.

Cool storage ini sangat diperlukan, mengingat jenazah perlu perhatian khusus, mengingat kondisinya yang mudah mengalami pembusukan. Jenazah yang terpapar udara dengan cepat mengalami pembusukan, sehingga akan lebih sulit untuk dikenali.

Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Adrinaldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Polda Riau tersebut.

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kedatangan pendingin jenazah ini bisa membantu dalam pekerjaan bapak-bapak dari DVI, sehingga ke depannya,” kata Adrinaldi.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Polda Riau dalam upaya penanganan bencana, khususnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda, umumnya Polda Riau yang membantu full dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi berduka ini, Pemkab Agam merasa bangga karena bantuan mengalir dari mana-mana.

“Memang kita sedang berduka, tetapi kita sangat bangga bahwa kita tidak sendiri. Banyak teman-teman dari pemerintahan kota, TNI, Polri yang membantu kuta, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempercepat pemulihan di Kabupaten Agam. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Polda Riau, salam untuk Bapak Kapolda Riau, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” katanya. rls

Reses masa sidang III, Marliadi dorong pembekalan karier bagi pelajar dan lulusan Baru

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Gerindra, Marliadi, S.E., menggelar Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025 pada 6 Desember 2025. Kegiatan ini digelar sebagai wadah menjaring aspirasi masyarakat, khususnya dari Daerah Pemilihan I yang mencakup Kecamatan Muara Bangkahulu, Teluk Segara, dan Sungai Serut.

Reses tersebut dilakukan untuk mendengar secara langsung berbagai masukan warga terkait persoalan sosial dan ketenagakerjaan, sekaligus menyampaikan informasi program-program yang dapat membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah setempat.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua LPK Takeka Sahudin serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bengkulu, Sutapa. Keduanya memberikan penjelasan seputar peluang kerja, pelatihan keterampilan, serta tata cara resmi memasuki dunia kerja sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Marliadi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu, mengangkat tema pembekalan karier bagi generasi muda. Peserta utama adalah para pelajar, mahasiswa, dan lulusan baru yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Ia menegaskan pentingnya perencanaan karier sejak dini serta pemahaman terhadap jalur penempatan kerja yang aman dan legal. Terutama bagi yang berminat bekerja ke luar negeri, Marliadi mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergoda iming-iming pekerjaan tanpa kejelasan prosedur.

Menurut Marliadi, semua calon pekerja wajib memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi, baik lewat LPK maupun mekanisme yang difasilitasi pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja. Hal itu dinilai penting untuk menjamin keamanan serta perlindungan hukum tenaga kerja.

Ketua LPK Takeka Sahudin menambahkan, kesiapan keterampilan dan mental menjadi kunci utama sebelum terjun ke dunia kerja. Ia juga menekankan bahwa mengikuti prosedur resmi akan memastikan pekerja memperoleh jaminan keselamatan, hak, serta perlindungan hukum.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Bengkulu Sutapa memaparkan peran pemerintah daerah dalam melaksanakan pembinaan, pengawasan, serta pemberian layanan ketenagakerjaan kepada masyarakat, termasuk penempatan kerja yang sesuai aturan.

Selain menampung aspirasi warga, kegiatan reses ini menjadi ajang edukasi politik untuk menumbuhkan kesadaran bahwa partisipasi masyarakat dalam proses politik merupakan bagian dari upaya membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Tim Trauma Healing SDM Polda Aceh beri dukungan Psikososial bencana alam di Langsa

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Langsa — Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Langsa, Jum’at, 5 Desember 2025.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, Sabtu, 6 Desember 20250, dalam keterangannya, menyebutkan Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh yang dipimpin Kasubbagsipol Kompol Raswan Effendi, S. Psi., M. Psi., Psikolog, bersama anggotanya melakukan kegiatan dalam rangka memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Kota Langsa, serta bersama Tim Psikologi SSDM Polri dan Tim Polwan Mabes Polri.

Anggota Trauma Healing Biro SDM Polda Aceh yang mendampingi Kasubbagsipol Bagian Psikologi Biro SDM Polda Aceh terdiri dari :
1. Iptu Rahmi Muhammad, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (Pamin 2 Urren Subbagrenmin Biro SDM Polda Aceh);
2. Ipda Amiruddin, S.Psi., M.Psi. (Ps. Paursubbagpsipers Biro SDM Polda Aceh);
3. Bripda Mentari Mahbengi, S.Psi. (Banum Subbagpsipers Biro SDM Polda Aceh).

Kegiatan Trauma Healing itu digelar di Kota Langsa pada hari ini, tepatnya untuk memberikan dukungan Psikososial kepada Personel Polres Langsa dan masyarakat terdampak bencana, sambung Kabid Humas.

Tim tersebut juga melakukan home visit ke Asrama Polres Langsa dan memberikan Trauma Healing untuk Personel Polres Langsa dan keluarga, lanjutnya lagi.

Kedatangan Tim Trauma Healing ke tempat mereka disambut dengan dengan baik dan mereka juga menyampaikan terima kasih kepada tim yang telah memberikan bantuan Psikososial, sehingga dapat mengurangi beban dalam situasi terdampak bencana saat ini, tutup Kabid Humas.rls

error: Content is protected !!