banner 1000x350

Redaksi

969 KIRIMAN 0 KOMENTAR

SMP negeri 7 Kota Bengkulu luncurkan SIMPATI, Inovasi digital untuk tingkatkan disiplin dan kehadiran siswa

Foto: Kepsek SMP Negeri 7 Kota Bengkulu Fairuz Zamani, S.Si.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – SMP Negeri 7 Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui inovasi digital. Sekolah ini menghadirkan *SIMPATI (Sistem Monitoring Poin dan Absensi Terintegrasi)*, sebuah sistem berbasis web yang mengintegrasikan pencatatan absensi dan poin pelanggaran siswa dalam satu platform. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembinaan karakter, memperkuat budaya disiplin, serta mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.

Selama ini, pencatatan absensi dan pelanggaran siswa masih dilakukan secara manual menggunakan buku administrasi. Kondisi tersebut sering menimbulkan berbagai kendala, mulai dari proses pencarian data yang memakan waktu, risiko kehilangan dokumen, hingga sulitnya menyusun riwayat pelanggaran dan kehadiran siswa secara menyeluruh. Selain itu, guru juga membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan absensi di kelas sehingga mengurangi efektivitas proses pembelajaran.

Melihat kondisi tersebut, SMP Negeri 7 Kota Bengkulu mengembangkan SIMPATI sebagai solusi digital yang mampu mengintegrasikan seluruh data absensi dan poin pelanggaran ke dalam satu database. Sistem ini memungkinkan guru, wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling, kepala sekolah, hingga orang tua memperoleh informasi secara cepat dan real-time mengenai tingkat kehadiran maupun perkembangan disiplin peserta didik.

Kepala SMP Negeri 7 Kota Bengkulu, *Fairuz Zamani, S.Si.*, menjelaskan bahwa lahirnya SIMPATI merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“SIMPATI kami hadirkan bukan sekadar untuk menggantikan pencatatan manual menjadi digital, tetapi sebagai instrumen pembinaan karakter peserta didik. Melalui sistem ini, seluruh data kehadiran dan pelanggaran terdokumentasi secara akurat sehingga guru dapat mengambil langkah pembinaan lebih cepat, sementara orang tua juga dapat mengetahui perkembangan anaknya secara real-time. Kami ingin membangun budaya disiplin melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga,” ujar Fairuz Zamani.

Menurutnya, pengembangan SIMPATI juga sejalan dengan semangat transformasi digital di dunia pendidikan dan mendukung implementasi tata kelola sekolah yang lebih modern, akuntabel, dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, proses administrasi menjadi lebih efisien, sementara pengambilan keputusan dapat dilakukan berdasarkan informasi yang valid dan terdokumentasi dengan baik.

Dalam pengembangannya, SIMPATI melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan sekolah, perancangan sistem, pengembangan aplikasi berbasis web, uji coba terbatas pada beberapa kelas, evaluasi hasil implementasi, hingga penyempurnaan fitur berdasarkan masukan guru, siswa, dan orang tua. Setelah dinilai berjalan optimal, sistem kemudian diterapkan secara menyeluruh di seluruh kelas disertai pelatihan bagi guru serta sosialisasi kepada orang tua.

Selain mengintegrasikan absensi dan poin pelanggaran, SIMPATI juga dilengkapi dengan fitur notifikasi sehingga guru maupun orang tua dapat segera mengetahui apabila siswa tidak hadir atau melakukan pelanggaran tata tertib. Fitur tersebut diharapkan mampu mempercepat tindak lanjut pembinaan sehingga berbagai permasalahan kedisiplinan dapat ditangani sejak dini.

Fairuz Zamani menambahkan bahwa inovasi ini bukan hanya bertujuan meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas.

“Kami berharap SIMPATI menjadi budaya baru di SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Ketika data tersaji secara terbuka, akurat, dan mudah diakses, maka pembinaan siswa akan lebih objektif, komunikasi dengan orang tua semakin baik, dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah,” tuturnya.

Melalui implementasi SIMPATI, SMP Negeri 7 Kota Bengkulu optimistis mampu menghadirkan sistem pengelolaan kedisiplinan dan kehadiran siswa yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Inovasi ini sekaligus menjadi langkah nyata sekolah dalam mendukung transformasi digital pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berkarakter, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Pewarta: Fr

Sidang Tri cahyono di PN Bengkulu: Kuasa hukum sebut murni perkara perdata, Bukan pidana

Foto: Suasana sidang lanjutan perkara dugaan penipuan dan pengelapan dengan terdakwa Tri Cahyono saat mendengarkan keterangan saksi di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Rabu (29/7/2026).

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang menjerat terdakwa Tri Cahyono kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu pada Rabu (29/7). Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Foto: Kuasa hukum terdakwa, Ida Elif Nurmalia (kiri) bersama Haekal Yasser Aulia (kanan), saat memberikan keterangan pers mengenai fakta persidangan yang dinilai murni masuk ranah wanprestasi perdata, Rabu (29/7/2026).

Agenda persidangan kali ini pemeriksaan saksi yang dihadirkan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keterangan yang digali di ruang sidang menjadi poin penting bagi kedua belah pihak, baik penuntut maupun penasihat hukum terdakwa.

Kuasa hukum terdakwa, Haekal Yasser Aulia, mengonfirmasi bahwa dalam persidangan tersebut JPU menghadirkan satu orang saksi korban, yakni Bendra Wardana. Saksi dipanggil secara patut untuk memberikan keterangan secara langsung di hadapan majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut.

Menurut Haekal, berdasarkan rincian keterangan saksi di dalam persidangan, terungkap fakta baru mengenai proses penyerahan aset. Ia menjelaskan tidak ada pihak mana pun yang mengarahkan maupun memaksa saksi korban untuk menyerahkan satu unit kendaraan kepada kliennya.

Lebih lanjut, tim penasihat hukum menyebutkan bahwa aset kendaraan tersebut diserahkan atas dasar keinginan saksi sendiri. Hubungan kerja sama tersebut awalnya diniatkan agar kendaraan milik saksi dapat dibantu untuk dijual oleh terdakwa Tri Cahyono.

“Dari keterangan saksi tadi, tidak ada hal-hal yang mengarahkan ataupun memaksa saksi menyerahkan kendaraannya. Itu merupakan keinginan saksi sendiri untuk menjual kendaraan melalui klien kami,” ujar Haekal usai persidangan.

Berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan, pihaknya menilai perkara yang sedang disidangkan lebih tepat dikategorikan sebagai sengketa hukum perdata, bukan tindak pidana.

“Kami melihat dari perkembangan perkara hingga persidangan saat ini, persoalan ini merupakan ranah perdata, bukan pidana,” katanya menegaskan posisi hukum terdakwa.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa lainnya, Ida Elif Nurmalia, menanggapi adanya poin dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang menyudutkan kliennya. Poin BAP tersebut sempat menyatakan adanya dugaan niat jahat atau mens rea yang dilakukan oleh terdakwa.

Menurut Ida, berdasarkan alat bukti kuat yang dimiliki oleh pihaknya, transaksi antara para pihak merupakan hubungan jual beli yang sah. Hubungan hukum tersebut dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan maupun tekanan psikologis dari pihak mana pun.

Ia menegaskan pihaknya akan berupaya maksimal membuktikan di persidangan bahwa perkara tersebut merupakan wanprestasi yang mutlak masuk ranah hukum perdata. “Kami akan membuktikan berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang ada bahwa perkara ini merupakan wanprestasi murni dalam hubungan hukum perdata, bukan tindak pidana,” ujarnya mengakhiri keterangan pers tersebut.

Pewarta: Man

Penuh haru dan nostalgia, Alumni SMA negeri 5 Kota Bengkulu angkatan 2008 gelar malam kebersamaan

Foto: Puluhan peserta menghadiri agenda Malam Kebersamaan Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu yang juga diikuti secara hibrida oleh puluhan alumni dari berbagai kota di Indonesia lewat layar virtual Zoom.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Semangat kebersamaan dan eratnya tali persaudaraan kembali terjalin dalam Malam Kebersamaan Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 yang digelar di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu, Rabu (29/7). Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para alumni untuk kembali bertemu, mengenang masa-masa sekolah, sekaligus memperkuat silaturahmi yang telah terjalin selama hampir dua dekade.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan dihadiri sekitar 40 alumni secara langsung, serta 50 alumni lainnya mengikuti rangkaian kegiatan melalui platform Zoom dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bergabung dari Medan, Jakarta, Bogor, Malang, Jambi, Semarang, hingga sejumlah kota lainnya, menunjukkan bahwa keterbatasan jarak bukanlah penghalang untuk tetap menjaga hubungan yang telah terbangun sejak di bangku sekolah.

Suasana penuh haru dan canda mewarnai jalannya kegiatan. Berbagai momen nostalgia, berbagi cerita perjalanan hidup, hingga saling memberikan motivasi menjadi bagian yang mempererat ikatan emosional di antara para alumni. Pertemuan tersebut membuktikan bahwa waktu dan jarak tidak mampu menghapus kenangan yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup bersama.

Malam Kebersamaan ini juga menjadi simbol bahwa persahabatan sejati tidak hanya terjalin saat berada di lingkungan sekolah, tetapi terus tumbuh seiring perjalanan waktu. Meski kini para alumni telah meniti karier, membangun keluarga, dan mengabdikan diri di berbagai bidang profesi serta tersebar di berbagai wilayah Indonesia, semangat untuk saling mendukung dan menjaga komunikasi tetap terpelihara.

Foto: Ketua terpilih Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A., saat memaparkan visi, misi, dan program kerja strategis di depan para alumni di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu.

Kehadiran alumni secara virtual dari berbagai kota turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi, seluruh peserta tetap dapat berinteraksi, berbincang, dan merasakan suasana kebersamaan layaknya berada dalam satu ruangan. Hal ini menjadi bukti bahwa kemajuan teknologi mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarsesama alumni.

Lebih dari sekadar reuni, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat di masa mendatang. Jaringan alumni yang kuat diyakini dapat menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, membuka peluang, serta memberikan kontribusi positif bagi sesama alumni maupun masyarakat luas.

Malam Kebersamaan Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 akhirnya menegaskan satu pesan sederhana namun bermakna: jarak mungkin memisahkan langkah, tetapi tidak akan pernah memisahkan kenangan, persaudaraan, dan persahabatan. Nilai-nilai yang tumbuh sejak masa sekolah tetap hidup dan menjadi fondasi kuat untuk terus menjaga kebersamaan, di mana pun para alumni berada.

Pada kesempatan yang sama, Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 juga menyampaikan dukungan kepada Emil Reza Satyagraha dari Angkatan 2002 yang maju sebagai Calon Ketua Ikatan Alumni Cendana (IKA CENDANA) Periode 2026–2029.

pewarta: Man

Terpilih Aklamasi, Yosia yodan resmi pimpin alumni SMA negeri 5 Kota Bengkulu angkatan 2008

Foto: Suasana penuh kebersamaan para peserta dan pengurus terpilih dalam Musyawarah Alumni SMAN 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 di Hotel Two K Azana Style Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu- Semangat kebersamaan menyelimuti Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu pada Rabu (29/7). Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 sukses menggelar Musyawarah Besar yang berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan. Dalam forum tersebut, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A. resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Angkatan Tahun 2008.

Terpilihnya Yosia Yodan menjadi simbol lahirnya era baru untuk memperkuat ikatan alumni. Organisasi ini berkomitmen tidak hanya berorientasi pada silaturahmi, tetapi juga mendorong kolaborasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Yosia Yodan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh rekan seangkatannya. Menurutnya, amanah ini merupakan tanggung jawab kolektif.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Kepemimpinan ini bukan tentang satu orang, melainkan tentang kebersamaan kita semua. Alumni Angkatan 2008 memiliki potensi luar biasa di berbagai bidang profesi. Tugas kita adalah menyatukan energi tersebut agar menjadi kekuatan yang saling mendukung, saling menguatkan, dan terus memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Yosia Yodan.

Pengusaha muda ini menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mengedepankan tiga nilai utama sebagai fondasi program kerja, yakni Kekeluargaan, Bertumbuh Bersama, dan Be Connected.

“Kita ingin menjadikan Alumni Angkatan 2008 sebagai rumah bersama. Perbedaan profesi, latar belakang, maupun kesibukan bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi,” tambahnya.

Struktur Kepengurusan Resmi Alumni SMAN 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008

Selain menetapkan ketua, musyawarah ini juga mengesahkan susunan lengkap kepengurusan periode baru, yaitu:

  • Ketua Angkatan: Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A.

  • Sekretaris Angkatan: dr. Rendra Darmasatria, Sp.DVE

  • Bendahara Angkatan: dr. Arif Pebrianto, Sp.BS

  • Wakil Ketua I: Welly Kaurisman Sihotang, S.E., M.Ak.

  • Wakil Ketua II: Riang Adi Nugraha, S.Sos., M.A.P.

  • Wakil Sekretaris: Vika Fitranita, S.E., M.Ak., CAP., CERA

  • Wakil Bendahara: Rakhmat H. Daeng G., S.STP., M.A.P.

  • Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK): Nardianto Gustani, S.E.

  • Ketua Bidang Sosial: Rachmad Luxi Saputra

  • Ketua Bidang Silaturahmi: dr. Ika Nofaza Sartika

  • Ketua Bidang Olahraga: Wanti Septia Utami, S.I.Kom.

  • Ketua Bidang Vokasi: Ronald Regianto, S.H., M.H.

  • Ketua Bidang Umum: Vebby Vallent

  • Ketua Bidang Pengembangan SDM: dr. Sartika Nopradilova, Sp.OG

Forum menegaskan bahwa seluruh alumni Angkatan 2008 tanpa terkecuali merupakan anggota resmi. Struktur yang dibentuk berfungsi sebagai representasi penentu kebijakan program kerja berkelanjutan, termasuk peningkatan kapasitas SDM, perluasan jejaring profesional, serta aksi kepedulian sosial.

Foto: etua terpilih Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A. bersama pengurus inti menunjukkan berkas keputusan hasil Musyawarah Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu. Acara ini juga diikuti oleh puluhan alumni secara daring via Zoom meeting.

Nyatakan Dukungan untuk Emil Reza di IKA Cendana

Pada momentum yang sama, Yosia Yodan mewakili seluruh Alumni Angkatan 2008 secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Emil Reza Satyagraha. Alumni Angkatan 2002 tersebut saat ini tengah maju sebagai Calon Ketua Ikatan Alumni Cendana (IKA CENDANA) Periode 2026–2029.

Pewarta: man

Permintaan domestik jadi penopang utama ekonomi Bengkulu 2026 di tengah risiko global

Foto: Suasana narasumber saat memaparkan materi dalam acara Sarasehan Perekonomian di Ballroom Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu ini mendiseminasikan Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Bengkulu Edisi Mei 2026 dan Kajian Fiskal Regional (KFR) dengan fokus memperkuat sinergi moneter dan fiskal untuk mendorong permintaan domestik serta investasi berkualitas.

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu memastikan kondisi perekonomian daerah saat ini masih berada dalam tren yang tangguh. Kokohnya sektor permintaan domestic terutama yang disokong oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat serta geliat aktivitas investasi menjadi pilar penyangga utama dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di Bumi merah putih. Penegasan tersebut menjadi poin penting dalam agenda diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Bengkulu yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure, Kota Bengkulu, pada Selasa, 28 Juli 2026.

Dalam forum yang disinergikan bersama para pemangku kebijakan daerah tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu mengatakan, meskipun dunia masih dibayangi tensi geopolitik, inflasi global, suku bunga tinggi, serta penguatan dolar Amerika Serikat, perekonomian Bengkulu tetap memiliki prospek yang positif.

‎”Ketidakpastian global memang masih tinggi, namun permintaan domestik Bengkulu tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, sinergi kebijakan moneter dan fiskal harus terus diperkuat agar stabilitas tetap terjaga sekaligus mendorong investasi dan aktivitas ekonomi,” ujar Wahyu.

Menurut Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, ekonomi daerah pada triwulan II-2026 diperkirakan meningkat dibanding triwulan sebelumnya. Lompatan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, perbaikan ekspor luar negeri, serta meningkatnya aktivitas selama momentum Iduladha, libur sekolah, dan Festival Tabut 2026.

Lebih lanjut, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bengkulu sepanjang tahun 2026 mampu melanjutkan tren positif pada kisaran 4,51–5,11 persen (yoy). Laju pertumbuhan ini akan disokong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, belanja pemerintah, investasi berkelanjutan, serta membaiknya sektor pertanian, perdagangan, dan transportasi.

Pada sektor komoditas unggulan, kinerja kelapa sawit dilaporkan masih cukup solid sebagai motor ekonomi daerah. Produksi tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO) diperkirakan terus meningkat seiring berakhirnya masa replanting, implementasi program biodiesel B50, serta kuatnya permintaan global.

Sebaliknya, sektor batu bara saat ini masih menghadapi tantangan akibat penurunan target produksi nasional, kebijakan RKAB, dan dinamika pasar internasional. Kendati demikian, tingginya volume permintaan domestik dinilai masih mampu menopang kinerja sektor pertambangan tersebut melalui peningkatan kebutuhan di dalam negeri.

Terkait indikator stabilitas harga, Bank Indonesia mencatat angka inflasi Provinsi Bengkulu pada Juni 2026 berada di level 3,96 persen (yoy). Meskipun secara tahunan angka tersebut relatif tinggi, inflasi diprediksi akan tetap terkendali dalam rentang sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen hingga akhir tahun 2026.

Optimisme pengendalian inflasi ini didukung penuh oleh penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah implementasi nyata di lapangan melalui program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, BI bersama pemda menjalankan tujuh program prioritas GPIPS. Program tersebut meliputi peningkatan produktivitas, ketahanan komoditas, kerja sama antardaerah, fasilitasi distribusi, operasi pasar, penguatan neraca pangan, hingga penguatan komunikasi.

Sementara itu pada sektor keuangan, kinerja intermediasi perbankan di Bengkulu terpantau tetap tumbuh positif dan sehat. Dana Pihak Ketiga (DPK) serta penyaluran kredit, terutama kredit investasi, mencatat pertumbuhan yang baik dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang tetap berada pada level terkendali.

“stabilitas sistem keuangan yang terjaga menjadi modal penting untuk mendukung investasi dan pembiayaan sektor produktif. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis perekonomian Bengkulu mampu tetap tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global “ujar Wahyu.

Pewarta: Man

 

 

 

 

Kolaborasi GEKRAFS, KKN UNIB dan Karang Taruna gelar aksi bersih pantai Muara Sambat, Dongkrak sektor Ekraf

Foto: Pengurus DPC GEKRAFS Kabupaten Kaur, mahasiswa KKN UNIB Kelompok 211, unsur TNI-Polri, Pemerintah Desa Tanjung Besar, dan Karang Taruna berfoto bersama usai menggelar aksi gotong royong bersih Pantai Muara Sambat, Kaur, Jumat (24/7/2026).

news-raflesia-indonesia, Kaur – Dewan pimpinan cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Kaur bersinergi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 211 Universitas Bengkulu (UNIB) menggelar aksi bersih pantai di Objek Wisata Pantai Muara Sambat, Desa Tanjung Besar, Kabupaten Kaur, Jumat (24/7).

Aksi sosial yang berlangsung penuh semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor pariwisata daerah. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Kaur, TNI-Polri, Pemerintah Desa Tanjung Besar, Karang Taruna, serta masyarakat setempat.

Ketua Umum DPC GEKRAFS Kabupaten Kaur, Salman Alfarisi, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki korelasi erat dengan pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf). Destinasi wisata yang bersih dipastikan akan meningkatkan daya tarik daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan bersih pantai ini, kami ingin menunjukkan bahwa ekonomi kreatif tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan. Destinasi wisata yang bersih dan terawat akan meningkatkan daya tarik Kabupaten Kaur, membuka peluang bagi pelaku UMKM, serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Salman.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan gerakan ini, mulai dari Danramil beserta anggota, personel Polri, Kepala Desa Tanjung Besar dan perangkatnya, hingga jajaran Karang Taruna. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi pemantik gerakan positif yang berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Kaur.

Pewarta: Man

error: Content is protected !!