banner 1000x350

Redaksi

970 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Dedikasi Bantu Rakyat, Helmi Hasan: Target Kita 100 Persen Warga Provinsi Bengkulu Bahagia

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu harus maksimal dalam menjalankan amanah untuk membantu rakyat. Hal tersebut ia sampaikan saat apel perdana bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Gubernur, Senin pagi (3/3).

“Kita mengemban amanah, dan amanah ini kita jalankan dengan tujuan membantu rakyat. Target kita adalah 100 persen warga Provinsi Bengkulu bahagia,” kata Helmi.

Ia menambahkan bahwa saat ini masih banyak persoalan rakyat yang harus diselesaikan. Pemerintah pun terus melakukan berbagai upaya strategis untuk membantu masyarakat. Helmi juga meminta dukungan dari masyarakat agar menyampaikan permasalahan mereka kepada pemerintah, salah satunya melalui media sosial.

“Apa yang menjadi keluh kesah masyarakat, itu menjadi masukan bagi pemerintah. Kita harus melek teknologi. Kendala atau permasalahan masyarakat bisa disampaikan melalui media sosial. Cara ini efektif dan murah meriah,” tambahnya.

Salah satu yang disoroti Helmi adalah keluhan para orang tua siswa yang merasa terbebani dengan biaya study tour dan perayaan perpisahan sekolah. Selain itu, melalui siaran langsung di media sosialnya, ada pula laporan dari siswa mengenai penahanan ijazah oleh pihak sekolah. rls

“Banyak sekali pengaduan yang masuk melalui media sosial. Dari situ, kita ambil kebijakan larangan study tour dan larangan perpisahan sekolah yang membebani orang tua. Boleh mengadakan perpisahan, tapi jangan ada pungutan biaya sepeser pun,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Helmi menekankan bahwa amanah dari rakyat harus digunakan sepenuhnya untuk membantu rakyat.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, berikut langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam membantu masyarakat:

1. Perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan.

2. Layanan ambulans gratis di setiap desa.

3. Perbaikan dan peningkatan sistem irigasi guna mewujudkan ketahanan pangan.

4. Meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui bantuan bibit, peralatan pertanian, alat tangkap ikan, serta stabilisasi harga dengan mengembangkan pusat-pusat agropolitan.

5. Menciptakan keselarasan pembangunan ekonomi di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata, dan pertambangan dengan mengutamakan hilirisasi berbasis pembangunan berkelanjutan.

6. Mengangkat dan menyantuni anak yatim.

7. Optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk peningkatan lapangan kerja dan pendapatan daerah.

8. Pendidikan dan kesehatan gratis yang berkualitas melalui program Merdeka Ijazah.

9. Menurunkan pajak bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

10. Meningkatkan kesejahteraan ASN dengan menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), insentif, serta jasa medis.

Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

BPD HIPMI Bengkulu Siapkan Program Ramadhan untuk Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id — Ketua Bidang I Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Bengkulu, Ahmad Basir, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat untuk mempersiapkan program kerja bidang I menjelang bulan Ramadhan. Rapat ini bertujuan merancang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama bulan suci.

Dalam keterangannya, Ahmad Basir menjelaskan bahwa program pertama yang dirancang adalah kegiatan buka puasa bersama yang akan melibatkan seluruh BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu.

“Kami ingin mempererat silaturahmi antarpengurus dengan mengadakan buka puasa bersama. Ini menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas organisasi,” ujarnya, di HIPMI Centre, Jumat (28/02/2025).

Selain itu, HIPMI Bengkulu juga akan mengadakan program “Jumat Berkah” selama bulan Ramadhan. Setiap hari Jumat, anggota HIPMI akan membagikan takjil di beberapa titik persimpangan di Kota Bengkulu.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial,” tambah Basir.

Tak hanya itu, HIPMI Bengkulu juga merencanakan safari Ramadhan ke setiap BPC HIPMI di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar pengurus daerah dan mengajak seluruh anggota aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.

Menutup keterangannya, Ahmad Basir menyampaikan harapan agar semua program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik. “Kami menyambut bulan suci ini dengan penuh suka cita. Marhaban ya Ramadan. Selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyambut baik rencana tersebut dan berharap seluruh program dapat berjalan lancar.

“Saya mengapresiasi inisiatif Bidang I OKK dalam menyusun program Ramadhan. Nantinya, setiap kegiatan akan dimatangkan kembali dalam rapat lanjutan agar pelaksanaannya optimal,” ujar Yosia.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, HIPMI Bengkulu siap menyambut Ramadhan dengan berbagai program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat sekitar. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat membawa berkah dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberkahan bulan suci.

Anggota DPD RI Destita Khairilisani Jadi narasumber kuliah umum di STIESNU Bengkulu

0-0x0-0-0#

Bengkulu News-raflesia-indonesia.my.id – Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S. Farm, M.SM, menjadi narasumber dalam kuliah umum yang digelar di Aula Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu pada Jumat (28/02). Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa.

Dalam sesi kuliah umum, mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan, terutama terkait beasiswa. Masih banyak mahasiswa STIESNU yang belum mendapatkan bantuan beasiswa, sehingga mereka berharap ada solusi dan dukungan dari pihak terkait untuk mempermudah akses beasiswa bagi mereka.

Selain itu, pihak kampus juga mengeluhkan sulitnya sistem penerimaan mahasiswa baru. Ketua STIESNU, Agung CP, mengungkapkan bahwa persaingan antar perguruan tinggi di Bengkulu semakin ketat. Menurutnya, jika tidak ada pembenahan dari sekarang, akan semakin sulit bagi STIESNU untuk menarik mahasiswa baru.

“Jumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Bengkulu sangat banyak. Khusus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama saja, sudah ada Universitas Fatmawati, Universitas Muhammadiyah, dan beberapa lainnya. Oleh karena itu, STIESNU harus terus berbenah agar tetap kompetitif,” ujar Agung.

Usai acara, Apt. Destita Khairilisani menyampaikan rasa syukurnya dapat menghadiri undangan dari STIESNU Bengkulu. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung STIESNU dalam proses perjuangan menjadi institut.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkesempatan mengisi kuliah umum tentang peningkatan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Bengkulu. Kita sudah saling berbagi pandangan sesuai regulasi dan kondisi saat ini. Harapannya, ada kolaborasi agar sekolah tinggi Islam swasta di Bengkulu bisa semakin berkembang ke depan,” ujar Khairilisani.

Destita Anggota DPD RI Lagi mengisi Perkuliahan.

Lebih lanjut, Destita Khairilisani menambahkan bahwa STIESNU sedang dalam proses pengajuan peningkatan status menjadi institut. Saat ini, pihak kampus tengah menunggu persetujuan untuk program studi baru.

“Kita doakan dan perjuangkan bersama agar dalam waktu dekat ini STIESNU bisa resmi menjadi institut. Saya selaku anggota DPD RI di Komite III siap mendukung penuh,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua STIESNU, Agung CP, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Khairilisani. Menurutnya, pendampingan dari anggota DPD RI sangat membantu dalam mempercepat proses peningkatan status kampus.

“Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan pendampingan dari ibu Destita Insya Allah, dengan percepatan ini, STIESNU akan segera menjadi Institut Agama Islam. Semoga beliau diberikan kesehatan untuk terus mengawal pendidikan di Bengkulu,” kata Agung.

Saat ini, STIESNU telah beroperasi selama sembilan tahun dan memiliki program studi Ekonomi Syariah serta Ekonomi Perbankan Syariah. Kampus ini juga fokus mencetak lulusan yang siap menjadi praktisi ekonomi syariah agar dapat berkontribusi dalam perkembangan ekonomi di Bengkulu.” Ungkap Agung.

Lebih lanjut, STIESNU berencana membuka program studi baru, seperti Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Saat ini, proses pengajuan sudah berjalan dan sedang menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dirjen Pendidikan Islam.

Harapannya, dengan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut, jumlah mahasiswa baru juga akan meningkat. Secara otomatis, peluang mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa juga semakin besar. Ketua STIESNU menargetkan perubahan status ini bisa terealisasi pada tahun 2025.

“Anggota DPRD Provinsi Bengkulu H. Herwin Suberhani Laksanakan Reses di Desa Sukajaya, Terima Aspirasi Masyarakat”

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil VI, H. Herwin Suberhani, SH., MH, dari Fraksi Gerindra, mengadakan reses di Desa Sukajaya, Kecamatan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada 25 Februari 2025. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat setempat menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi.

Salah satu permohonan yang disampaikan adalah penambahan tiang listrik di beberapa gang untuk meningkatkan kualitas pasokan listrik di desa tersebut. Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan saluran drenase di depan pesantren (ponpes), mengingat sering terjadinya banjir saat musim hujan. Masyarakat juga meminta tempat pembuangan sampah untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan.

Warga berharap agar bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. BSL tidak hanya berupa hewan qurban, tetapi juga dialihkan untuk pembangunan infrastruktur atau fasilitas fisik yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Pimpinan ponpes setempat pun mengajukan permohonan bantuan untuk pembangunan ruang kelas guna meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren.

Selain itu, warga meminta perhatian terhadap pembangunan jalan usaha tani untuk mempermudah akses pertanian. Mereka juga mengeluhkan pencemaran lingkungan akibat asap yang dihasilkan oleh pabrik PT. BSL, yang menyebabkan debu masuk ke rumah-rumah warga.

Sebagai perwakilan rakyat, H. Herwin Suberhani berkomitmen untuk menindaklanjuti semua aspirasi dan keluhan yang telah disampaikan selama reses ini.

Ketua umum BPD Hipmi Bengkulu Yosia yodan hadiri Indonesia energi outlook 2025 dan Rakernas ASPEBINDO di Jakarta

Jakarta, news-raflesia-indonesia.my.id— Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara Indonesia Energi Outlook 2025 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) yang digelar di The Residences Ballroom, Park Hyatt Jakarta Hotel, Menteng, Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk merumuskan strategi dan rekomendasi guna menghadapi tantangan energi nasional di masa depan. Rakernas ASPEBINDO terbagi menjadi tiga sesi panel yang membahas berbagai aspek penting terkait industri energi nasional.

“Pada panel pertama, para narasumber membahas peran ASPEBINDO dalam mendukung pencapaian target energi nasional 2030, termasuk strategi menghadapi peningkatan kebutuhan energi yang terus berkembang. Panel kedua membahas sinergi antara ASPEBINDO, pemerintah, dan sektor swasta dalam mengoptimalkan peluang di industri energi, sementara panel ketiga berfokus pada rekomendasi dan rencana tindak lanjut program kerja ASPEBINDO untuk tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan menyampaikan apresiasi kepada ASPEBINDO atas undangan yang diberikan kepada HIPMI Bengkulu untuk turut berpartisipasi dalam acara ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum ASPEBINDO yang telah mengundang kami untuk hadir dalam Indonesia Energi Outlook 2025 dan Rakernas ASPEBINDO. Ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mempererat kolaborasi dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional,” ujar Yosia.

Turut mendampingi Yosia Yodan dalam acara tersebut, Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu Julian Tanel dan Anggota Dewan Pembina BPD HIPMI Bengkulu Emil Reza Satyagraha, yang juga dalam diskusi panel dan sesi networking untuk memperluas jejaring kerja sama.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Dr. H. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., yang menjadi pembicara utama. Dalam pidatonya, Ferry menekankan pentingnya peran koperasi dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas) serta mineral dan batubara, khususnya setelah revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU Minerba) yang memungkinkan koperasi terlibat langsung dalam pengelolaan tambang.

“Kami ingin koperasi sebagai badan usaha bisa masuk ke sektor-sektor usaha strategis, termasuk energi, pangan, hingga hilirisasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ini adalah peluang besar bagi koperasi untuk berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian energi nasional,” ungkap Ferry.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ir. Yuliot Tanjung, M.M., turut memberikan pandangan terkait prospek energi nasional. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan investasi berkelanjutan untuk mempercepat transisi energi dan mendukung pengembangan sumber energi baru dan terbarukan (EBT).

“Dengan terselenggaranya Indonesia Energi Outlook 2025 dan Rakernas ASPEBINDO, diharapkan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi masyarakat, dapat bersinergi lebih kuat dalam mengatasi tantangan energi ke depan,” harapnya.

Kehadiran HIPMI Bengkulu di acara ini menjadi simbol semangat kolaborasi antarorganisasi untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, khususnya di sektor energi, yang menjadi tulang punggung pertumbuhan nasional.

Indonesia Energi Outlook 2025 diharapkan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang mengutamakan kemandirian, keberlanjutan, dan pemerataan akses energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Rls

Teuku Zulkarnain Gelar Reses di Bengkulu, Terima Aspirasi Masyarakat soal Jalan Lingkungan dan Pendidikan

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menggelar reses di kediamannya yang terletak di Kelurahan Pematang Gubernur pada Kamis (27/2). Dalam kesempatan ini, Teuku menerima berbagai aspirasi dari masyarakat setempat, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga persoalan pendidikan yang membutuhkan perhatian lebih.

Dalam sambutannya, Teuku juga berbagi hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama anggota DPRD lainnya ke beberapa SMA dan SMK di wilayah Bengkulu. Sidak tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, terkait pembebasan biaya sekolah benar-benar diterapkan di lapangan. Teuku menegaskan bahwa tidak boleh ada pungutan uang sekolah, uang perpisahan, atau biaya lainnya yang membebani siswa, mengingat kepala sekolah sudah menerima gaji dari negara.

Salah satu warga, Kuprin, menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak dan membutuhkan pengoralan serta peningkatan. Menanggapi hal tersebut, Teuku langsung memerintahkan timnya untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar jalan tersebut segera mendapatkan perhatian dan perbaikan.

Selain itu, seorang ibu bernama Ayu mengeluhkan adanya permintaan pembayaran SPP untuk anak dan adik kandungnya yang duduk di kelas 1 salah satu SMA negeri. Menurut Ayu, kebijakan pemerintah seharusnya membuat sekolah negeri gratis. Teuku pun dengan tegas memastikan bahwa tidak akan ada lagi pungutan biaya apapun, terutama bagi siswa yang sudah menerima nomor ujian. “Semua tidak ada yang bayar, ikut saja ujian,” tegasnya.

Ferry, warga lainnya, menanyakan perihal persoalan tapal batas antara Kelurahan Pematang Gubernur dan Kandang Limun. Menanggapi hal ini, Teuku segera meminta Lurah Pematang Gubernur untuk berkoordinasi dengan Camat Muara Bangkahulu guna menyelesaikan masalah tersebut secepatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Teuku juga kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. “Kita berharap Bengkulu akan lebih baik dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya, mengakhiri sambutannya.

Reses ini menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, sekaligus mendapatkan jawaban dan solusi langsung dari wakil rakyat mereka di DPRD Provinsi Bengkulu. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, serta aspirasi warga dapat terwujud dengan nyata.

error: Content is protected !!