banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Gino Mariani resmi dibuka di Bencoolen mall, Hadirkan produk kulit premium untuk warga Bengkulu

Foto: Dok. NRI, Area Manager Gino Mariani, Halimah didepan awak media

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Gerai fashion kulit ternama Gino Mariani resmi membuka toko ke-42 di Indonesia yang berlokasi di Bencoolen Mall, menjadi cabang keempat di Pulau Sumatra. Kehadiran brand yang dikenal dengan produk kulit asli berkualitas nasional ini disambut antusias karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu akan aksesori dan alas kaki premium. Pembukaan gerai ini juga menandai langkah ekspansi Gino Mariani dalam memperkuat pasar fashion kulit di wilayah Sumatra.

Area Manager Gino Mariani, Halimah, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus memperluas lini produk aksesori. Berbagai item seperti tas, ikat pinggang, dompet, hingga aksesori pelengkap lainnya kini tersedia di gerai terbaru tersebut. Ia menyampaikan hal ini pada Jumat (12/12), sekaligus menegaskan komitmen brand untuk menghadirkan variasi produk yang lebih lengkap bagi pelanggan.

Selain aksesori, Gino Mariani juga menghadirkan koleksi sepatu kulit berkualitas tinggi, termasuk tiga varian best seller: Ella, Rio, dan Jawara. Produk-produk ini dikenal sebagai pilihan unggulan di berbagai cabang, mulai dari kota besar hingga Merauke. Menurut Halimah, seluruh sepatu Gino Mariani dibuat dari kulit asli dan melalui proses bread up plus sehingga menghasilkan produk yang awet, nyaman, dan tahan lama.

Meskipun menawarkan kualitas premium, semua produk Gino Mariani sepenuhnya dibuat di Indonesia. Proses produksi dilakukan di pabrik milik sendiri yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa brand ini merupakan karya anak bangsa yang mampu bersaing di pasar nasional dengan kualitas terjamin. Untuk merayakan pembukaan gerai Bengkulu, berbagai promo ditawarkan, seperti tambahan diskon 20 persen untuk pelanggan yang memberikan review Google serta potongan hingga 30 persen melalui kerja sama dengan BRI.

Dengan kisaran harga Rp1,2 juta hingga Rp2,7 juta untuk produk alas kaki, Gino Mariani juga menyediakan layanan free polis untuk perawatan produk kulit, sehingga banyak pelanggan lama merasa puas dan tetap setia. Halimah menyebutkan bahwa sejumlah pelanggan yang dulu berbelanja di Jakarta kini merasa terbantu dengan hadirnya gerai ini di Bengkulu. Hadirnya Gino Mariani memberikan lebih banyak pilihan fashion kulit berkualitas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat industri produk lokal di Provinsi Bengkulu.

 

Bapenda Kota Bengkulu gencarkan hadiah besar untuk dorong warga bayar pajak lewat PADEK.

Foto: dok. NRI, By man, program restoran "Makan Lemak Berhadiah Pulo" pemenang sepeda listrik Hendri Karyawan Swasta Yang tinggal di jalan Belitung, Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali meluncurkan program berhadiah guna mendorong masyarakat beralih ke metode pembayaran pajak berbasis digital melalui aplikasi PADEK. Kepala Bapenda Kota Bengkulu, DR. Nurlia Dewi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa berbagai hadiah telah disiapkan untuk wajib pajak yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menggunakan aplikasi tersebut.

Dalam kategori pembayaran PBB lewat PADEK, Bapenda menyediakan hadiah berupa dua unit sepeda motor, satu sepeda listrik, satu mesin cuci, serta satu lemari es. Tidak hanya itu, melalui program undian “Makan Lemak Berhadiah Pulo” edisi ketiga, lima sepeda listrik juga diberikan kepada pemenang beruntung sebagai bentuk apresiasi kepada para pembayar pajak restoran.

Area menejer Bank Mandiri Bengkulu lagi mencabut undian

Nurlia Dewi juga mengungkapkan bahwa Bapenda menyiapkan hadiah utama berupa satu unit rumah yang akan diundi pada perayaan HUT Kota Bengkulu atau Hari Kemerdekaan RI pada Agustus 2026. Menurutnya, program berhadiah ini merupakan prioritas Wali Kota Bengkulu untuk mempercepat peralihan dari pembayaran pajak tunai menuju pembayaran digital yang lebih mudah dan efisien.

Aplikasi PADEK dirancang untuk memudahkan masyarakat membayar PBB kapan saja dan di mana saja melalui berbagai mitra pembayaran, seperti BSI, Bank Mandiri, Bank Bengkulu, hingga gerai Indomaret. Pada pengundian Jumat (12/12/2025) di Bencoolen Mall, diumumkan sejumlah pemenang, termasuk Miftahudin penerima mesin cuci, Ir. Heri Kusmara peraih lemari es, serta Rio Jururawat yang mendapat sepeda listrik. Selain itu, program restoran menghasilkan pemenang sepeda listrik seperti Hendri, Sudianto, Prisilia Dastuti/Una, dan Rizki. Hadiah sponsor berupa dua sepeda motor berhasil dibawa pulang oleh Jamila Tulfitri dan Hasan Basri.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan digital dalam membayar pajak. Kemudahan akses dan berbagai hadiah menarik diharapkan mampu mengoptimalkan pendapatan daerah sekaligus meningkatkan antusiasme warga terhadap penggunaan aplikasi PADEK.

 

 

 

Komisi III DPR RI apresiasi kinerja kejati Bengkulu dalam Pemberantasan korupsi

Foto: istimewa

News -raflesia-indonesia, Bengkulu –Kajati Bengkulu Hadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Provinsi Bengkulu
Kejaksaan tinggi bengkulu pada hari kamis 11 deaemver 2025 ,- Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H. beserta jajaran menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Provinsi Bengkulu yang dipimpin oleh Ir. Hj. Sari Yuliani, M.T. selaku Ketua Tim dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Acara tersebut berlangsung di Polda Bengkulu.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi Komisi III DPR RI terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Aparat Penegak Hukum di Provinsi Bengkulu. Dalam forum tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu menyampaikan berbagai capaian, tantangan, serta langkah strategis yang ditempuh Kejaksaan Tinggi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum, pelayanan publik, dan upaya pemberantasan korupsi.

Dalam kesempatan tersebut, Kejaksaan Tinggi Bengkulu turut memaparkan capaian kinerja yang mendapat perhatian positif, antara lain prestasi sebagai Juara 1 Terbaik dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi, termasuk pengungkapan kasus korupsi yang signifikan serta pencapaian kinerja maksimal di berbagai bidang penegakan hukum. Penyampaian capaian ini mendapat respons hangat dari jajaran Komisi III DPR RI.

Menanggapi pemaparan tersebut, anggota Komisi III DPR RI memberikan tepuk tangan dan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang dinilai menunjukkan komitmen kuat, profesionalitas, dan hasil nyata dalam pemberantasan korupsi maupun pelayanan hukum kepada masyarakat.

Kajati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H melalui Asintel Kejati Bengkulu, Dr. David Palapa Duarsa, S.H., MH mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Tinggi Bengkulu serta Aparat Penegak Hukum lainnya, guna mewujudkan penegakan hukum yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Tinggi Bengkulu serta Aparat Penegak Hukum lainnya, guna mewujudkan penegakan hukum yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkap Asintel Kejati Bengkulu. Rls

Pemprov Bengkulu resmikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan, Komitmen perkuat kesejahteraan

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar peluncuran program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di Balai Raya Bengkulu pada Kamis, (11/12/2025)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar peluncuran program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di Balai Raya Bengkulu pada Kamis, (11/12). Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai bentuk dukungan pusat terhadap program daerah.

Acara peluncuran tersebut menjadi momentum penting bagi Pemprov Bengkulu dalam memperluas akses jaminan sosial bagi kelompok pekerja berisiko. Pemerintah ingin memastikan setiap pekerja yang rentan memiliki perlindungan yang memadai.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyampaikan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berfungsi saat risiko terjadi, tetapi juga memberikan rasa aman agar pekerja lebih produktif. Ia menegaskan bahwa perlindungan bagi pekerja rentan merupakan prioritas daerah.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar peluncuran program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di Balai Raya Bengkulu pada Kamis, (11/12/2025)

Dalam sambutannya, Khairil juga menyambut perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, dan para pejabat daerah yang hadir. Ia menyampaikan permohonan maaf Gubernur Bengkulu yang tidak bisa menghadiri acara karena menjalankan tugas kemanusiaan di Medan.

Khairil menjelaskan bahwa Gubernur Bengkulu tengah menyerahkan bantuan untuk masyarakat senilai Rp4,3 miliar yang terus bertambah. Menurutnya, tingginya rasa peduli masyarakat Bengkulu menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai program sosial.

Ia turut memaparkan program prioritas pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan pekerja rentan. Langkah tersebut dilakukan melalui skema pembagian pendanaan dengan kabupaten/kota, pemanfaatan Dana Desa, serta kewajiban ASN mendaftarkan pekerja rumah tangga.

Pemerintah juga mendorong pendaftaran pekerja dari berbagai sektor seperti petugas hantaran, LINMAS, tenaga sosial-keagamaan, pekerja informal, ojek online, pekerja seni, hingga anggota Tagana. Semua sektor dianggap memiliki risiko sosial yang perlu dilindungi.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 71.935 pekerja rentan telah memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui pembiayaan APBD. Khairil menyebut capaian itu sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat pekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel, Muhyidin, mengapresiasi komitmen Pemprov Bengkulu dalam memperluas perlindungan pekerja rentan. Ia menyampaikan bahwa cakupan perlindungan pekerja di Bengkulu telah mencapai 35 persen atau sekitar 251.000 pekerja.

Menurut Muhyidin, peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan progres positif yang dihasilkan kerja sama pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut Bengkulu sebagai salah satu contoh daerah dengan implementasi perlindungan yang baik.

Dalam penjelasannya, ia mengungkapkan bahwa pekerja rentan merupakan pekerja dengan penghasilan tidak tetap dan risiko sosial tinggi, sehingga membutuhkan perlindungan jaminan sosial. Komitmen Pemprov Bengkulu dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat pekerja.

Data BPJS menunjukkan dari total 114.000 pekerja rentan di Bengkulu, sebanyak 71.000 orang telah mendapatkan perlindungan. Ia optimistis dengan dukungan lintas sektor, target perlindungan menyeluruh dapat dicapai.

Indikator Universal Coverage Component (UCC) BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu saat ini berada di angka 35 persen dari target 48 persen pada tahun berjalan. Meski masih ada selisih, BPJS yakin gap tersebut bisa diperkecil dengan kolaborasi yang konsisten.

Tahun 2026, target UCC ditingkatkan menjadi 54 persen. Muhyidin percaya peningkatan tersebut dapat dicapai jika sinergi dan langkah strategis terus diperkuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan bahwa dari total 71.935 peserta, sebanyak 34.141 berasal dari kelompok pekerja sosial, pendidikan, dan keagamaan. Mereka terdiri dari guru tidak tetap, tenaga pesantren, kader Posyandu, dan Linmas.

Sementara itu, pekerja nonformal atau BPU berjumlah 37.794 peserta, mencakup pengemudi transportasi online, penjahit, pekerja seni, anggota Tagana, hingga pengemudi ambulans Program Bantu Rakyat. Program ini diharapkan memperkuat perlindungan ekonomi masyarakat pekerja dan meningkatkan stabilitas sosial daerah.

Bangkit bersama Polri: Kapolres Tapteng layani service motor gratis untuk warga terdampak

news-raflesia-indonesia, Tapanuli Tengah – Di tengah upaya pemulihan pascabencana alam yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Polres Tapanuli Tengah menunjukkan kepedulian yang nyata melalui program Service Motor Gratis bagi warga yang terdampak.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., sebagai wujud hadirnya Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan duka dan kesulitan yang dialami warga.

Sejak pagi, sejumlah warga datang ke tiga lokasi bengkel yang dibuka khusus untuk program ini: Bengkel Jonatan Servis Motor di Jalan Prof. Dr. M. Hazairin Kelurahan Aek Tolang Kecamatan Pandan, Honda Service di Pos Lantas Pandan Jalan P. Sidimpuan Kelurahan Sibuluan Baru Kecamatan Pandan, serta Usaha Baru Service Motor di Kecamatan Barus.

Sebagian dari mereka membawa motor yang rusak akibat terendam banjir, sebagian lainnya datang karena tidak lagi memiliki dana untuk melakukan servis setelah seluruh tabungan mereka habis untuk kebutuhan mendesak. Di tengah kondisi sulit itu, kehadiran layanan gratis dari Polri menjadi harapan baru bagi warga.

Program ini menyediakan berbagai layanan mulai dari ganti oli, ganti busi, ganti filter hingga servis ringan, seluruhnya diberikan tanpa memungut biaya. Layanan ini direncanakan berlangsung selama 2 hingga 4 minggu, dengan harapan agar lebih banyak warga dapat terbantu.

Bagi masyarakat Tapteng, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga “penggerak kehidupan”—dipakai untuk bekerja, mengantar anak sekolah, berjualan, hingga mengangkut kebutuhan sehari-hari. Karena itu, memperbaiki kendaraan warga berarti membantu mereka bangkit kembali.

Di tengah aktivitas layanan, Kapolres Tapteng tampak menyapa dan berbincang dengan warga, menanyakan kondisi mereka, dan memastikan proses servis berjalan lancar. Sentuhan kemanusiaan yang ditunjukkan membuat warga merasa diperhatikan dan tidak dibiarkan berjuang sendirian.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa program ini dilaksanakan sebagai bentuk empati Polri terhadap warga yang tengah berusaha memulihkan hidup mereka.

“Program servis motor gratis ini kami laksanakan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pascabencana. Kami memahami bahwa banyak warga yang kehilangan harta benda, pekerjaan, bahkan tempat tinggal. Karena itu, Polri ingin hadir bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan agar masyarakat bisa bangkit. Mobilitas harus pulih, ekonomi harus bergerak, dan kita harus saling menguatkan,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan ini tidak hanya untuk warga, tetapi juga bagi bengkel-bengkel lokal yang sempat berhenti beroperasi akibat bencana. Dengan melibatkan bengkel setempat, Polres Tapteng berharap roda ekonomi setempat dapat berputar kembali dan para pengusaha kecil kembali mendapatkan penghasilan.

Melalui program ini, Polres Tapanuli Tengah ingin memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Polri hadir, membantu, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan. rls

Polda Bengkulu terima kunjungan kerja reses komisi III DPR RI, Bahas penegakan hukum dan kinerja APH

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Polda Bengkulu menerima kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI dalam rangka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026, Kamis (11/12/2025). Kegiatan dipusatkan di Aula Rupatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu pada pukul 12.00 WIB.

Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI yang dipimpin Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T. disambut langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., bersama Kajati Bengkulu, Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Pj. Irwasda Polda Bengkulu, Asintel Kejati Bengkulu, serta Pejabat Utama Polda Bengkulu.

Rapat kerja menghadirkan Kapolda Bengkulu beserta Wakapolda, Plt. Irwasda, seluruh Pejabat Utama Polda Bengkulu, dan Kapolres jajaran. Hadir pula mitra kerja Komisi III, yaitu Kejaksaan Tinggi Bengkulu bersama para Kajari se-Provinsi, serta BNN Provinsi Bengkulu bersama Kepala BNN Kabupaten/Kota.

Rapat kerja tersebut untuk memperoleh penjelasan komprehensif terkait situasi penegakan hukum, realisasi dan pelaksanaan anggaran, serta langkah-langkah strategis yang dilaksanakan masing-masing institusi dalam mendukung stabilitas hukum, HAM, dan keamanan, sekaligus sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi III DPR RI di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dalam paparannya, Kapolda Bengkulu memaparkan kondisi aktual penegakan hukum, realisasi dan pelaksanaan anggaran, capaian kinerja, serta langkah strategis Polda Bengkulu dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kapolda Bengkulu menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polda Bengkulu terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan, serta tetap berorientasi pada perlindungan HAM,” ujar Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono.

Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi terhadap transparansi dan kesiapan Polda Bengkulu, serta sinergi yang terbangun dengan jajaran Kejaksaan dan BNN dalam menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Bengkulu.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi III terhadap aparat penegak hukum di daerah, serta upaya memperkuat koordinasi dan peningkatan kualitas penegakan hukum di wilayah Bengkulu. rls

error: Content is protected !!